KUNINGAN (MASS) – Dari sekian banyak kabupaten/kota se Jabar, nampaknya hanya Kabupaten Kuningan yang tidak kebagian jatah CPNS. Informasi ini diperoleh pasca terbitnya surat undangan dari Kementerian PAN RB perihal persiapan pengadaan CPNS 2018.
Dalam surat undangan yang dibuat 31 Agustus itu, Deputi Bidang SDM Aparatur, Setiawan Wangsaatmaja, mengundang para sekda provinsi, kabupaten dan kota di Indonesia untuk mengikuti rapat koordinasi penyampaian rincian penetapan kebutuhan (formasi) CPNS. Acaranya Kamis (6/9/2018) lusa di Birawa Assembly Hall Lantai 1, Komplek Bidakara, Jl Jend Gatot Subroto Pancoran Jaksel.
Dilihat dari daftar undangan, total sekda yang diwajibkan hadir itu sebanyak 525 orang. Khusus Jawa Barat, terdapat 26 undangan. Beberapa diantaranya Majalengka, Indramayu, Kabupaten Cirebon, Kota Cirebon, Ciamis, Banjar dan Pangandaran. Anehnya, Kuningan tidak tercatat pada daftar undangan.
Ketika dikonfirmasikan, Pj Sekda H Dadang Supardan membenarkan jika Kuningan tak akan melaksanakan rekruitmen CPNS tahun ini. Penyebabnya banyak hal. Namun yang paling berpengaruh, akibat masih besarnya belanja pegawai dibandingkan dengan belanja pembangunan.
“Anggapan belanja di kita itu masih lebih besar dari belanja pembangunan. Makanya tidak bisa melaksanakan rekruitmen CPNS. Kalau sudah 40-60 persen saja kita bisa,” jelas Dadang, Selasa (4/9/2018).
Terkait undangan dari KemenPAN RB, pihaknya tidak mengetahuinya. “Kalau masalah undangan atau berapa daerah di Jabar atau di Indonesia yang akan melaksanakan rekruitmen CPNS, saya belum tahu,” ujarnya. (deden)
