Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Sport

Disaksikan Bupati, Indomaret FC Kuningan Juara Trofeo Braja No Tod

KUNINGAN (MASS) – Minggu (12/9/2021) bertempat di lapangan Desa Karangkamulyaan, Ciawilor Kecamatan Ciawigebang digelar Trofeo Karangkqmulyaan.

Trofoe ini mempertemukan 3 tim, yakni Indomaret FC Kuningan, Karamatmulya FC ( Perseka ) , dan Karangkamulyaan FC.

Trofeo ini digagas oleh tuan rumah Karangkamulyaan sebagai ajang silaturahmi.

Pada tropeo ini ada kejuta, dimanan Bupati Acep Purnama ikut menyaksikan pertandingan bergengsi ini.

Trofeo ini menggunakan format poin, 3 untuk pemenang, 2 poin untuk hasil seri yang memenangkan adu fenalti , dan tambahan 1 poin untuk tim yang kalah adu tostosan.

Itu juga apabila Skor pertandingan seri di babak normal selama 40 menit.

Pada game pertama yang mempertemukan Indomaret FC Kuningan melawan Karamatmulya FC.

Manager Indomaret FC kuningan Rendi Kadal memasang pemain pemain andalannya untuk menghadapi lawannya dari Karamatmulya tersebut.

di game pertama ini, formasi ofensif 3-4-3 dipakai di game pertama dengan memasang trio bek andalan , Ahmad, Heru, dan Ryn .

Sementara untuk empat pemain tengah diisi oleh , Cahyadi , daniF , Sandi ,Hery dan Bewi .

Serta untuk trio sula lini depan dipercayakan kepada Indra , AbidinCS dan Ibnu wahidin.

Jalannya pertandingan game pertama berlangsung seru begitu wasit meniup peluit tanda dimulainya pertandingan, Indomaret langsung mengurung menyerang pertahanan dari Karamatmulya .

Serangan bertubi-tubi dilancarkan oleh Indomaret ke jantung pertahanan Perseka , peluang demi peluang yang tercipta di 15 menit awal pertandingan.

Tercatat 3 peluang bersih dimulut gawang gagal disarangkan menjadi gol. Hal itu akibat kegemilangan kiper dari (perseka) yang kesurupan Donaroma

Dengan diguyurnya hujan dalam pertandingan tak menyurutkan semangat kedua tim untuk jual beli serangan.

Dan di menit ’30 pergantian pemain dari Indomaret FC , masuk gelandang pengatur ritme permainan Sopian Sute keluar stiker jangkung ” Indra”, dan di lini serang pun di isi si kecil Sandi.

Hasil peluang satu demi satu menerpa gawang lawan belum ada yang berhasil,
tak kuat menahan serangan bergelombang dari Indomaret FC ini.

Gol akhirnya datang juga di menit ke ’37 setelah upan nan manis membelah lautan dari sosok Ibnu Wahidin dan dilanjutkan sontekan dari Fahriadin Sandi berhasil merobek gawang Karamatmulya.

Masih terus berbalik menyerang dari Perseka tapi dengan ketenangan pemain belakang Indomaret duet Ahmad dengan Heru yang selalu sigap memotong dan menghalau tiap serangan yang dibangun oleh pemain pemain karamatMulya (Perseka ).

Advertisement. Scroll to continue reading.

Sehingga tidak banyak penyelamatan yang dilakukan oleh “Roby” dibawah mistar gawang Indomaret FC Kuningan.

Sampai peluit panjang dibunyikan wasit tanda berakhirnya pertandingan game pertama, skor akhir tetap 1-0 untuk keunggulan Indomaret FC Kuningan.

Sementara game kedua, mempertemukan Tuan rumah Karangkamulyaa melawan KaramatMulya ( Perseka ) .

Duel ini dimenangi oleh tim tuan rumah Karangkamulyaan dengan skor 2-0.
Tuan rumah dikomandoi oleh sang kapten Dicky ( Qinoy ) sekaligus mencatatkan namanya di papan skore oleh goal cantik dari titik putih.

Dengan kekalahan itu Karamatmulya ( perseka ) otomatis menjadi juara 3 atas kekalahan 2 kali beruntun.

Partai penentuan terjadi di game ketiga yang mempertemukan Indomaret FC Kuningan melawan Karangkamulyaan FC.

Kedua tim memiliki poin yang sama 3 tetapi memiliki selisih gol dimana Karangkamulyaan FC menang 2-0 dan sebagai pemuncak klasemen.

Indomaret FC Kuningan sendiri dikomandoi oleh Fahriadin Sandi (Sandi), si striker yang identik dengan nomor punggung 8 di Indomaret FC Kuningan.

Pada game ketiga manager Indomaret FC kuningan Rendi Kadal menurunkan skuad yang berbeda dengan game pertama.

Begitu pula dengan Karangkamulyaan FC yang sama sama menurunkan tenaga barunya untuk memenangkan pertandingan.

Pada game ketiga ini Rendi Kadal Formasi 4-1-2-3, ia masih menurunkan kiper andalannya Roby dibawah mistar.

Kemudian, empat bek Imam , Hery Bewi , duet bek tengah Ahmad dan Heru. Mereka kuartet tangguh setangguh bendungan Kuningan.

Pemain tengah diisi 3 pemain yakni Sopian Sute , DaniF , Caca cahyadi . Sedangkan lini serang masih tetap ada Abidin CS , Sandi dan masuk pemain jangkung dengan umpan-umpan cueknya Nunu Fernandez.

Wasit meniup peluit tanda pertandingan dimulai, kedua tim sama sama ngotot ingin memenangkan game ketiga ini.

Tapi kokohnya lini pertahanan kedua tim menjadi penghalang terciptanya gol di gawang masing-masing tim pada 15 menit awal pertandingan.

Peluang terbuka di menit ke ’20 melalui striker Indomaret FC “Fahriadin Sandi” yang di langgar oleh salah satu pemain Karangkamulyaan FC di dalam kotak penalti.

Sang algojo penendang dititik putih ialah “Ahmad. Tapi sangat disayangkan tendangannya yang keras tidak bisa merobek gawang lawan dan bola pun menjauh keluar . Hal ini karena demam panggung.

Permainan pun dilanjut, permainan yang cepat dan dihujani kartu di pertandingan terakhir pun sempat memanas dan keras, tapi tidak kasar.

Kedua tim pun bermain dengan sangat fairplay menjunjung tinggi sportifitas , dan di menit ’28 salah satu pemain belakang Indomaret FC ” Imam Hanapi ” dikartu merah.

Setelah sebrlumnya pada awal babak pertama mendapatkan kartu kuning.
dengan begitu pemain Indomaret FC bermain dengan 10 pemain.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dimana para pemain Indomaret FC khusus nya di lini tengah ” Sopian , cahyadi ,DaniF ” bermain lebih keras lagi karena minus satu pemain.

Dengan keunggulan 1 pemain ,tim lawan pun terus menerus mengobrak abrik pertahanan Indomaret FC, tetapi dengan ketenangan para pemain pemain Indomaret mampu meredam serangan yang amat ciamik dan bertubi tubi dari tim Karangkamulyaan FC.

Tak ada gol di game ketiga ini, dan pertandingan dilanjutkan ke babak adu pinalti.

Kelima penendang dari Indomaret FC berhasil menjalankan tugasnya dengan sempurna.

Bagi Karangkamulyaan FC hanya 4 penendang yang berhasil mencetak gol dari titik putih. Maka skor 5-4 menjadi Ahir dari babak adu pinalti di game ketiga itu.

Maka dengan hasil itu , INDOMARET FC Kuningan berhasil menjadi juara Trofeo Braja No Tod 2021 Desa Karangkamulyaan dengan mengumpulkan Poin 5 dari hasil sekali menang dan satu di babak adu pinalti.

Kemudian serta tambahan 2 poin dari kemenangan adu pinalti. Dan masing masing tim mendapatkan trofi sebagai kenang-kenangan dari Trofeo di sore hari itu.

Seusai laga, kuninganmass menemui salah satu pemain Indomaret FC ” Fahriadin Sandi ” yang sore itu terlihat begitu ceria.

Ia mengatakan bahwa pertandingan sore itu berjalan cukup seru dan menghibur banyak penonton yang hadir menyaksikan laga .

Ia bersyukur sore ini rekan-rekannya bermain baik dengan sebagai mananya, mereka menjalankan tugasnya dengan baik dan bertanggung jawab di posisinya masing-masing.

Kemenangan ini berkat kerjasama tim dan tidak lupa suport rekan rekan kami yang sudah bisa hadir di samping lapang untuk mensuport kami semua.

“Trophy ini layak mereka dapatkan sebagai imbalan kerja kerasnya di lapangan. Terimakasih buat semuanya,” tutup seorang pemain depan itu diiringi senyuman khasnya kepada Agus yang merupakan Senior nya itu.(agus)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

PAM

Bank Kuningan

PD

PKB

Advertisement
Advertisement
Print
Advertisement

You May Also Like

Government

Rincian Hari Puncak World Cleanup DayKUNINGAN (MASS) – Hari puncak kegiatan World Cleanup Day (WCD) Tahun 2021 tingkat Kabupaten Kuningan berlangsung di TPS3 R...

Religious

KUNINGAN (MASS) – 🗓Ahad, 12 Shafar 1443 H / 19 September 2021 M 🍂🌻 Hikmah Hari Ini🌻🍂 📚Orang Bijak Bertutur: فالله إذا أراد بك...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Komunitas Masyarakat Peduli Lingkungan Desa Kalapagunung, Kecamatan Kramatmulya kembali datang ke gedung DPRD, Jumat (17/9/2021) siang. Kedatangan masyarakat ini, memenuhi undangan...

Business

KUNINGAN (MASS) – Belakangan angkringan memang banyak hadir di Kuningan. Seakan jadi trend, angkringan hadir dimana-mana di Kabupaten Kuningan, terutama pinggir jalan utama baik...

Advertisement