Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Politics

Komisi I tindaklanjuti pembahasan Calon Persiapan Daerah Otonomi Baru

KUNINGAN (MASS) – Dalam proses pembahasan tersebut Komisi I libatkan Pemerintah Kabupaten Indramayu, BPKAD Provinsi Jawa Barat, Pakar dari Universitas Padjajaran dan Panitia Pembentukan Kabupaten Indramayu Barat (PPKIB).

Anggota Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat Yosa Octora Santono menyebutkan, Kabupaten Indramayu Barat merupakan salah satu daerah persiapan otonomi baru yang diusulkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama DPRD dalam Sidang Paripurna yang digelar pada maret lalu.


“Dalam hal ini kami menindaklanjuti amanat paripurna, sehingga perlu pembahasan lanjutan,” ujar Yosa, Kamis (8/4/2021).


Karena itu, lanjut Yosa, pihaknya ingin mengetahui serta memastikan dukungan dari daerah induk. Sebab menurutnya daerah pemekaran sebagai daerah persiapan otonomi baru tidak akan terlepas dari daerah induk.

Sehingga kesiapan dari daerah induk harus dikaji secara matang bersama dengan para ahli.


“Perjuanganya bukan hanya sampai provinsi saja. Kita kawal bersama hingga ke pemerintah pusat sampai saatnya moratorium otonomi daerah dicabut,” katanya.


Yosa menilai, usulan pembentukan Kabupaten Indramayu Barat dapat dikatakan sudah layak untuk dilakukan pemekaran.

Salah satu indikatorya adalah dari sisi kewilayahan, jarak ibu kota kabupaten dari titik akses jalan terjauh memerlukan waktu tempuh selama dua jam.


“Untuk mendapatkan pelayanan publik yang maksimal, saya kira ini harus segera dimekarkan,” ucapnya.


Dia mengharapakan, bahwa upaya memperjuangkan Kabupaten Indramayu Barat ini harus terus dikawal.


Bahkan, proses persiapan harus dilakukan dengan matang dan didukung penuh Pemerintah Kabupaten Indramayu sebagai daerah induk.

Selain itu, kinerja pemerintah provinsi juga berperan penting untuk turut mengawal dan memperjuangkan proses pemekaran ini.


“Selama tiga tahun masa penilaian ini yang harus betul-betul diberikan insentif yang memadai dalam bentuk dukungan anggaran. Hal itu penting dilakukan supaya kemajuannya nampak sehingga dapat tercapai yang namanya pemekaran,” katanya.


Sementara itu Pakar Kebijakan Publik Universitas Padjajaran, Yogi Suprayogi Sugandi menyebutkan, kajian terhadap daerah persiapan otonomi baru dilakukan secara objektif dan tanpa ada keberpihakan terhadap pihak manapun.

Advertisement. Scroll to continue reading.


Menururnya, secara kualitatif Kabupaten Indramayu Barat dapat dikatakan sudah layak untuk dimekarkan.

Hanya saja dari penilaian atau indikatornya masih yang menjadi PR agar lolos dalam tiga tahun masa penilaian.


Hal itu bisa dilakukan dengan adanya dukungan DPRD dalam mendukung usulan Indramayu Barat sebagai kabupaten.


“Contohnya, dewan mendukung penuh dari sektor penganggaran untuk SMA dan SMK yang menjadi tanggung jawab provinsi,” ucapnya.(agus)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement
Advertisement
Advertisement

You May Also Like

Government

KUNINGAN (MASS) – Bupati Kuningan, H. Acep Purnama SH MH, pimpin Rapat Kerja bersama Kadis Dinas PUTR, H Mas  Ridwan Setiawan, SH MSI. Kemudian,...

Village

CIMAHI (MASS) – Babinsa Cikeusal Koramil 1507/Luragung, Serda Dasim Hasanudin melaksanakan gotong royong dengan warga. Gotong royong untuk membangun rumah Ibu Enah di RT...

Government

KUNINGAN (MASS) –  Untuk update Senin (17/5/2021) kasus positif covid-19 naik, tapi kenaikannya tidak begitu banyak yakni delapan orang.                                                                          Sementara jumlah sembuhnya  bertambah  dua...

Government

KUNINGAN (MASS) – Kejadian ricuh di acara dangdutan di Desa Ciputat Kecamatan Ciawigebang Minggu (16/5/2021) viral. Hal ini karena vedio kericuhan sudah menyebar luas...

Advertisement