Ini Dugaan Penyebab Pemilik 3 Konter HP Gantung Diri

KUNINGAN (MASS)- Aksi nekad Kiki Ardiansyah (31) mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di bagian dapur rumahnya membuat keluarga dan warga Desa Babakanmulya Kecamatan Jalaksana  terkejut. Sosok ayah satu anak ini dikenal orang baik, kerja keras dan pendiam.

baca berita sebelumnya: https://kuninganmass.com/incident/sempat-menghilang-kiki-ditemukan-gantung-diri-menggunakan-kain-sarung/

Usai ditemukan meninggal, warga yang datang untuk menyampaikan duka kepada keluarga terus berdatang. Bahkan, Camat Jalaksana Toni Kusmanto  pun ikut melayat hingga malam hari meski jenazah korban tengah diotopsi di RSUD 45 Kuningan.

Banyak pertanyaan besar dari semua pihak terkait penyebab korban meninggal dunia. Selama ini Kiki dikenal sebagai pekerja keras sehingga mempunya tiga konter HP.  Istrinya sendiri merupakan penyanyi dangdut.

“Dugaan sementara dari berbagai informasi yang saya himpun almarhum tengah mengalami sepi usaha. Ia mempunyai tiga konter yang terletak di berbagai tempat salah satunya di Ciporang,” ujar  Camat Jalaksana Toni Kusmanto kepada kuninganmass.com, Minggu pagi.

Mungkin karena kondisi seperti itu korban memutuskan gantung diri. Pihak keluarga sendiri tidak mengetahui.

Namun pada saat hari kejadian, korban sempat menghilang dan begitu dihubungi oleh istrinya ponselnya tidak aktif.

“Pada saat itu istrinya yang kebetulan tengah manggung meminta kepada salah satu pegawai konter mencarinya ke rumah karena dihubungi dari jam 1 tidak aktip ponsel. Hal itu jarang terjadi sehingga istrinya curiga,” jelasnya mantan Kabag Kesra Setda Kuningan itu.

Begitu karyawannya datang ke rumahnya dan langsung  mengetuk-ngetuk pintu tapi tidak ada yang menyahut.Pada saat bersamaan di pinggir rumah ada yang hajatan sehingga kondisi cukup ramai.

“Karena penasaran si karyawan melihat dari balik kaca dan melihat ada tubuh tergantung dan ia kaget bukan kepalang. Ia pun segera melaporkan kejadian ini. Tubuh korban ditemukan pada Sabtu jam 17.30 WIB,” ujar Toni lagi.

Toni juga membenarkan, korban menggunakan sarung warna biru langit pada saat gantung diri. Sarung itu dikaitkan ke loster dan agar lebih kuat ditambah sapu sehingga tidak lepas.

“Kami ikut berbelasungkawa semoga almarhum diterima disisi Allah dan juga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Korban merupakan warga Ciamis yang membuat rumah di Babakanmulya. Sedangkan istri dari desa sebelah,” jelasnya. (agus)

 

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com