Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Headline

Mega Proyek Bendungan Kuningan Disegel

CIBEUREUM (MASS) – Masyarakat Desa Kawungsari dan Randusari Kecamatan Cibeureum serta Desa Tanjungkerta Kecamatan Karangkancana masih bergejolak. Pasalnya, lahan milik mereka yang terkena dampak Proyek Waduk Kuningan belum dibayar seluruhnya.

Terutama Kawungsari yang desanya bakal “ditenggelamkan”, hampir 100 persen lahan masyarakat di sana belum diberikan ganti rugi. Tak heran jika mereka terus melancarkan aksi hingga Minggu (30/6/2019) tadi melakukan aksi penyegelan.

Pantauan kuninganmass.com, aksi penandatanganan warga di atas sehelai kain putih yang panjangnya puluhan meter. Tidak lama kemudian, mereka berbondong-bondong ke pintu gerbang proyek untuk memasangkan kain tersebut. Bahkan di bawahnya dipasang pula spanduk panjang bertuliskan tuntutan masyarakat agar segera memberikan ganti rugi.

Persis di samping pintu gerbang, warga pun memasang spanduk yang tulisannya menarik perhatian wartawan. Spanduk tersebut berbunyi “Kami menagih janji Bupati Kuningan, jika Bulan April 2019 tanah belum dibayar maka jaminannya jabatan saya dan kepala saya”.

Salah seorang Tokoh Masyarakat Kawungsari, Runedi menjelaskan, aksi yang dilancarkan masyarakat tersebut sesuai dengan kesepakatan hasil rapat 23 Mei lalu.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Tuntutannya meminta pertanggungjawaban pemerintah terhadap realisasi pembayaran lahan, rumah dan pemukiman yang sampai saat ini belum direalisasikan oleh pemerintah selaku penanggungjawab proyek,” tandasnya di sela aksi.

Ia menegaskan, masyarakat akan terus memperjuangkan kepentingan mereka. Bila perlu bakal mendatangi BBWS, Kementerian PUPR hingga menemui langsung Presiden RI Joko Widodo.

Lebih jauh Runedi menyebutkan, terdapat 3 desa yang terkena dampak proyek waduk. Diantaranya Desa Tanjungkerta Karangkancana, Randusari dan Kawungsari Kecamatan Cibeureum. Khusus Kawungsari yang bakal “ditenggelamkan” terdapat sekitar 400 rumah yang belum dibayar pemerintah.

Sementara itu, terkait janji Bupati Kuningan H Acep Purnama, dirinya mengaku sempat melakukan koordinasi. “Ternyata bupati juga mendapat informasi dari BBWS bahwa pada Bulan April akan dibayarkan. Tapi sampai sekarang gak bisa direalisasikan. Makanya kami terus lakukan gerakan sampai tuntutan dipenuhi,” ujarnya.

Pasca penyegelan ini, Runedi meminta agar pihak keamanan melakukan pengawasan atas lalu lalang pengangkutan alat atau material bangunan. “Jangan sampai ada alat, material apapun yang keluar dari wilayah proyek bendungan. Dan kami akan awasi setiap hari,” pinta dia. (deden)

Advertisement. Scroll to continue reading.
Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement
Advertisement

You May Also Like

Politics

JALAKSANA (MASS) – Pemandangan menarik terlihat di Desa Manis Kidul Kecamatan Jalaksana, persisnya di sebuah kolam tengah sawah. Sejumlah warga menangkap ikan pakai tangan...

Government

KUNINGAN (MASS) – Forum Kyai dan Akademisi Kabupaten Kuningan Peduli Bangsa, berencan menyurati Presiden serta oejabat terkait lainnya pasca membaca Petisi Linggarjati, Selasa (6/2/2024)...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Akhir-akhir ini kita menyaksikan permainan kekuasaan sangat kentara terus mencoba merekayasa arah politik elektoral agar hasil Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun 2024...

Video

KUNINGAN (MASS) – Pink youtube di bawah ini merupakan link podcast membahas korelasi antara Gibran Rakabuming Raka, Joko Widodo dan Megawati Soekarno Putri. Terjadi...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Dideklarasikannya Gibran Rakabuming Raka, putra sulung Presiden Joko Widodo sebagai cawapres dari Koalisi Indonesia Maju (KIM) mendampingi Prabowo Subianto, membuat PDIP...

Politics

KUNINGAN (MASS) – Ketua DPC PDIP Kabupaten Kuningan H Acep Purnama SH MH, mengaku bersyukur Ketua Umumnya Megawati Soekarno Putri memilih Mahfud MD sebagai...

Politics

JAKARTA (MASS) – Tidak kurang 5000 kader banteng se Indonesia bekumpul di JIE Kemayoran Jakarta untuk membulatkan tekad memenangkan PDIP dalam pemilu 2024 secara...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Salah satu tokoh nasional, Said Didu, datang menghadiri pengukuhan relawan DPD Anies Kabupaten Kuningan yang digelar di OSG Linggarjati, Sabtu (26/8/2023)...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Akhir-akhir ini muncul polemik seputar data jalan nasional. Polemik tersebut muncul karena kritik Anies Baswedan yang mengatakan bahwa Pembangunan jalan Nasional...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo memastikan bahwa harga BBM bersubsidi mengalami kenaikkan. Pemerintah memutuskan untuk mengalihkan anggaran subsidi BBM agar digunakan...

Netizen Mass

Bismillah. Surat terbukaNomor : Istimewa Tidak ada lampiran Sipat : Tidak biasaMaksud : Sampaikan butir pemikiran Tujuan : MengingatkanNKRI dalam Bahaya.Advertisement. Scroll to continue...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Rencana pemindahan ibu kota negara akan mulai direalisasikan dalam waktu dekat. Di tengah pandemi yang belum tuntas, perekonomian yang belum pulih,...

Government

KUNINGAN (MASS)- Insiden hewan ternak milik warga Desa Cipondok, Ciangir dan Sukaharja Kecamatan Cibingbin yang digigit anjing liar mendapatkan ganti rugi dari Pemkab Kuningan....

Headline

KUNINGAN (MASS) – Mewakili DPC PDIP Kuningan sekaligus pemilik jabatan ketua Fraksi PDIP DPRD Kuningan, Dede Sembada memaparkan sikap politik institusi partainya. Mulai dari...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Saat keributan antara Nuzul Rachdy dan Atang, Wakil Ketua DPRD Kuningan, H Dede Ismail ada di lokasi. Bahkan ada juga Ketua...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Insiden menghebohkan terjadi di gedung DPRD Kuningan, Jumat (3/9/2021). Nuzul Rachdy selaku ketua dewan terlibat keributan dengan warga Cipari Cigugur, Atang....

Government

KUNINGAN (MASS)- Pembangunan Strategis Nasional, Bendungan Kuningan akan segera diresmikan Presiden RI Jokowi dalam waktu dekat.  Untuk  persiapannya Bupati Kuningan H Acep Purnama, MH...

Government

KUNINGAN (MASS) – Direktur Jenderal Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)  Dr H Khalawi Abdul Hamid melakukan peninjauan  progres pembangunan rumah khusus...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Sebelumnya diberitakan, setelah adanya ganti untung terhadap warga Desa Kawungsari Kecamatan Cibeureum yang akan dijadikan Waduk Kuningan warga beramai-ramai membeli kendaraan...

Government

KUNIGAN (MASS)- Sejak mendapatkan ganti rugi  pembangunan Waduk Kuningan, warga Kawungsari Kecamatan Cibeureum bak menjadi miliader. Total ada Rp129 miliar yang dibayarkan pemerintah kepada...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Enam desa di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, akan ditenggelamkan pada bulan Juli mendatang. Pemukiman penduduk di sana tidak akan terlihat lagi....

Government

KUNINGAN (MASS)- Ditargetkan kelar pada 2019, ternyata hingga 2020 pembangunan Waduk Kuningan belum selesai. Padahal ketika presiden berkunjung ditargetkan 2019 bisa digunakan. Namun, hingga...

Government

KUNINGAN (MASS) – Hunian Sementara (Huntara) dan juga Hunian Tetap (Huntap) bagi masyarakat Kecamatan Ciniru yang terdampak bencana longsor, jadi sorotan Fraksi PPP. Bukan...

Government

KUNINGAN (MASS) – Waduk Kuningan atau Waduk Cileuweng direncanakan akan diresmikan pada tahun 2021. Hal ini karena masih belum beresnya proses pembayaran ganti rugi...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Kritik pada hakikatnya merupakan tanggapan atau pembongkaran terhadap realitas dengan mempertimbangkan baik dan buruknya serta ia mampu untuk menemukan solusi atas...

Government

KUNINGAN (MASS) – Alangkah eloknya jika Lembaga Legislatif (DPRD) ketika hendak menyikapi suatu permasalahan yang berkembang dalam masyarakat dengan ditindaklanjuti pembentukan  Pansus, didasarkan pada...

Government

KUNINGAN (MASS) – Meski telah diperbaiki, kerusakan pada lantai bangunan SD untuk relokasi warga Desa Kawungsari Kecamatan Cibeureum masih dipersoalkan. Komisi III DPRD berencana...

Advertisement