KUNINGAN (MASS) – Warung Kopi (Warkop) Madam resmi dibuka, Kamis (22/1/2026) malam. Berlokasi di Jalan Jenderal Ahmad Yani No. 56, Kuningan, Warkop Madam hadir sebagai tempat nongkrong nyaman yang dirancang khusus sesuai selera generasi Z.
Tak sekadar tempat ngopi, Warkop Madam menjadi wadah aktivitas anak muda, mulai dari olahraga e-sport, diskusi intelektual, hingga pengembangan kreativitas. Dengan konsep santai, warkop ini menyasar kalangan mahasiswa dan pelajar dengan harga menu yang ramah di kantong.
Selain menyediakan berbagai pilihan kopi dan minuman non-kopi, Warkop Madam juga menawarkan menu makanan ringan hingga berat dengan harga terjangkau, sehingga menjadi solusi bagi pengunjung yang ingin mengisi perut saat lapar.
Peresmian Warkop Madam ditandai dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol kemuliaan dan harapan baik. Owner Warkop Madam, Lena Herlina, mengatakan kehadiran warkop tersebut bertujuan memberikan ruang positif bagi anak muda, khususnya mereka yang gemar bermain e-sport dan berdiskusi.
“Kami memberikan wadah untuk anak muda. E-sport sekarang sudah menjadi olahraga, jadi kami sediakan tempat yang nyaman, santai,” ujar Lena.
Lena juga mengatakan, Warkop Madam akan rutin menggelar berbagai turnamen e-sport. Dalam waktu dekat, tepatnya Minggu, 25 Januari 2026, akan digelar Turnamen Free Fire terbuka untuk se-Indonesia.
“Besok tanggal 25 ada turnamen e-sport Free Fire dan EO-nya sudah booking tempat di sini,” katanya.
Tak hanya fokus pada e-sport, Warkop Madam juga memberi perhatian bagi anak muda yang gemar berdiskusi. Melalui program Ngopi (Ngobrol Pibenereun), pengunjung diajak berdiskusi seputar bedah buku, pengembangan diri, kepedulian lingkungan, hingga membangun kualitas generasi muda, khususnya Gen Z.
Menurut Lena, inisiatif utu muncul karena keprihatinannya terhadap kondisi intelektual anak muda yang dinilai semakin terkikis. Ia juga ingin menjadi ruang untuk mendengar dan menampung aspirasi generasi muda.
“Sekarang pola pikir anak muda sering terfokus ingin jadi PNS. Padahal peluang membangun UMKM itu sangat besar. Di sini kami buka ruang diskusi, salah satunya tentang ekonomi dan UMKM, agar anak muda berpikir lebih terbuka dan kreatif,” jelasnya.
Ke depan, Warkop Madam juga akan menghadirkan narasumber yang kompeten di berbagai bidang. Lena berharap, Warkop Madam tidak hanya menjadi tempat usaha, tetapi juga pusat pengembangan kapasitas anak muda melalui kegiatan-kegiatan yang positif dan membangun. (didin)











