Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Education

Milad Ke-25, Hadirkan Tere Liye Hingga Gelar Jalan Sehat

JALAKSANA (MASS) – Pondok Pesantren Husnul Khotimah Kuningan kembali merayakan hari ulang tahunnya (milad) yang jatuh setiap tanggal 2 Mei. Dalam milad yang ke-25 tahun ini, ponpes tersebut menyelenggarakan beberapa rangkaian acara yang melibatkan keikutsertaan tidak hanya dari pegawai dan santri namun juga masyarakat sekitar.

Diselenggarakan di komplek pondok pesantren Husnul Khotimah, acara milad ini terbagi atas beberapa rangkaian kegiatan. Diantaranya adalah Seminar Kepenulisan bersama Tere Liye (penulis novel) yang diselenggarakan pada Sabtu (20/4/2019), STIS Expo pada hari Sabtu (27/4/2019), jalan sehat pada hari Minggu (28/4/2019), dan acara puncak Tabligh Akbar bersama Syaikh Mohammad Jaber pada Kamis (2/5/2019) mendatang.

Jalan Sehat pada khususnya berlokasi di lapangan Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Husnul Khotimah Kuningan, acara berlangsung dengan cukup meriah. Mengambil rute melalui jalan desa Peusing hingga Manislor dan dilaksanakan pada pukul 7 pagi, jalan santai nampak diikuti oleh peserta dari berbagai usia mulai dari dewasa hingga anak-anak.

Dengan hadirnya seluruh pegawai Husnul Khotimah beserta masyarakat sekitar menjadi semacam perayaan besar bagi YHK. Acara dimulai dengan sambutan-sambutan oleh Sanwani, SH. sebagai Ketua Panitia, ketua 1 Yayasan Husnul Khotimah Kuningan H. Maman Kurman, SH., dan penyerahan penghargaan kepada pewakaf Husnul Khotimah serta penyerahan wakaf tanah dari H. Nonot kepada Yayasan Husnul Khotimah Kuningan.

“Ini sebagai rasa syukur dan terima kasih atas bantuan dari Husnul Khotimah yang telah mendidik anak-anak kami,” ungkap H. Nonot yang memang telah menyekolahkan 3 anaknya di pondok pesantren Husnul Khotimah.

Penyerahan wakaf ini secara langsung diterima oleh KH. Achidin Noor, Lc. sebagai Ketua Dewan Pengawas Yayasan Husnul Khotimah Kuningan. Di atas panggung ia mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada H. Nonot karena telah memberikan kepercayaan kepada pondok pesantren Husnul Khotimah.

“Ini merupakan amal baik yang luar biasa karena merupakan shodaqoh jariyah, wakaf, dan insya Allah kami akan kelola dengan baik,” ujarnya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Selepas itu, acara berlanjut kepada pembagian hadiah. Pada acara jalan sehat ini YHK memberikan kesempatan kepada masyarakat sekitar untuk mendapatkan hadiah-hadiah menarik seperti sepeda, kulkas, ponsel, dan lainnya hingga total 200 hadiah. Melalui kupon yang sudah diberikan secara gratis beberapa hari sebelumnya, para peserta tumpah ruah memenuhi lokasi utama.

Melalui tagline 25 tahun membangun generasi rabbani, Husnul Khotimah memang menjadi pondok pesantren yang berkembang sangat pesat. Sanwani, SH., sebagai ketua pelaksana Milad Pondok Pesantren Husnul Khotimah ke-25 tahun ini menyatakan tagline ini tidak pernah berubah sejak pertama kali Husnul Khotimah didirikan.

“Sejak awal memang Husnul Khotimah mendedikasikan diri sebagai lembaga yang membentuk santri-santri yang berjiwa robbani dan berpikiran robbani. Artinya mereka selalu menjadikan Allah sebagai tujuan hidupnya,” tuturnya.

Dengan mengambil tema “Kokohkan Ukhuwah Menuju Peradaban Gemilang”, Sanwani menjelaskan Husnul Khotimah memang mengutamakan ukhuwah yang kokoh antara setiap unsur didalamnya khususnya antar pegawai Husnul Khotimah Kuningan.

“Kokohkan ukhuwah itu kita pertama ke internal bahwa kita mengokohkan diantara sesama pengelola Husnul Khotimah ini. Dengan kokohnya ukhuwah diantara pegawai kemudian diantara pegawai dengan yayasan maka ini akan menjadi modal kita untuk membangun husnul khotimah kedepannya,” paparnya.

Selain itu, ia melanjutkan masyarakat juga menjadi bagian tak terpisahkan yang turut menjadikan pondok pesantren Husnul Khotimah menjadi pondok pesantren yang kokoh dan dipercaya oleh stake holder.

“Yang keluar kita juga mengokohkan ukhuwah dengan masyarakat. Sehingga harapannya kita juga diterima di masyarakat kemudian masyarakat juga mendukung keberadaan Husnul Khotimah ini. Husnul Khotimah ini bagian dari masyarakat. Husnul Khotimah ini bagian tidak terpisahkan dengan masyarakat,” pungkasnya. (deden/rl)

Advertisement. Scroll to continue reading.
Advertisement
Advertisement
Advertisement

You May Also Like

Education

KUNINGAN (MASS) – Satu kalimat yang dilontarkan oleh Presiden Soekarno yang akan terus menerus diingat oleh kita, “Berikan aku 10 Pemuda maka aku akan...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Pihak Ponpes Husnul Khotimah saat ini masih sibuk melakukan penanganan pandemi yang menimpa santrinya. Data terbaru, sebanyak 135 orang dinyatakan sembuh...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Kalimat meminta Nuzul Rachdy turun dari jabatannya sebagai ketua DPRD Kabupaten Kuningan, menggema di depan gedung dewan. Kalimat itu, diserukan salah...

Education

KUNINGAN (MASS) – HMI Cabang Kuningan menyayangkan pernyataan ketua DPRD Kabupaten Kuningan soal diksi limbah. HMI melalui Kabid Pemberdayaan Ummatnya, Fery Rizkiana Tri Putra...

Advertisement