Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Headline

Rapat Bareng Dewan, Pemda Minta Waktu Sampai Bulan April Untuk Lunasi Hutang Proyek Pemda

KUNINGAN (MASS) – Ketua TAPD sekaligus Sekertaris Daerah Kabupaten Kuningan Dr H Dian Rachmat Yanuar M Si, memberikan keterangan pasca dipanggil oleh legislatif perihal gagal bayarnya proyek Pemda ke pihak ketiga.

Sekda Dian saat diwawancarai setelah rapat itu menerangkan, pihaknya sudah menjelaskan ke Banggar DPRD Kabupaten Kuningan bahwa tunda bayar ini memang ada kaitan dengan PAD yang tidak tercapai.

“Ini kan pernah saya sampaikan kalo pendapatan lebih kecil dari belanja artinya ada defisit. Ini konsekuensi logisnya tidak bisa membiayai APBD,” ujarnya, Kamis (12/1/2023) sore ini.

Gagalnya pemenuhan pendapatan itu, dikatakan Sekda, ada di beberapa hal. Termasuk ruko pertokoan Jalan Siliwangi, dan MBLB (pertambangan non logam). Karena itu, ada selisih target PAD yang meleset.

Baca : https://kuninganmass.com/dewan-panggil-pemda-pertanyakan-gagal-bayar-rp-94-milyar/

Menurutnya, dari pertemuan itu ada evaluasi soal APBD TA 2022 lalu, untuk diterapkan pada APBD TA 2023 ini. Sementara, soal pembayaran, pihaknya meminta dan sudah disepakati DPRD, akan dibayar maksimal 3 bulan kedepan.

“Sudah kita sepakati, akan kita bayar pada Februari, Maret maksimal April,” ujar Sekda.

Dian menerangkan, pihaknya sudah mengantisipasi untuk tahun 2023 ini. Pemda sudah mengambil langkah untuk menyelesaikan hutang, dan memprioritaskan kegiatan yang skemanya DAK dan Bantuan Provinsi.

“Baru kegiatan (yang sumbernya) APBD dan PAD. Nanti akan kita liat kaji tingkat urgensinya tinggi atau tidak, berkaitan dengan visi misi atau tidak,” kata Sekda sembari menerangkan, jika sekiranya PAD bagus. kegiatan yang bersumber APBd ini akan dilaksanakan secara cermat dan teliti.

Tidak menutup kemungkinan, kata Jawa Sekda, kegiatan yang sudah direncanakan akan dikaji lagi. Apalagi, PAD ini sangat tergantung meihat perkembangan di Kuningan, laju ekonomi, makro dll.

Adapun, total hutang, atau defisit atau gagal/tunda bayar kegiatan pekerjaan ke pihak ketiga mencapai 94 Milyar. Tidak disebutkan itu termasuk hutang tunjangan. (eki)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement
Advertisement

You May Also Like

Headline

KUNINGAN (MASS) – Sebanyak 7 dari total 8 fraksi DPRD Kabuoaten Kuningan, secara berbarengan mengusulkan Pansus soal Gagal Bayar Pemda pada APBD TA 2022....

Headline

KUNINGAN (MASS) – Rapat konsultasi Pemda yang langsung dihadiri Bupati bersama DPRD Kabupaten Kuningan sore ini, Rabu (1/2/2023) tidak dihadiri 6 ketua fraksi. Rapat...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Kepada anggota dewan Kabupaten Kuningan yang terhormat, dalam Undang-undang sudah diatur bahwa DPR/DPRD mempunyai 3 hak istimewa yang diarahkan kepada eksekutif...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Anggota komisi 1 DPRD Kabupaten Kuningan Deki Zaenal Mutaqin, menjadi salah satu yang masih tidak puas atas paparan TAPD saat Rapat...

Advertisement