Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass
Notice: Trying to get property 'post_excerpt' of non-object in /home/kuninganmass/public_html/wp-content/themes/zoxpress/zoxpress/parts/post/post-img.php on line 35

Education

Best Presentation di Thailand itu Orang Kuningan

KUNINGAN (MASS) – Belum lama ini, dua orang Dosen STKIP Muhammadiyah Kuningan menjadi pembicara ICIESH di Phuket, Thailand. Dosen kelahiran Kuningan itu adalah Heti Triwahyuni MPd dan Dena Latif Setiawan MKom, yang menjadi Best Presentation (Presentasi Terbaik) pada Seminar Internasional tersebut.
Kegiatan yang dilaksanakan pada 3-4 September 2018, merupakan rangkaian dari kegiatan hibah penelitian dari Menristekdikti pada bidang PKAPT (Penelitian Kerjasama Antar Perguruan Tinggi) STKIP Muhammadiyah Kuningan dan UPI Bandung. Penelitian yang bertema ‘Media Pembelajaran Aksara Sunda menggunakan Adobe Animate berbasis Android’ diketuai oleh Heti Triwahyuni MPd dari STKIP dan Dr. Ruhaliah MHum dari UPI Banding.
Ketua PKAPT STKIP, Heti Triwahyuni MPd mengatakan, kegiatan PKAPT itu dilaksanakan selama dua tahun. Hasil dari kegiatan itu berupa publikasi dan penerapan media pembelajaran di Sekolah.
“Alhamdulillah tahun pertama sudah menghasilkan 2 publikasi, yaitu di UNY dan Thailand. Selain publikasi, hasil penelitian berupa media pembelajaran itu Insya Allah di tahun 2019 akan diterapkan di SMA se-Kabupaten Kuningan,” jelas Dosen Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah itu.
Alasan menjadi Best Presentation, lanjut Heti, karena penelitian tersebut mengangkat tema budaya lokal yaitu aksara sunda, yang dikembangkan dengan teknologi.
“Saya juga heran kenapa bisa jadi Best Presentation. Namun setelah tanya ke panitia, alasannya itu karena temanya mengangkat budaya lokal, dan hasil penelitiannya memberikan perubahan mengikuti perkembangan revolusi industri 4.0,” paparnya.
Berbeda dengan media pembejalaran lainnya, media pembelajaran aksara sunda ini dilengkapi fitur chatting (kirim pesan) antara guru dan siswa.
“Mohon do’a dan dukungannya, media pembelajaran ini akan terus dikembangkan. Semoga kedepan bisa digunakan oleh masyarakat umum, tidak hanya di sekolah. Karena budaya lokal perlu kita lestarikan agar tidak punah,” harapnya. (ali)

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Bank Kuningan

You May Also Like

Education

KUNINGAN (MASS)- Untuk meningkatkan kualitas Uniku terus menjalin kerjasama dengan perguruan tinggi di luar negeri. Terbaru dilakukan oleh  Fakultas Ekonomi Universitas Universitas Kuningan (FE...

Education

KUNINGAN (MASS) – Sebanyak 251 mahasiswa STKIP Muhammadiyah Kuningan diwisuda, Sabtu (26/10/2019) di kampus STKIPMK. Lulusan terbaik pada wisuda ke-7 tersebut diraih oleh Juju...

Education

KUNINGAN (MASS) – Usia yang masih tergolong muda bukanlah menjadi halangan untuk menjadi pimpinan sebuah perguruan tinggi. Nanan Abdul Manan MPd yang masih berusia...

Education

KUNINGAN (MASS) – Program Studi Matematika STKIP Muhammadiyah Kuningan menggelar Uji Tanding Matemtika (Utama), Rabu (16/10/2019) di kampus STKIPMK. Sebanyak 34 siswa SMA/SMK/MA se-Jabar...

Advertisement