Selain Butuh Air, Geotermal Bisa Bawa Manfaat Ekonomi, Ahli Geologi Sebut Contoh Produk

KUNINGAN (MASS) – Keberadaan potensi energi panas bumi (geotermal) di wilayah Kabupaten Kuningan kerap memicu kekhawatiran dan persepsi publik tentangmanfaatnya hanya dirasakan oleh pihak pengembang. Padahal, jika dikelola secara tepat, masyarakat lokal justru berpeluang mendapatkan berbagai dampak ekonomi langsung dari pemanfaatan potensi alami tersebut. Pandangan mendasar ini dipaparkan oleh pakar geologi Kabupaten Kuningan, Dr H … Baca Selengkapnya

Turbin Geotermal Berpotensi Bising Ganggu Flora dan Fauna, Mitigasi Lingkungan Jadi Kunci

KUNINGAN (MASS) – Pengembangan energi panas bumi atau geotermal tidak lepas dari potensi dampak terhadap lingkungan, termasuk kebisingan dari aktivitas pembangkit yang dapat mengganggu flora dan fauna. Ahli geologi Kabupaten Kuningan, Dr H Jumhari, ST, MT, menjelaskan suara dari sistem turbin dapat muncul dan perlu dikendalikan melalui langkah mitigasi yang tepat. Hal tersebut disampaikan Jumhari dalam sebuah … Baca Selengkapnya

Pembangunan Geotermal Habiskan Waktu 5-10 Tahun, Biaya Satu Titik Bor Bisa Sampai 4 Milyar

KUNINGAN (MASS) – Pengembangan energi panas bumi atau geotermal membutuhkan waktu 5 sampai 10 tahun hingga dapat menghasilkan listrik. Selain proses yang panjang, pembangunan fasilitas geotermal juga memerlukan biaya besar, terutama untuk kegiatan pengeboran satu titik bor bisa sampai 4 milyar. Hal itu disampaikan ahli geologi Kabupaten Kuningan, Dr H Jumhari, ST, MT, dalam sebuah podcast … Baca Selengkapnya

Kontroversi Geothermal Ciremai, Pakar Jelaskan Siklus Air dan Peluang Suhu Dingin Jadi Pemicu Hujan

KUNINGAN (MASS) – Polemik seputar wacana pemanfaatan energi panas bumi atau geothermal di kawasan Gunung Ciremai terus menjadi perbincangan hangat. Kekhawatiran warga mengenai ancaman berkurangnya stok air tanah akibat aktivitas eksplorasi geothermal akhirnya ditanggapi langsung oleh pakar keilmuan. Pandangan ilmiah dan meluruskan persepsi publik tersebut disampaikan oleh ahli geologi Kabupaten Kuningan, Dr H Jumhari, ST, … Baca Selengkapnya

“Geothermal Ciremai Masih Jauh…”

KUNINGAN (MASS) – Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, menegaskan rencana pengembangan energi panas bumi atau geotermal di kawasan Gunung Ciremai masih dalam tahap kajian. Hingga saat ini, menurutnya, belum ada eksplorasi maupun survei yang dilakukan untuk memastikan potensi dan dampak pengembangan energi tersebut. Hal itu disampaikan Dian saat diwawancarai kuninganmass.com di Kapal Dewaruci, Kamis (15/10/2026), setelah melakukan kunjungan … Baca Selengkapnya

Punya Sesar Aktif di Wilayah Selatan, Geotermal Hanya Mungkin Dieksplorasi di Utara Gunung Ciremai

KUNINGAN (MASS) – Ahli geologi Kabupaten Kuningan, Dr H Jumhari, ST, MT, menjelaskan karakteristik batuan di wilayah Pajambon hingga Sangkanurip yang menurut penilaiannya relatif aman dari risiko kebocoran dalam pengembangan panas bumi atau geotermal. Hal tersebut disampaikan Jumhari dalam sebuah podcast yang baru-baru ini tayang di YouTube. Dalam perbincangan itu, ia membahas potensi panas bumi di … Baca Selengkapnya

Pajambon, Ciniru dan Sangkanurip Punya Titik Panas, Potensial Eksplorasi Geothermal

KUNINGAN (MASS) – Ahli geologi Kabupaten Kuningan, Dr H Jumhari, ST, MT, menyebut terdapat tiga wilayah yang memiliki manifestasi atau tanda keberadaan panas bumi di Kabupaten Kuningan. Wilayah tersebut meliputi Pajambon, kawasan Ciniru-Jalaksana, dan Sangkanurip. Penjelasan itu disampaikan Jumhari dalam sebuah podcast yang baru-baru ini tayang di YouTube. Dalam perbincangan tersebut, ia menjelaskan potensi panas bumi … Baca Selengkapnya

“Geothermal Hanya Butuh Air Banyak Diawal…”

KUNINGAN (MASS) – Ahli geologi Kuningan, Dr H Jumhari, ST, MT, menjelaskan pemanfaatan energi panas bumi atau geotermal butuh air banyak hanya pada tahap awal pengoperasian. Namun nantinya menggunakan sirkulasi dan injeksi kembali, sebagian besar air dapat diproses untuk digunakan lagi dan hanya butuh air baru sekitar 10 hingga 20 persen. Penjelasan tersebut disampaikan Jumhari dalam … Baca Selengkapnya

Geotermal Akan Bor Perut Bumi Setinggi Ciremai, Mobilisasi Alatnya Pasti Berdampak Terhadap Lingkungan

KUNINGAN (MASS) – Pembangunan pembangkit listrik tenaga panas bumi atau geotermal tidak bisa sepenuhnya lepas dari dampak terhadap lingkungan. Bahkan penjelasan dari salah satu ahli geologi sebut kedalaman pengeboran sampai 3000 meter (kurang lebih setinggi Gunung Ciremai). Aktivitas pembangunan mulai dari pembukaan akses hingga mobilisasi alat berat, berpotensi mengubah kondisi lingkungan di sekitar lokasi. Ahli geologi … Baca Selengkapnya

HMI FE Uniku: Kami Menolak Rencana Tender Geothermal Gunung Ciremai Apabila….

KUNINGAN (MASS) – Departemen Pemberdayaan Umat Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Kuningan (UNIKU) Cabang Kuningan menyampaikan sikap penolakan terhadap rencana tender pengembangan geothermal di kawasan Gunung Ciremai. Sikap tersebut disampaikan sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan lingkungan, masyarakat, serta ekosistem Gunung Ciremai yang memiliki nilai penting bagi Kabupaten Kuningan. Departemen Pemberdayaan Umat … Baca Selengkapnya