Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Government

Tenaga Honorer Dihapus Tahun Depan

KUNINGAN (MASS) – Tenaga honorer di pemerintah pusat maupun daerah, rencananya akan mulai dihapus tahun per-Novemver 2023 mendatang. Hal itu, sesuai dengan SE yang diterbitkan Kemen PAN/RB.

Penghapusan honorer sendiri, dilandasi dengan melonjaknya tenaga honorer yang tidak kunjung selesai dibereskan beberapa tahun belakangan.

Terakhir, solusi yang diberikan pemerintah adalah dengan memberikan kesempatan honorer, untuk mengikuti seleksi ASN – P3K (Pegawai Pmerintah dengan Perjanjian Kerja).

Rencananya, di setiap instansi pemerintahan kedepannya, tidak akan menerima lagi tenaga honorer, melainkan hanya outsourcing saja (tenaga kerja kontrak) yang nantinya diatur sesuai peraturan dengan Kemenaker.

Baca juga : https://kuninganmass.com/lolos-passing-grade-p3k-tapi-tak-dapat-formasi/

Merespon hal tersebut, tenaga honorer di Kabupaten Kuningan, khususnya Forum Guru Honorer Lulus Passing Grade Mata Pelajaran Bahasa Inggris, mendatangi kantor DPRD Kuningan hari ini, Senin (1/7/2022) pagi.

Dalam surat yang diterima pihak DPRD dan ditandatangani Nuzul Rachdy, pertemuan mereka dengan tenaga honorer, untuk mendengarkan yang ingin disuarakan. Khususnya yang sudah lulus, tapi belum mendapat formasi mengajar sebanyak 53 pengajar.

“Undangan Audiensi,” tertulis dalam perihal tersebut.

Guru honorer tersebut, akan menyampaikan keresahan-keresahan akibat keputusan yang diambil Kemen PAN/RB tersebut. Dan saat ini, sekitar pukul 09.30 WIB, nampak guru honorer sudah berada di gedung DPRD, mereka diterima pimpinan dan anggota DPRD di ruang Rapat Paripurna. (eki)

3 Comments

3 Comments

  1. Neli

    1 Agustus 2022 at 6:37 pm

    Itu syart masa kerjanya 5 thun keatas baru bisa diangkat terus kayak apa dengan yang masa kerja nya satu tahun nasibnya bagaimana sedangkan yang dibutuhkan atau yang dibutuhkan hanya sedikit tidak bisa menutupi tenaga kerja yang sekarang… Ini bukannya mengurangi pengangguran dan kriminalitas malah makin banyak pengangguran serta kriminalitas yang pasti tinggi juga nantinya bukannya pemerintah harus mensejahterakan rakyatnya

  2. Timawarse

    2 Agustus 2022 at 1:38 pm

    P3k tahun 2021 tenaga pengajar dari sekolah swasta bisa mengikuti, tapi kenapa P3K THN 2022 dari persyaratan yg sudah saya baca kayaknya tidak diikut sertakan lagi yg dari sekolah swasta, kenapa bapak/ibu para petinggi?
    Kami guru swasta tidak semakmur yg anda pikirkan banyak juga gaji yang belum layak bahkan yg menerima 300 rb sebulan,
    Kami juga rindu jd ASN, tolong kami jangan di anak tirikan

  3. Medi

    2 Agustus 2022 at 11:28 pm

    Malaupun ikut Test P3k belum tentu juga bisa lulus sebab kenapa soalnya terlalu sulit untuk di pahami sedangkan yang ikut Test P3k itu sudah berumur semua dan juga yang di butuhkan terlalu sedikit coba kalau di setiap Kabupaten/kota menerima sebanyak banyaknya mungkin masalah tenaga honorer ini bisa diatasi.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement
Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

You May Also Like

Government

KUNINGAN (MASS) – Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) berikut PPPK, nampak memadati lapangan Pandapa Paramartha, Selasa (29/11/2022) kemarin. Para pegawai negara itu, turut mengikuti upacara...

Government

KUNINGAN (MASS) – Sampai selepas waktu Asar sore ini, Rabu (16/11/2022), Lia Marliani nampak masih bekerja di sekitar Pasar Kepuh Kuningan. Lia mengaku, jam...

Government

KUNINGAN (MASS) – Kabar gembira datang untuk kalian yang bercita-cita untuk mengabdi sebagai pegawai negri atau pegawai pemerintahan. Pasalnya, saat ini Kabupaten Kuningan membuka...

Government

KUNINGAN (MASS) – Seorang istri ASN di salah satu kedinasan Kabupaten Kuningan, DR, dilaporkan ke Polres Kuningan oleh Aisyah, warga Kelurahan Purwawinangun Kuningan. Laporan...

Advertisement