Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass
Kuwu Cikalahang ambek ke direktur PAM Kuningan. (Foto: tangkapan layar KDM)

Headline

Air Talaga Nilem “Dijual” ke Indramayu, Kuwu Cikalahang Ambek ke Direktur PAM Kuningan depan KDM

KUNINGAN (MASS) – Dalam sidak Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi alias KDM ke Kuningan, kemarahan Kuwu Cikalahang Kusnan ke Direktur PAM Kuningan Ukas Suharfaputra tak bisa disembunyikan.

Pasalnya, gara-gara aksi PAM Tirta Kamuning yang bekerjasama dengan pihak ketiga mengolah air limpahan dari Talaga Nilem, air ke Cikalahang yang merupakan salah satu desa penyangga Gunung Ciremai, malah jadi seret.

Bahkan, area pertaniannya disebut-sebut berkurang drastis dari sebelumnya. Dalam sidak itu, KDM mengingatkan, siklus air untuk pertanian warga yang dia adalah penerima hak pertama dari Gunung Cirmai.

Direktur PAM Tirta Kamuning, Ukas Suharfaputra, dalam kesempatan itu mulanya menjawab dengan menegaskan bahwa mata air tersebut adanya di Kaduela, Kabupaten Kuningan.

Alasan kedua, kata Ukas, ia mengaku yang memberikan ijin padanya adalah BBWS. Setelah ada ijin dan kajian BBWS itulah pihaknya baru melakukan pengolahan air untuk komersil tersebut.

“Sebetulnya soal kekurangan air, kami kan di sini baru beroperasi kurang dari 1 tahun, Pak. Kami baru bulan Mei. Soal kekeringan sebetulnya sudah lama terjadi. Persoalan utama kekeringan karena banyak pemanfaat ilegal, pak, yang tidak ditertibkan,” Ukas beralasan.

Meski begitu, KDM nampak enggan percaya satu pihak semata. Ia menegaskan, bahwa ini bukan soal letak dimana mata air berada Kuningan atau Cirebon, tapi sama-sama penyangga Gunung Ciremai.

“Semua orang berhak menikmati air dari gunung dan yang paling pertama punya hak adalah mereka yang ada di kaki gunung. Itu dulu. Itu dulu. Karena kan air yang pertama melimpah ini harusnya ke sawah. Karena orang sini kan dengan dia punya sawah maka orang sini tidak akan merusak gunung. Tapi kalau sawahnya mengering mereka tidak bisa panen, dia bisa ngerusak gunung. Kan itu konsekuensi,” kata KDM.

“Kalau gunungnya bencana, orang sini yang paling pertama. Betul, Pak? Kan yang menikmati air PDAM di sana belum tentu kebagian bencana,” imbuhnya lagi.

Dialog KDM meminta keterangan dan konfirmasi dari Kuwu Cikalahang Kusnan, serta direktur PAM Tirta Kamuning terus berlanjut. Dalam kesempatan itu, Ukas menyebut pihaknya mengelola air yang sudah diatur BBWS.

“Kami mendapat porsi hanya 20% aja, Pak. (Sisanya?) Sisanya 50 kembali ke alam, ya. 30 itu untuk masyarakat. Jadi sebetulnya kami menerima sudah (sesuai aturan),” kata Ukas, berdalih sambil mengatakan sudah ijin BBWS.

“Tapi sebenarnya BBWSnya juga menyalahi kan harusnya sungai itu terbuka ketika sungai menjadi tertutup juga sudah salah. Ya, kita benerinlah. Dan memang pasang pipa juga harusnya tidak mengganggu siklus air di sungai,” timpas KDM, akan memanggil semua pihak untuk rakor.

Di depan KDM, Kades Cikalahang kemudian angkat bicara tentang kewajiban PDAM Kuningan ke Cikalahang yang belum juga dilaksakan, padahal air sudah dikerjasamakan untuk dialirkan ke Indramayu.

Pernyataan itu ditimpali kembali Direktur PAM Tirta Kamuning Ukas yang mengaku sudah membuat dua tuk, namun seolah menyudutkan Desa Cikalahang karena “meminta” pipanisasi seluruh desa, padahal Kaduela Kuningannya saja tidak.

Kades Cikalahang dan PAM Tirta Kamuning sempat bersitegang. Dari pihak Cikalahang, bersikukuh kewajiban PAM Tirta Kamuning menjamin desanya tidak kurang air belum terlaksana. Belum lagi ancaman kekeringan saat musim kemarau.

Bersotegang keduanya itu ditengahi oleh KDM. Gubernur berjanji akan membereskan persoalan tersebut secara menyeluruh, dengan mengumpulkan semua pihak hari Selasa (20/1/2026) ini. (eki)

Advertisement
Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Trending

You May Also Like

Olahraga

BANDUNG (MASS) – Persib Bandung berhasil mengamankan posisi puncak di klasemen setelah mengalahkan Maluku United dengan skor 2-0 dalam pertandingan yang digelar di Stadion...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Kuningan baru saja menggelar kegiatan “Sekolah Negarawan” yang bertempat di desa Gunungkeling kecamatan Cigugur, Sabtu (7/2/2026) ini. Kegiatan...

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Dalam rangka memperkuat kemandirian dan kesejahteraan lembaga pendidikan keagamaan, Koperasi Diniyah Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Kuningan resmi dikukuhkan pada...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Buntut polemik pengolahan air yang dilakukan PAM Tirta Kamuning Kabupaten Kuningan ke luar daerah, bahkan sampai ditegur dengan SP-3 oleh BBWS...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Dalam rangka meningkatkan keandalan sistem kelistrikan dan pelayanan kepada masyarakat, PT PLN (Persero) mengumumkan akan melakukan pemadaman listrik terencana di beberapa...

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Dalam era digital saat ini, anak muda dituntut untuk lebih melek terhadap investasi, terutama di bidang saham, cryptocurrency (krypto), dan forex....

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Dalam beberapa waktu terakhir, Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Kecamatan Sindangagung diterpa isu tidak sedap. Pasalnya, kantor UPK Kecamatan Sindangagung dianggap vakum...

Insiden

KUNINGAN (MASS) – Banjir bandang melanda kawasan Kampus Pascasarjana dan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon pada...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Satpol PP Kuningan bersama Relawan Peduli Masyarakat Kuningan (RPMK) melakukan kegiatan penanganan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di lingkungan Karangasem, Kelurahan...

Mojang

KUNINGAN (MASS) – Salamah yang kini masih berusia 16 tahun, bersekolah di SMK Karya Nasional Kuningan. Usianya bisa dibilang masih remaja, tapi rasa lapar...

Politik

KUNINGAN (MASS) – Gerakan Rakyat Kabupaten Kuningan resmi mendaftarkan diri sebagai partai politik ke Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Kuningan, pada Selasa...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan menerima kunjungan Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Akhmad Wiyagus, Jumat (6/2/2026). Kehadiran Wamendagri RI tersebut dalam...

Nasional

JAKARTA (MASS) – Timnas Futsal Indonesia berhasil mencetak sejarah pada Kamis (5/2/2026), pasca pukul mundur Jepang dengan skor 5-3 di semifinal AFC Futsal Asian...

Nasional

MALAYSIA (MASS) – Universitas Muhammadiyah Kuningan (UM Kuningan) terus memperkuat langkah strategis internasionalisasi dengan melakukan kunjungan resmi ke Universiti Putra Malaysia (UPM) dalam rangka...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Sebanyak 80 pejabat administrator Eselon III A di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan mengikuti Retret Peningkatan Kapasitas Manajerial, Penguatan Integritas, dan...

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Pemerintah Kabupaten Kuningan melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Diskatan) bersama Perum BULOG memperkuat sinergi dalam mengamankan penyerapan Gabah Kering Panen...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Dari 20 kandidat pimpinan BAZNAS Kuningan, 1 diantaranya dianggap gugur atau mundur, karena tidak hadir dalam Test Kemampuan Dasar (TKD) metode...

Olahraga

KUNINGAN (MASS) – Turnamen Futsal Liga Fondation 2026 resmi ditutup setelah berlangsung selama 18 hari. Ajang ini diikuti oleh ratusan tim dari berbagai kategori...

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Harha cabai rawit hijau dan rawit merah terpantau mengalami kenaikan harga per hari ini, Kamis (5/2/2026). Kenaikan harga cabai rawit ini...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC) menyebut tak pernah mengurus ijin pengelolaan air Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PAM) Kuningan di...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Kuningan Ir I Putu Bagiasna MT, menyebut ada opsi untuk membongkar tutup...

Netizen Mass

“Di Berita: rakyat kita paling bahagiaDi Rumah: Bu, buku tulisku habisLalu ia mengambil tali, tepat saat negara sibuk memoles citra diri” Potongan narasi di...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Dicky Candra, menghadiri kegiatan Pasamoan Agung yang digelar di Taman Kota Kuningan, Kamis (5/2/2026). Kehadiran Dicky Chandra...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Sebanyak 186 ASN di lingkup Pemerintah Kabupaten Kuningan segera masuk masa pension. Penyerahan SK Pensiun kepada ASN yang mencapai Batas Usia...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Pemerintah Provinsi Jawa Barat menegaskan pentingnya menjaga stabilitas ekonomi, khususnya ketersediaan pangan dan stabilitas harga, menjelang bulan suci Ramadhan dan Hari...

Bisnis

KUNINGAN (MASS) – Banyak manfaat dari batu yang diambil dari tambang tradisional CIleuleuy. Bahkkan diantaranya untuk program pembangunan dari pemerintah. Hal itulah yang disampaikan...