Diduga Jual Miras, Warung di Jalaksana Digerebek Petugas

KUNINGAN (Mass) – Petugas kepolisian dari Sat Sabhara Polres Kuningan menggerebek warung yang diduga menjual minuman keras. Hasilnya, petugas berhasil mengamankan beberapa liter bungkus miras di warung kelontongan yang berlokasi di pertigaan jalan Jalaksana Kuningan, sekitar Masjid Jalaksana Kuningan.

Dari keterangan petugas, lokasi tersebut diduga kuat hanya menjadi titik transit untuk mengedarkan miras ke sejumlah tempat lainnya. Dari lokasi penggerebekan pun, petugas menemukan sisa miras bekas konsumsi yang sengaja ditinggalkan seseorang akibat melihat kedatangan petugas.

Bahkan, salah seorang warga yang diduga ada kaitannya dengan pengedaran miras turut diamankan petugas, dan dibawa ke Mapolres Kuningan untuk dimintai keterangan lanjutan. ”Kita mendapat informasi warga, bahwa disini menjadi tempat transit dari pengedaran miras dan obat-obatan terlarang,” kata Kapolres Kuningan AKBP M Syahduddi SIK MSi melalui Kasat Sabhara AKP Aji Setiaji didampingi Kanit Turjawali Sat Sabhara Aiptu Edeng Sujana di lokasi penggerebekan, Jumat (21/4).

Dirinya mengaku, kegiatan yang dilakukan merupakan giat rutin yang digelar Sat Sabhara Polres Kuningan, dalam rangka upaya preventif pencegahan mengarah ke tindak kriminalitas atau gangguan Kamtibmas lainnya.

“Namun, kemungkinan informasi ini sudah bocor, dan yang bersangkutan telah memindahkan barang-barangnya. Tapi kita tetap melaksanakan kegiatan seperti ini, untuk meminimalisir peredaran barang-barang tersebut,” tegasnya.

Akibat barang bukti yang disita petugas minim, pihaknya terus melakukan pendalaman agar bandar besar yang memasok miras tersebut bisa diungkap. Tak hanya pemilik warung, warga setempat juga dimintai keterangan terkait temuan miras tersebut.

“Bagi pemilik warung, sementara kita lakukan tindakan pembinaan, kita lihat dulu sejauh mana pelanggaran yang dilakukan pemilik warung ini. Jadi kita periksa pemiliknya, bisa saja mengelak hanya penempatan saja disini, dan barangnya bukan dari pemilik warung, tapi tetap kita periksa untuk pengembangan selanjutnya,” pungkasnya. (andri)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com