Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Village

Kerja 24 Jam, Perangkat Desa Tak Dapat THR

KUNINGAN (MASS) – Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Kuningan mengeluhkan munculnya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 15 tahun 2023 tentang Pemberian Tunjangan Hari Raya  (THR) dan Gaji ke-13 bagi Aparatur Negara, Pensiunan dan Penerima Pensiun serta Penerima Tunjangan Pemerintah.

Keluhan itu, disampaikan langsung oleh Ketua Apdesi Kuningan Linawarman SH mewakili rekan-rekannya. Pasalnya, dalam PP tersebut, tahun ini kepala dan perangkat desa ternyata tidak termasuk penerima THR dan penghasilan tetap (siltap) ke-13.

“Padahal kami merupakan unsur penyelenggara pemerintahan di tingkat desa,” ujarnya, Jumat (31/3/2023) kemarin

Ia mengatakan, perangkat desa ini kerjanya tidak mengenal waktu. Sebagai kepanjangan pemerintah dari pusat maupun daerah, perangkat desa berbaur sekaligus bekerja setiap hari. Karenanya, lanjut Linawarman, harusnya kepala dan perangkat desa jadi perhatian lebih termasuk dari pemerintah.

“Kami bekerja full time (1 x 24) jam melaksanakan penyelenggaraan pemerintahan dalam melakukan pelayanan terhadap masyarakat,”terangnya. Salah satunya harapan kami,  melalui kebijakan pemerintah pusat maupun kebijakan pemerintah daerah, dimulai tahun ini (2023.red) kepala desa dan perangkat desa menjadi pihak yang semestinya diberi juga THR serta Siltap ke-13,”pintanya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Ia juga meminta, Bupati Kuningan sebagai pemangku kebijakan daerah bisa mengakomodir keluhan tersebut. Apdesi meminta, Pemda bisa lebih serius lagi memperhatikan perangkat desa, serta menjawab keluhannya.

“Kami juga mendorong agar ke depan pemerintah daerah Kabupaten Kuningan dapat meningkatkan besaran alokasi dana desa (ADD) untuk desa,” terangnya.

Menurutnya, desa merupakan potret dan miniatur sebuah negara.  Jika desa kuat, kuatlah negara, jika desa kondusif maka kondusiflah negara dan jika desa sejahtera, maka negara juga sejahtera.

“Penting untuk dimaknai,  Apdesi Kuningan tidak berharap muncul adanya dikotomi dari pihak manapun terhadap eksistensi pemerintah desa,  karena pada dasarnya desa itu hadir menjadi penyangga negara,” kata Linawarman. (eki)

Advertisement. Scroll to continue reading.
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement
Advertisement

You May Also Like

Government

KUNINGAN (MASS) –  Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Kuningan mendatangi kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Kuningan, Kamis (6/6/2024) kemarin. PPDI Kuningan...

Village

KUNINGAN (MASS) – Sekitar 200 perangkat desa se-Kabupaten Kuningan nampak mendatangi gedung DPRD Kabupaten Kuningan, Senin (3/6/2024) siang ini. Para perangkat yang tergabung dalam...

Anything

KUNINGAN (MASS) – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Kuningan bersama dengan Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Kuningan menggelar acara sosialisasi pertanahan bagi perangkat...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Mantan Bupati Kuningan H Acep Purnama SH MH masih belum siuman sejak tiba-tiba tak sadarkan diri, Selasa (23/4/2024) siang tadi hingga...

Politics

KUNINGAN (MASS) – Sekertaris DPC Apdesi Kabupaten Kuningan Umar Hidayat menyatakan siap mendukung, jika Hj Heny Rosdiana S Sos M Si dicalonkan maju jadi...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Bulan Ramadhan telah meninggalkan kita. Namun, nilai-nilai yang diajarkan Ramadhan mesti terpatri dan komitmen untuk diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Sebab tanda...

Religious

KUNINGAN (MASS) – Bulan Ramadhan bakal segera berlalu, namun kesannya tetap bertahan sepanjang tahun. Hal itu jugalah yang terus dimanfaatkan Karang Taruna Desa Ancaran....

Anything

KUNINGAN (MAS) – Selama bulan suci Ramadan, jumlah pendonor darah dikatakan cenderung menurun. Kondisi ini disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk penurunan energi dan waktu...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Warga Desa Jatimulya Kecmaatan Cidahu, dibuat geger dengan adanya mayat yang berada dalam mobil merah bernopol B 1624 UME. Yang membuat...

Anything

KUNINGAN (MASS) – Sejumlah mahasiswa Kuningan yang tergabung di HMKTR (Himpunan Mahasiswa Kuningan Tasik Resik) mengisi kegiatan bulan Ramadhan dengan bakti sosial dengan melakukan...

Anything

KUNINGAN (MASS) – Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) DPC Kuningan merayakan ulang tahunnya yang ke-49 dengan penuh kebahagiaan dan kebersamaan. Dalam acara yang dipimpin...

Government

KUNINGAN (MASS) – Pada Maret lalu, Pemerintah telah resmi mengeluarkan kebijakan yang mengatur pemberiah THR dan gaji ke-13 untuk ASN, melalui PP (Peraturan Pemerintah)...

Economics

KUNINGAN (MASS) – Harga beras di pasaran per hari ini, Senin (1/4/2024), bampaknya bakal membuat emak-emak sumringah. Pasalnya, harga beras terpantau mengalami penurunan. Meski...

Education

KUNINGAN (MASS) – Agenda ngabuburit mahasiswa yang tergabung dalam HMI Cabang Kuningan diisi dengan kajian hukum dan Ham terkait Cyber Crime. Kegiatan diinisiasi Bidang...

Religious

KUNINGAN (MASS) – Memasuki pekan kedua bulan Ramadhan 1445 H / 2024 M, Forum Komunikasi dan Silaturahmi (FOKUS) Perumahan Grand Amelia menggelar Bazar Ramadhan...

Religious

KUNINGAN (MASS) – Baznas (Badan Amil Zakat Nasional) Kabupaten Kuningan baru saja membuka Gerai Z Ifthar Ramadhan 1445 H di halaman Masjid Agung Karomat...

Religious

KUNINGAN (MASS) – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan, IRMAS (Ikatan Remaja Masjid) Abu Bakar Sidiq Kelurahan Cigintung Kecamatan Kuningan menggelar Pawai Tarhib Ramadhan...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Warga Desa Subang Kecamatan Subang, terutama yang menuju ke arah Kecamatan Cilebak, mengeluhkan akses jalannya yang rusak. Akses utama yang menghubungkan...

Village

KUNINGAN (MASS) – Kepala Desa Cikupa Kecamatan Darma Meli Pemilia melayangkan protes terbuka pada Pemerintah Kabupaten Kuningan. Ia menyampaikan hal itu atas dasar Musrenbang...

Economics

KUNINGAN (MASS) – Sepekan jelang Ramadhan, Senin (4/3/2024), harga beras masih terpantau tinggi. Selain itu, harga daging ayam juga merangkak naik. Sebelumnya, harga daging...

Economics

KUNINGAN (MASS) – Selain harga beras, cabai, dan telur ayam masih tinggi, ternyata harga daging ayam juga merangkak naik jelang Ramadhan tahun ini. Dari...

Religious

KUNINGAN (MASS) – Harga beras di pasaran masih tinggi. Karenanya, penyesuaian zakat fitrah yang harus dikeluarkan pada Ramadhan tahun ini, juga terbilang tinggi. Ya,...

Economics

KUNINGAN (MASS) – Pj Bupati Kuningan Drs Dr Raden Iip Hidajat M Pd, angkat bicara soal mahalnya harga beras. Ia mengatakan, secara umum, beras...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Baleg DPR dan Pemerintah akhirnya mengabulkan pembahasan revisi UU No 6/2024 tentang Desa setelah terus didesak aksi demonstrasi dari organisasi kuwu...

Politics

KUNINGAN (MASS) – Adanya ancaman mundurnya aparat desa yang bertugas sebagai penyelenggara Pemilu 2024, ditanggapi Komisioner KPU Kabupaten Kuningan, Aof Ahmad Musyafa. Ancaman mundurnya...

Village

KUNINGAN (MASS) – Pengurus Dewan Pengurus Cabang (DPC) Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Kuningan periode 2023-2028, resmi dilantik hari Rabu (24/1/2024) ini...

Government

KUNINGAN (MASS) – Perangkat desa dicanangkan bakal menjadi pegawai pemerintah melalui skema ASN – P3K (Aparatur Sipil Negara – Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja)....

Village

KUNINGAN (MASS) – Dalam wawancara eksklusif dengan podcast Kuningan Mass di saluran YouTube, Ketua APDESI DPC Kuningan, Hj Henny Rosdiana, berbicara tentang program kedepan...

Advertisement