Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass
Notice: Trying to get property 'post_excerpt' of non-object in /home/kuninganmass/public_html/wp-content/themes/zoxpress/zoxpress/parts/post/post-img.php on line 35

Headline

Empat Perangkat Desa Darma Diberhentikan, Bupati : Gak Boleh

KUNINGAN (MASS)- Situasi di Desa/Kecamatan Darma tengah menghangat setelah pada tanggal 5 Februari 2020, empat perangkat desa diberhentikan.

Bukan hanya diberhentikan tapi juga ada 4  perangkat lainnya yang diturunkan menjadi staf.

Informasi yang kuninganmass.com himpun ke empat yang diberhentikan itu adalah Kadus Gunungluhur  H Bohari, Kadus Kopeng  Sabir, Kadus Paleben Yanto dan Satf Kaur Keuangan Nanang.

Sedangkan, empat perangkat yang diturunkan adalah Kadus Pakuwon Nendik Agus Setiawan menjadi Staf Kaur Umum dan TU. Kemudian, Kaur Keuangan Aah Kurniah jadi Staf Kaur Keunagan, Kasi Kesra Yayat Hidayat menjadi Staf  Kasi Kesejahtraan, Kaur Umum dan TU Ojang Paojon menjadi Staf Kasi Pemerintahan.

baca berita sebelumnya: https://kuninganmass.com/government/village/timses-dijanjikan-jadi-perangkat-desa-kadis-dpmd-ini-bukan-kabinet/

Sementara itu, Kades Darma Yadi Juharyadi yang dikonfirmasi membenarkan adanya pemberhentikan dan juga penurunan status perangkat menjadi staf. Namun, apa yang dilakukan itu hasil perundingan dengan berbagai pihak.

“Ini hasil permintaan masyarakat. Awalnya semua minta diganti, tapi tidak mungkin. Ini bukan masalah politis tapi murni ada kesalahan dan permintaan dari masyarakat,” jelas Yadi, Senin (10/2/2020).

Advertisement. Scroll to continue reading.

Sementara, yang dipindahkan menjadi staf adalah yang kesalahannya tidak terlalu nampak di masyarakat dan tidak mencolok sekali.

Sebagai Kades, ia mengaku masih mempunyai nurani karena mereka butuh pekerjaan untuk menghidupi keluarga.

“Meski harus diturunkan  itu kebijakan. Saya sudah berunding dengan tokoh masyarakat dan pihak kecamatan.  Untuk yang diberhentikan sepertinya  mereka mungkin membuat luka ke masyarakat. Kalau diceritakan mah tidak baik,” ujarnya lagi.

Yadi mengaku siap menghadapi gugatan apalagi  ada yang tidak puas dengan keputusaannya. Ia hanya menjalankan tugas sebagai kades karena ada masyarakat yang sudah tidak berkenan kepada empat perangkat tersebut.

Terpisah, Bupati Kuningan H Acep Purnama ketika dikonfirmasi tampak kaget dengan informasi ini. Ia mengaku belum mengetahui adanya informasi ini.

“Saya baru dengar,  perangkat desa  ga boleh disuruh mundur. Jangan sampai terjadi seperti itu. Apalagi kalau sepertinya dalam permasalah ini ada unsur politis. Akan saya evaluasi dan akan saya undang,” ujarnya Acep usai menghadiri pelantikan Kepala Puskesmas. (agus) 

Advertisement. Scroll to continue reading.
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Bank Kuningan

You May Also Like

Government

Anggota Koramil 1504/Subang, Koptu Maman bersama tim gugus tugas penanganan Covid-19 melaksanakan pengawasan pada kegiatan Swab Test perangkat Desa Bagawat, Kecamatan Selajambe, Rabu (24/2/2020)....

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Mengelola suatu kompetisi pertandingan antar kampung pasti akan membuat kita takut dalam memikirkan beberapa hal bilamana diselenggarakan tanpa memperhatikan kondisi keamanan...

Headline

KUNINGAN (MASS)- Meski sudah ada warga Ciawigebang yang pernah dilapokan ke Mapolres Kuningan terkait tuduhan bahwa perangkat desa memakan bantuan sosial dari pemerintah. Namun,...

Village

KUNINGAN (MASS) – Meski mendapatkan siltap setiap bulan. Namun, karena ada wabawah corona,  sejumlah perangkat desa yang tergabung pada Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) ...

Advertisement