Tabung Gas Bernoda Darah Jadi Barang Bukti, Harta Korban Tidak Ada yang Hilang

KUNINGAN (MASS)- Untuk mengungkap pelaku pembunuhan di Dusun Pahing di Desa Sembawa Kecamatan Jalaksana  pihak kepolisian terus melakukan berbagai upaya. Selain mengamankan barang bukti, berupa  dua tabung yang salah satunya bernoda darah dan juga ada sidik jari, golok dan centong, polisi juga menerjunkan anjing pelacak.

Tenyata pelaku keluar malalui pintu samping  dan agar pintu terlihat tertutup, maka menggunakan centong tersebut. Dugaan pelaku lebih dari satu orang karena cukup rapih dalam menjalaknkan aksinya.

“Tadi ada barang bukti yang diamankan ada tiga yakni dua tabung, golok dan centong. Untuk tabung ada satu yang bernoda darah. Tabung tersebut yang digunakan untuk memukul orang tua saya sampai menggeluarkan darah dari bagian kepala belakang,” ujar Gana salah satu anak dari korban pembunuhan, kepada kuninganmass,com, Minggu (9/9/2018).

Gana mengakui tidak mengetahui kondisi didalam rumah  karena tidak boleh masuk oleh pihak berwajib. Mengenai harta orang tuanya tidak ada yang hilang. Ini terbukti kalung emas juga masih ada digunakan. Begitu juga yang lain seperti barang jualan di warung masih utuh.

“Saya belum memberikan bisa  keterangan terkait kematian ibu sebelum ada hasil dari pihak kepolisian. Maka kami serahkan semua kepada mereka,” ujarnya.

Sementara itu, Ahan salah satu mantu dari anak angkat almarhum mengaku, biasanya ia selalu mengunjungi ibunya, tapi pada minggu-minggu  ini ia sibuk sehingga belum bisa datang. Ketika mengetahui hal ini maka kaget bukan kepalang.

“Saya sering menginap dan ada kamar saya bersama istri saya yang kebetulan anak angkat almahum. Saya kaget bukan kepalang. Kemungkinan besar kejadian dilakukan pada Sabtu malam,” ujarnya.

Kuninganmass.com sendiri mencoba mencari info dari tetangga korban, apakah mendengar jeritan pada hari Sabtu pagi maupun  malam. Namun, tidak ada satu pun yang mendengar korban berteriak.

“Rumah saya berdekatan dengan rumah korban. Pada Sabtu tidak  melihat dan tidak mendengar apa-apa. Justru saya menyangka lagi pergi ke Cirebon ke anaknya,” ujarnya. (agus)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com