KUNINGAN (MASS) – Teka-teki mengenai siapa yang akan menakhodai Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Kuningan mulai terlihat jelas. Di sela-sela pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) pada Minggu (5/4/2026), perwakilan DPP PKB, Kaisar Abu Hanifah, resmi mengumumkan tiga nama calon pemimpin yang telah mengantongi restu dari pengurus pusat.
Ketiga kader pilihan tersebut adalah Incumbent Ujang Kosasih, Muhammad Ghazali dan Muhammad Afif Firmansyah. Ketiganya dinilai sebagai sosok yang memiliki prestasi serta kapasitas mumpuni untuk membawa PKB di Kuningan semakin maju. Namun, penetapan nama ini barulah langkah awal dari sebuah perjalanan panjang menuju kursi ketua.
“Nomor satu yang ditetapkan oleh DPP PKB adalah Drs H Ujang Kosasih nomor 2 Drs H Muhammad Ghazali MSi nomer 3 Muhammad Afif Firmansyah. Nah, tiga nama ini selanjutnya akan mengikuti tahapan UKK,” tutur perwakilan DPP PKB Kaisar.
Ia juga menjelaskan jumlah calon yang diambil oleh pusat di setiap daerah berbeda-beda, tergantung pada hasil pemetaan potensi kader di wilayah tersebut. Untuk Kabupaten Kuningan, DPP memutuskan untuk mengusung tiga nama ini guna mengikuti tahapan seleksi yang jauh lebih ketat, yakni Uji Kelayakan dan Kepatutan atau yang akrab disebut UKK.
“Calon yang diambil beda beda. Ada yang 4, ada yang 3, ada yang 5, Kalau Kuningan, Kuningan 3,” tambahnya.
Tak hanya soal Kuningan, DPP PKB ternyata memiliki agenda besar berskala nasional. Kaisar menyebutkan partai menargetkan seluruh proses pemilihan pengurus di tingkat kabupaten/kota (DPC) se-Indonesia harus tuntas pada Juli 2026 mendatang. Hal ini dilakukan agar mesin partai bisa segera bergerak ke tahap selanjutnya tanpa ada hambatan organisasi.
“Dan kami akan melakukan pelantikan. Kami targetkan Juli seluruh DPC, PKB sudah selesai semua se-Indonesia. Karena kami punya target setelah Juli selesai kami akan memahami memasuki tahap berikutnya,” paparnya.
Setelah urusan di tingkat kabupaten selesai pada bulan Juli, PKB akan langsung tancap gas melakukan perombakan atau restrukturisasi pengurus di tingkat kecamatan (Anak Cabang). Agenda ini dijadwalkan berlangsung secara maraton mulai dari bulan Agustus, September, hingga Oktober 2026 di seluruh pelosok Indonesia.
“Pembentukan restrukturisasi pengurus Anak Cabang seluruh Indonesia mulai dari Agustus, September, Oktober, lalu Oktober. Setelah selesai DPC, kami akan melangkah ke tahap restrukturisasi terakhir yaitu tingkat ranting ranting. Nanti kami targetkan November Desember 2026 seluruh ranting PKP seluruh Indonesia sudah bisa tercapai terpenuhi dari seluruh kabupaten kota di Indonesia,” pungkasnya. (raqib)
















