Isi TMMD, TNI Sosialisasikan Bahaya Narkoba

KUNINGAN (Mass) – Rangkaian TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 98 di Desa Sindang Kecamatan Lebakwangi Kuningan diisi pula dengan kegiatan sosialisasi bahaya Narkoba  di balai desa setempat kemarin, (3/5). Penyuluhan dilakukan langsung oleh tim Wasev Mabes TNI yakni Mayor Inf Untung SIP didampingi Kasdim 0615 Kuningan Mayor Inf Riza Taufik Hasan SIP.

Dalam kesempatan itu, hadir Kepala Desa Sindang Ecih Sumiarsih, tokoh agama, tokoh pemuda, perangkat desa dan warga setempat lainnya. “Penyalahgunaan Narkoba itu berdampak negatif bagi kesehatan mental dan fisik. Jadi, jauhi Narkoba karena itu membahayakan kita semua, termasuk bagi generasi penerus bangsa,” kata Mayor Inf Untung SIP dihadapan peserta penyuluhan.

Selain itu lanjutnya, dampak yang ditimbulkan yakni efek ketergantungan membahayakan organ vital seperti liver, jantung, paru-paru, ginjal, dan otak mengalami kerusakan akibat penggunaan narkoba. Dampak lainnya yaitu terjadinya kerusakan fisik yang muncul akibat infeksi virus (Hepatitis).

“Biasanya ciri-ciri fisik pencandu narkoba itu mata merah, bau badan, pernafasan dangkal, berjalan sempoyongan, bicara ngelantur, terlihat mengantuk, terdapat bekas suntikan, di tas sering ada obat obatan dan lainnya. Bahkan, bagi pecandu narkoba tidurnya sering terganggu, perubahan perilaku makan dan minum, emosional sensitif, kacau pikiran, perubahan pergaulan, kebutuhan uang bertambah, mudah tersinggung, malas, tidak disiplin, suka berbohong dan terlihat linglung,” sebutnya.

Dijelaskan pula, bahwa penyakit mematikan lainnya seperti HIV yaitu virus yang menyerang sel darah putih pada sistem kekebalan tubuh manusia, sehingga tubuh menjadi rentan terhadap penyakit. Lalu, AIDS yaitu kumpulan gejala penyakit yang mematikan akibat menurunnya sistem kekebalan tubuh pada manusia.

“Cara menghindari penyakit HIV/AID salah satunya yakni melakukan hubungan intim/seksual dengan pasangan yang sah. Maka, hindari hubungan seksual di luar nikah atau sesama jenis untuk mengindari azab/murka Allah SWT,” tegasnya.

Selanjutnya agar tidak terjadi penularan virus itu, dirinya meminta agar tidak melakukan hubungan seks dengan orang yang terinfeksi virus HIV. Pastikan pula, bahwa darah yang akan ditransfusi steril dari kontaminasi virus HIV/AIDS.

“Bahkan, penyalahgunaan narkoba dengan jarum suntik sangat mudah sekali menularkan virus HIV/AIDS,” pungkasnya. (andri)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com