Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass
Notice: Trying to get property 'post_excerpt' of non-object in /home/kuninganmass/public_html/wp-content/themes/zoxpress/zoxpress/parts/post/post-img.php on line 35

Politics

Yosa Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan ke LDII dan HMKI

 KUNINGAN (MASS) – Yosa Octora Santono, SSi MM  yang merupakan Anggota DPRD Jawa Barat Fraksi Partai Demokrat menggelar Citra Bhakti/Parlemen Dalam Sketsa Kebangsaan “Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan”.

Kegiatan yang dihelat oleh anggota DPR Dapil XIII Jabar (Kuningan, Ciamis, Pangandaran dan Kota Banjar) itu bertempat  di Lantai 2 Resto Lembah Ciremai Kramatmulya Kabaupten Kuningan Sabtu (25/7/2020) pukul 10.00- 12.00 WIB.

Karena masa pandemi peserta dibatasi dan tentunya saja  menerapkan  protokol kesehatan. Para peserta sendiri tampak antusias mengikuti kegiatan ini.

Menuru Yosa, empat pilar kebangsaan itu adalah Pancasila, Undang-undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhineka Tunggal Ika.

Sedangkan dasar hukum Sosialisasi Empat Pilar MPR RI adalah  UU Nomor 17 Tahun 2014 jo UU Nomor 42 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD Pasal 5 huruf a dan b, Pasal 11 C.

Selain itu juga Peraturan MPR RI Nomor 1 Tahun 2014 Tentang tata Tertib MPR RI Pasal 6 huruf a dan b, Pasal 13 huruf C.

Sedangkan yang terakhir Inpres No.6 Tahun 2005 tentang dukungan kelancaran pelaksanaan sosialisasi UUD NRI Tahun 1945 yang dilakukan oleh MPR.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Yosa dalam pemaparannya  menerangkan pengertian apa itu pilar? Menurutnya, ada tiga poin yakni satu tiang penguat (bangunan),  dasar (yang pokok)induk dan  tiga adalah tiang Penyangga(Geladak Kapal).

Ia merinci kedudukan tidak sederajat, setiap pilar kehidupan memiliki tingkat, fungsi, dan konteks yang berbeda.

Lalu, rincian yang kedua pancasila sebagai dasar negara dan ideologi negara menjadi pilar kehidupan utama yang mewarnai dan menjiwai pilar-pilar kehidupan yang lainnya.

Sedangkan  yang ketiga  dalam 4 pilar kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan benegara sesunggguhnya masih banyak pilar-pilar kehidupan lainnya seperti bendera, bahasa, lambang negara dan lain lain.

Ia juga menerangkan, Tantangan Kebangsaan Menurut TAP MPR No.VI Tahun 2001 Tentang Etika Kehidupan Berbangsa dibagi dua. Ada internal dan eksterbal.

Untuk internal   masih lemahnya penghayatan dan pengamalan agama serta munculnya pemahaman terhadap ajaran agama yang keliru dan sempit.

Pengabaian terhadap kepentingan daerah serta timbulnya fanatisme kedaerahan. Lalu, kurang berkembangnya pemahaman dan penghargaan atas kebhinnekaan dan kamajemukan.

Selain itu juga kurangnya keteladanan dalam sikap dan perilaku sebagian pemimpin dan tokoh bangsa dan terakhir tidak berjalannya penegakan hukum secara optimal.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Sementara untuk yang eksternal ada dua yakni globliasi. Menurutnya  pengaruh globalisasi kehidupan yang semakin meluas dan persaingan antar bangsa yang semakin tajam.

“Poin kedua kapitalsime, dimana  makin kuatnya intensitas intervensi kekuatan global dalam perumusan kebijakannasional,” ujarnya.

Pituin Kuningan ini berharap apa yang disampaikan bermanfaat dan tentu membuata para peserta pahaman terkait apa itu empat pilar kebangsaaan. (agus)

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Bank Kuningan

You May Also Like

Politics

KUNINGAN (MASS)- Ketua Panitia Khusus (Pansus) VIII DPRD Jawa Barat Yosa Octora Santono SSi MM menyebutkan, pihaknya sedang membahas dan menyusun rancangan peraturan daerah...

Politics

KUNINGAN (MASS)- Untuk melihat sejauh mana pelaksanaan bansos di 27 kota/kabuaten yag ada di Provinsi Jabar,  Satuan Gugus Tugas (Satgas) Lawan Covid-19 DPRD Jabar...

Education

KUNINGAN (MASS) – Pada diskusi yang digelar oleh HMKI dalam rangka Dies Nataliesnya yang ke 21 berlangsung cukup alot. Kegiatan yang bertajuk ‘Kuningan ‘Kabupaten...

Education

KUNINGAN (MASS) – Pencanangan Kuningan sebagai Kabupaten Pendidikan sudah bergulir sejak 2016. Pembahasan demi pembahasan, hingga komentar demi komentar keluar dari berbagai pihak. Besok...

Advertisement