Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Education

Usia 37 Tahun, Pimpin Perguruan Tinggi

KUNINGAN (MASS) – Usia yang masih tergolong muda bukanlah menjadi halangan untuk menjadi pimpinan sebuah perguruan tinggi. Nanan Abdul Manan MPd yang masih berusia 37 tahun ditunjuk sebagai ketua STKIP Muhammadiyah Kuningan periode 2019-2023 oleh Majelis Dikti PP Muhammadiyah.

Setelah SK tersebut diterima, Jum’at (25/10/2019), dilangsungkan pelantikan sekaligus serah terima dari ketua sebelumnya periode 2017-2019. Pelantikan tersebut dihadiri oleh Ketua Majelis Dikti Litbang, Ketua PWM Jawa Barat, Ketua PDM Kuningan, Pemerintah Eksekutif dan Legislatif Kuningan, unsur kepolisian dan TNI, Ortom dan AUM Muhammadiyah, seluruh civitas akademika dan tamu undangan lainnya.

Ketua periode sebelumnya, Drs M Samsudin SAg MPd mengatakan, selama beberapa tahun terakhir, STKIP Muhammadiyah yang memiliki dosen dan karyawan yang masih muda terus menunjukkan prestasi dan perkembangannya. Salah satunya adalah 16 dosen yang akan menyandang gelar Doktor.

“Kabar terakhir, 3 jurnal terindeks SINTA dari 7 lembaga jurnal yang dimiliki STKIP. Selain itu semua prodi terakreditasi B. Semoga dengan ketua baru bisa membawa STKIP Muhammadiyah bisa melompat lebih tinggi lagi. Masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan,” jelasnya.

Dalam sambutannya, ketua STKIP Muhammadiyah Periode 2019-2023 Nanan Abdul Manan MPd mengatakan, ucapan terima kasih kepada pimpinan yang terdahulu dan memohon do’a untuk menghadapi era relovusi industry 4.0 yang sebentar lagi akan berubah menjadi 5.0.

“Saya sering menyampaikan kepada dosen-dosen bahwa jabatan itu sesaat tapi persahabatan itu sepanjang masa. Jadi tidak harus ada dusta diantara kita. Fenomena kehidupan tidak senantiasa lama. Karena didalam kehidupan tidak ada yang abadi, kecuali perubahan itu sendiri,” ujar laki-laki yang berasal dari Desa Timbang itu.

Sebagai pimpinan baru, lanjutnya, grand program yang utamakan yaitu 3E yang merupakan program kolaborasi dalam menghadapi perubahan era distrupsi. Education Technology (pendidikan dengan teknologi), Education Religious (pendidikan dan keagamaan), dan Education Enterpreneurship (kolaborasi pendidikan dengan entrepreneur).

Ketua Majelis Dikti Litbang PP Muhammadiyah Prof Dr H Chairil Anwar menyampaikan, beberapa indikator yang sangat sederhana telah dimiliki oleh STKIP Muhammadiyah walaupun dalam mencapaiannya sangat sulit. Tetapi masyarakat umum bisa dengan mudah melihat hasilnya.

“Mudah-mudahan Pak Nanan bisa menjaga suasana yang sangat bagus ini,” harapnya.

Sementara itu, ketua PWM Jawa Barat yang diwakili sekretaris Zamzam Erawan menyampaikan 4 pesan untuk ketua yang baru berdasarkan Al-Qur’an. Yaitu mawas diri, sabar yang terdiri dari kesantunan dan pelayanan, kejujuran dan bertasbih kepada allah, salah satunya dengan mendawamkan Qiyamul Lail (sholat malam). (ali)

Advertisement
Advertisement
Advertisement

You May Also Like

Education

KUNINGAN (MASS) – Sampai saat ini wabah virus covid-19 masih belum membaik, kasusnya pun semakin meningkat. Hal tersebut terjadi karena beberapa faktor. Salah satunya...

Education

KUNINGAN (MASS) – Sebanyak 251 mahasiswa STKIP Muhammadiyah Kuningan diwisuda, Sabtu (26/10/2019) di kampus STKIPMK. Lulusan terbaik pada wisuda ke-7 tersebut diraih oleh Juju...

Education

KUNINGAN (MASS) – Program Studi Matematika STKIP Muhammadiyah Kuningan menggelar Uji Tanding Matemtika (Utama), Rabu (16/10/2019) di kampus STKIPMK. Sebanyak 34 siswa SMA/SMK/MA se-Jabar...

Government

KUNINGAN (MASS) – Pengurus MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Kuningan periode 2019-2023 resmi dilantik, Kamis (19/9/2019) di RM Lembah Ciremai. Dari sejumlah pengurus yan dilantik,...

Advertisement