KUNINGAN (MASS) – Departemen Pemberdayaan Umat Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Kuningan (UNIKU) Cabang Kuningan menyampaikan sikap penolakan terhadap rencana tender pengembangan geothermal di kawasan Gunung Ciremai.
Sikap tersebut disampaikan sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan lingkungan, masyarakat, serta ekosistem Gunung Ciremai yang memiliki nilai penting bagi Kabupaten Kuningan.
Departemen Pemberdayaan Umat HMI Komisariat FE UNIKU Cabang Kuningan, Mochamad Farel Nurfalah, menegaskan pemanfaatan sumber daya alam harus mempertimbangkan aspek lingkungan dan kepentingan masyarakat secara menyeluruh.
“Kami menolak rencana tender geothermal Gunung Ciremai apabila prosesnya berpotensi mengancam kelestarian lingkungan dan mengesampingkan kepentingan masyarakat. Gunung Ciremai bukan sekadar sumber daya ekonomi, tetapi merupakan bagian penting dari kehidupan masyarakat Kuningan,” ujarnya kepada kuninganmass.com Rabu (7/10/2026).
Ia mengajak pemerintah dan pihak terkait untuk membuka ruang dialog yang transparan dengan masyarakat, mahasiswa, akademisi, serta berbagai elemen masyarakat sipil. Setiap kebijakan terkait Gunung Ciremai dilakukan berdasarkan kajian yang komprehensif, transparan, dan melibatkan masyarakat terdampak.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga Gunung Ciremai sebagai warisan alam dan sumber kehidupan bagi generasi saat ini maupun generasi mendatang,” tambahnya.
Departemen Pemberdayaan Umat HMI Komisariat FE UNIKU menegaskan komitmennya untuk terus menyuarakan kepentingan masyarakat dan kelestarian lingkungan melalui kajian, diskusi, serta advokasi yang konstruktif.
“Kami berkomitmen untuk terus menyuarakan kepentingan masyarakat dan kelestarian lingkungan, Jaga Gunung Ciremai, Jaga Lingkungan, Jaga Masa Depan Kuningan,” pungkasnya. (raqib)
