Seorang Nenek di Situ Gede Diobati Langsung oleh Kandidat Bupati

SUBANG (MASS) – Baksos pengobatan gratis di Desa Situ Gede Kecamatan Subang Senin (5/3/2018), begitu spesial. Pasalnya, dalam kegiatan sosial itu warga tidak diperiksa oleh sembarang dokter. Tapi dokter yang juga kandidat bupati yaitu dr H Toto Taufikurohman Kosim.

Cabup Sentosa tersebut terjun langsung melakukan pemeriksaan kesehatan para peserta baksos. Termasuk seorang nenek yang membutuhkan sentuhan medis tanpa biaya seperti yang kerap dilakukan tim Toto selama ini.

“Pemimpin itu pelayan masyarakat kan? Terus salah kalau saya yang langsung memeriksa? Jangan mentang-mentang jadi kandidat bupati lantas saya gak mau terjun langsung,” ketus Toto yang tampak serius memimpin Kuningan, kala dikonfirmasi alasan ia terjun langsung memeriksa.

Setelah dari Situ Gede, dokter yang mengambil cuti dari jabatan direktur RSU KMC tersebut menyambangi Desa Bungur Beres Kecamatan Cilebak. Kedatangan Toto ternyata mendapat sambutan hangat dari pemuda setempat, bahkan sampai dipeluk.

Di desa itu, ia tidak banyak bicara. Justru lebih banyak mendengarkan. Toto ingin tahu seperti apa harapan kaum muda di sana.

“Ternyata harapannya tidak muluk-muluk. Mereka ingin ada kepedulian dari pihak pemerintah daerah yang selama ini terkesan terabaikan. Satu hal yang sangat urgent saat ini adalah mereka menginginkan adanya bantuan pengeras suara dan perlengkapan kegiatan kemasyakatan lainnya,” ceritanya.

Desa Bungur Beres Cilebak selama ini, menurut Toto, memang agak jauh dari pantauan pemerintah daerah. Desa yang terdiri dari pegunungan itu masuk dalam kategori rawan bencana. Hujan deras yang kerap mengguyur daerah itu menyebabkan tanah bergerak.

Dari 4 desa yang dilanda bencana Januari lalu, Desa Bungur Beres merupakan salah satunya. Tiga desa lainnya yaitu Desa Cilebak, Desa Legok Herang dan Desa Patala.

Kerugian materil yang disebabkan pergerakan tanah tersebut yakni 4 Unit rumah rusak berat, 8 Unit rumah rusak sedang, 31 Unit rumah terancam serta 1 Unit SDN 1 Patala terancam.

“Kemudian, 3 unit kolam ikan tertimbun longsoran, 1 unit mesjid Attaqwa terancam, 1 unit tembok penahan tebing rumah warga longsor, Sawah 1400m² retak-retak, Pipa pamsimas air bersih terputus, dan 5 titik akses jalan utama tertutup longsoran,” terang Toto. (deden)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com