Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Headline

Usia Bus Luragung Jaya yang Menyeruduk sudah Kadaluarsa

KUNINGAN (MASS) – Insiden bus menyeruduk sejumlah mobil, motor dan warga lainnya di Jl Moh Toha Desa Kedungarum Kecamatan Kuningan Senin (14/10/2019) malam, menjadi perhatian serius Dinas Perhubungan Kuningan. Kabarnya, Bus Luragung Jaya tersebut sudah kadaluarsa.

“Sekarang pihak penyidik polres sedang melaksanakan tugasnya kaitan dengan kecelakaan tersebut. Nanti juga akan koordinasi dengan kita apakah itu disebabkan faktor human error, factor teknis atau factor yang diluar dugaan,” kata Kadishub, Dr Deni Hamdani MSi, Selasa (15/10/2019).

Yang jelas, imbuh Deni, terkait keselamatan berkendara ini terdapat standar pelayanan minimal yang harus dimiliki setiap pengusaha atau perusahaan bus. Perusahaan wajib menyiapkan kendaraan yang aman dan nyaman, berkeselamatan, terjangkau dan memberikan nilai manfaat buat masyarakat.

Namun setelah pihaknya melakukan pengecekan, Bus Luragung Jaya yang diduga rem blong itu terakhir melakukan Uji KIR pada Maret 2018 lalu. Padahal kewajiban Uji KIR setiap kendaraan mesti dilakukan per 6 bulan sekali.

“Dengan Uji KIR, akan kelihatan kekurangan atau permasalahannya. Dari 9 item itu kan ada pemeriksaan rem, lampu, klakson, uji emisi, ketebalan ban dan lainnya. Kalau rutin mengecek, otomatis factor akan terjadinya human error atau teknis akan terhindar,” jelasnya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Selain itu, mengacu pada regulasi kemenhub usia kendaraan bis umum maksimal harus 25 tahun. Jika melebihi usia tersebut maka harus dihapuskan. Pihaknya mendengar informasi bahwa Bus Luragung Jaya yang mengalami kecelakaan di Kedungarum itu melebihi usia 25 tahun.

Deni tahu betul tipe bus produksi tahun 1993 ke bawah itu tidak punya rem tangan. Kalau saja memiliki rem tangan, seperti bus produksi tahun-tahun setelahnya, setidaknya bisa meminimalisasi kecepatan apabila terdapat gangguan rem pada rem semisal rem blong.

Bus Luragung Jaya dengan Nopol E 7735 YA ini, lanjut Deni, berdasarkan informasi yang diterimanya bukan lagi milik manajemen Luragung Jaya. Kabarnya sudah dibeli manajemen Berkah Jaya di Jakarta. Hanya saja label Luragung Jaya masih digunakan.

“Nanti juga pihak penyidik mungkin akan meminta keterangan dari pengurusnya kaitan informasi ini,” kata Deni.

Kalaupun benar bus tersebut telah dijual, mestinya mobil yang sudah berusia lebih dari 25 tahun mesti dihapuskan apapun kondisinya. Tidak untuk dijual ataupun dioperasikan. (deden)

Advertisement. Scroll to continue reading.
Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement
Advertisement

You May Also Like

Government

KUNINGAN (MASS) – Salah satu Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Kabupaten Kuningan berhasil mengikuti seleksi Pelatihan Kepemimpinan Nasional tingkat I angkatan IVIII tahun 2023. Ia...

Government

KUNINGAN (MASS) – Ditunjuknya Dr Drs H Raden Iip Hidajat M Pd sebagai Pj Bupati Kuningan, mendapat respon yang terbilang cukup baik dari beberapa...

Government

KUNINGAN (MASS) – Bupati Acep Purnama sendiri mengaku tidak kenal sosok bernama Indra Purnama (pejabat kemendagri), yang diusulkan menjadi salah satu calon Pj Bupati...

Government

KUNINGAN (MASS) –Kepala BPKAD Kabupaten Kuningan HA Taufik Rohman, Sekertaris DPRD Kabupaten Kuninga Dr H Deni Hamdani M Si serta Indra Purnama pejabat Kemendagri,...

Government

KUNINGAN (MASS) – Beberapa waktu lalu, diberitakan pimpinan DPRD Kabupaten Kuningan sepakat untuk meminta pergantian peran Sekertaris Dewan (Sekwan) kepada Bupati. Permintaan itu, disampaikan...

Government

KUNINGAN (MASS) – Kadinsos Kabupaten Kuningan Deni Hamdani mengatakan bahwa aplikasi Sinyaman Dinsosku yang diluncurkan pada Juni 2022 lalu merupakan inovasi yang membuat Kuningan...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Kuningan Deni Hamdani menjelaskan capaian kinerjanya selama dua tahun bertugas dalam Podcast Kuninganmass, Selasa (12/9/2023). Dalam...

Government

KUNINGAN (MASS) – Dr Deni Hamdani yang kini menjabat Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Kuningan, memiliki peluang cukup besar untuk naik level. Pasalnya, pejabat...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Riuhnya kasus bansos di Desa Kalimanggiskulon Kecamatan Kalimanggis, membuat Kepala Dinas Sosial Kuningan, Dr Deni Hamdani MSi, angkat bicara. Bahkan setelah...

Headline

JALAKSANA (MASS) – Soal dugaan dana bansos dibelikan mobil di Desa Jalaksana, nampaknya luput dari pantauan anggota dewan yang memiliki fungsi pengawasan. “Saya juga...

Government

KUNINGAN (MASS) – Jumlah warga miskin ekstrim, disabilitas dan yatim piatu yang jumlah begitu banyak akan diberikan layanan berupa pembuatan sertifikat hak milik gratis....

Headline

KUNINGAN (MASS) – Kemiskinan ekstrim rupanya jadi perhatian serius Dinas Sosial yang kini dinahkodai Dr Deni Hamdani. Selasa (26/10/2021) siang, pasca sertijab Dewan Pengawas...

Economics

KUNINGAN (MASS) – Keseriusan Pemkab Kuningan dalam menyikapi “sentilan” Gubernur Jabar Ridwan Kamil terkait Indeks Kedalaman Kemiskinan, ditunjukkan. Dalam beberapa hari ini para pejabatnya...

Government

KUNINGAN (MASS) – Nampaknya Dr H Dian Rachmat Yanuar MSi bakal menjadi calon tunggal Ketua Korpri Kuningan. Pasalnya, para pejabat lain tidak ada yang...

Government

KUNINGAN (MASS) – Jabatan Ketua Korpri Kuningan yang kini diduduki Dr H Dian Rachmat Yanuar MSi sebentar lagi akan habis. Pada 7 Januari mendatang,...

Education

KUNINGAN (MASS) – TK Hasan Mukti menggelar sosialisasi pengenalan rambu rambu lalu lintas, Rabu (19/2/2020). Tujuannya supaya sejak dini anak-anak mengenal rambu rambu lalu...

Government

KUNINGAN (MASS) – Warga Desa Kedungarum Kecamatan Kuningan mengeluhkan proyek pembangunan perumahan di wilayah mereka. Ini lantaran tanah milik mereka diduga belum dibayar sepenuhnya...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Seorang doktor yang kini menjabat kepala Dinas Perhubungan, Dr Deni Hamdani MSi, memaknai Tugu 0 Kilometer (titik nol) sebagai awal untuk...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Meski korban “serudukan” Bus Luragung Jaya mencapai belasan orang, namun polisi memastikan tidak ada yang meninggal di tempat. Hal itu ditandaskan...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Dari insiden akibat “serudukan” Bus Luragung Jaya, keterangan sementara memakan korban sebanyak 11 orang. Sebagian besar luka ringan, sedang dan luka...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Insiden menggegerkan terjadi di Jl Moh Toha Kedungarum Kecamatan Kuningan. Diduga rem blong, Bus Luragung Jaya dengan Nopol 7735 YA menyeruduk...

Anything

KUNINGAN (MASS) – Pada musim arus mudik sekarang ini, tidak sedikit pemudik yang membawa kendaraan roda empat merasa was-was. Terutama bagi mereka yang tidak...

Economics

KUNINGAN (MASS) – Pemandangan tidak biasa terlihat di halaman kantor Dinas Perhubungan, Selasa (5/3/2019) siang. Puluhan pegawai dinas tersebut ramai-ramai menaiki angkot dengan tujuan...

Government

KUNINGAN (MASS) – Agar tidak salah pilih, Bupati H Acep Purnama MH disarankan untuk sholat istikharah. Selain itu, disarankan pula untuk meminta masukan kepada...

Government

KUNINGAN (MASS) – Dari tiga kandidat sekda hasil seleksi timsel, Dr Deni Hamdani dinilai paling mengerti pemerintahan. Sebab disamping jebolan STPDN, Deni juga pernah...

Government

CILIMUS (MASS) – Pembongkaran gerobak kupat tahu di Jalan H Bakri, samping Pasar Cilimus, beberapa pekan lalu rupanya berbuntut panjang. Pemilik kupat tahu meminta...

Advertisement