Selain Babatan dan Kadugede, Banjir juga Terjadi Didua Lokasi di Maleber

KUNINGAN (MASS) – Hasil pendataan BPBD Kuningan ternyata banjir yang menerjang Kabupaten Kuningan bukan hanya terjadi di Desa Babatan dan Kadugede di Kecamatan di Kadugede,tapi juga di Kecamatan Malaber.

Ada dua desa yakni di Dusun Muhara RT 04 RW 01 Desa Mekarsari Kecamatan Maleber. Sedangkan di Desa Parakan terjadi
di Dusun 1 RT 01 RW 01.

Kepala BPBD Kuningan banjir di Babatan dan Kdugde nyaris bersama yakni mulai jam 17.30 WIB ketika hujan deras turun. Untuk Babatan terjadi di Dusun Pahing RT 09 RW 01.

Adapun dampak dari banjir itu adalah 1 unit gedung baledesa , 1 unit gedung serbaguna, 1 unit gedung posyandu, 1 unit gedung poskesdes. Lalu, 1 unit gedung BPD, Akses jalan desa dan Rumah warga (masih dalam pendaaan) teremdam.

Sementara di Kadugede terjadi di MTsN 4 Kuningan (Kadugede) dan KUA. yang terdampak adalah 9 unit ruang kelas, 1 unit ruang lab komputer, 1 unit ruang tata usaha, 1 unit ruang koperasi . Lalu, unit ruang kepsek, 1 unit wc da 1 unit mushola.

“Untuk di Desa Mekarsari dampakanya adalah Jalan Utama desa Mekarsari menuju Desa Padamulya dan pemukiman RT 04 RW 01 Dusun Muhara sebanyak 40 rumah tergenang air dengan ketinggian antara 30 cm- 60 cm selama 1 jam,” tandas Agus, Sabtu dini hari.

Penyebab banjir di desa ini adalah hujan deras mulai pukul 16.10 WIB – 20.00 WIB. Lalu, air dari sungai Cisanggarung dan sungai Srigading meluap.

Untuk banjir di Desa Parakan membuat akses jalan desa dan pemukiman sebanyak 50 rumah (1 RT) tergenang dengan ketinggian antara 10 cm- 30 cm selama 1 jam 50 menit. Penyebabnya sama degan Desa Mekarsari yakni air dari sungai Cisanggarung meluap membawa pepohonan yang terbawa arus dan menyumbat jembatan.

“Selain pada malam, upaya pembersihan dan penanganan akan dilakukan pada Sabtu pagi,” ujar Agus. (agus)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com