Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Government

Bareng-Bareng Bahas Pengangguran di Kuningan

KUNINGAN (MASS) – Badan Buruh dan Pekerja PP Kuningan menggelar diskusi serta dialog publik soal ketenagakerjaan di Kopi Lendot Mang Elon di Jalaksana, Minggu (24/4/2022) sore.

Diskusi yang bertajuk Peluang dan Tantangan Angkatan Kerja Menyongsong Era 5.0 ini, menghadirkan beberapa narasumber seperti Ketua MPC PP Harnida Darius SH, Kadisnaker Dr Elon Carlan M Pd, Anggota DPRD Apif Firmansyah S Sy dan Hj Heni Susilawati S Sos MM.

Hadir dalam kegiatan tersebut, perwakilan dari organisasi kepemudaan terkait, organisasi masyarakat sipil atau lembaga swadaya masyarakat (LSM), dan akademisi.

Diskursus yang digelar membahas isu dan alternatif kebijakan serta rekomendasi terkait ketenagakerjaan yang akan berdampak pada jumlah pengangguran di Kuningan.

Ketua MPC PP Kuningan Harnida Darius mengapreasiasi kegiatan yang sudah digagas oleh Badan Buruh PP tersebut.

“Atas nama Ketua MPC Pemuda Pancasila Kuningan mengucapkan banyak terimakasih yang sudah melakukan diskusi yang penting ini. Saya berharap angkatan kerja Kuningan jangan sampai kalah oleh robot,” sebut Harnida Darius.

Ketua panitia Lutfy Maulana mengatakan bahwa diskusi ini digagas oleh dan untuk memikirkan kemajuan Kuningan. Terutama, pada upaya peningkatan angkatan kerja dan perluasan lapangan kerja.

“Kami mengucapkan terimakasih atas kehadiran para narasumber dan peserta semoga kegiatan ini dapat memberikan masukan untuk pemerintah dalam menyiapkan angkatan kerja,” ucap Lutfy

Advertisement. Scroll to continue reading.

Narasumber yang juga anggota legislatif Apif Firmasyah menyatakan bahwa di Kuningan belum ada singkronisasi di setiap dinas dalam menyiapkan angkatan kerja.

“Saya melihat bahwa di Kuningan selama ini belum mampu untuk bersinergi di antara SKPD untuk menyiapkan angkatan kerja yang mampu melihat peluang yang ada,” ucapnya.

Narasumber lainnya, akademisi serta dosen Heni Susilawati mengatakan bahwa angkatan kerja perlu dibekali dengan soft skill selain dari hard skillnya.

“Angkatan kerja Kuningan harus dibekali oleh soft skill dan integritas seperti kejujuran, tanggung jawab dan kepribadian. Sehingga kedepan sudah siap ketika ada peluang-peluang pekerjaan,” tuturnya.

Kadisnaker Elon Carlan menjawab hal tersebut. Dirinya menerangkan bahwa pihaknya sudah berupaya untuk meningkatkan angkatan kerja dengan membangun komunikasi dan kolaborasi dengan beberapa perusahaan swasta dan luar pemerintah.

“Kami sudah berupaya menyiapkan calon angkatan kerja dengan melakukan kerjasama dengan perusahaan dan Dinas Tenaga Kerja Provinsi Jawa Barat dalam rangka menyiapkan untuk lapangan kerja,” jelas Elon. (eki)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

PD

PKB

Advertisement
Advertisement

Bank Kuningan

Advertisement

You May Also Like

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – “Apakah bisa, dikatakan bahwa pemerintah daerah Kuningan hari ini tidak mampu mengatasi permasalahan yang sangat serius?” Dilansir dari data BPS Kuningan...

Economics

KUNINGAN (MASS) – Ketua LSM Geram (Gerakan Rakyat Marginal) Rudi Idham Malik menyebut predikat-predikan yang menempel untuk Kabupaten Kuningan tak seharusnya terjadi. Rudi, mengomentari...

Government

KUNINGAN (MASS) – Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kuningan Dr Elon Charlan menjawab tudingan dan kritikan yang tertuju padanya soal naiknya angka pengangguran....

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Pekerjaan memiliki peran penting dalam keberlangsungan hidup masyarakat. Masyarakat tentu ingin mendapatkan pekerjaan sebaik-baiknya untuk kehidupan yang baik dan terhindar dari...

Advertisement