Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Politics

“Kami Tidak Mengarahkan ke Paslon Tertentu”

KUNINGAN (MASS) – Soal penyebaran 45.778 lembar kalender bergambar Jokowi, Korkab PKH (Program Keluarga Harapan) Kuningan, Endi Suhendi menegaskan, pihaknya tidak mengarahkan peserta PKH untuk memilih paslon tertentu. Bahkan kepada para pendamping PKH di desa, ia mewanti-wanti agar sekadar membagikan tanpa mengarahkan pilihan masyarakat.

“Ini program internal berupa media cetak sosialisasi program PKH yang dikemas dalam bentuk kalender. Ada gambar korkab se Indonesia, kemudian ada skema bantuan, jadwal penyaluran dan lainnya. Disamping sosialisasi, ditambahin kalender biar ada manfaat yang lain,” jelas Endi bersama Neli Marlina yang juga korkab PKH Kuningan, usai klarifikasi ke Bawaslu Kuningan, Selasa (2/4/2019).

Kalender tersebut, kata Endi, diterimanya pada 21 Maret kemarin dari Kemsos RI. Tenggat waktu penyebaran ke KPM (Keluarga Penerima Manfaat) hanya beberapa hari, sampai 25 Maret. Namun dirinya mengakui penyebarannya baru 91% lantaran masih berjalan.

“Kalau dari kabupaten sudah 91%. Gak tahu di bawahnya, yang penting sudah keluar dari kabupaten ke masing-masing desa. Mungkin ada pendamping yang mau membagikan dan ada yang tidak. Kami tidak memaksakan,” ungkap dia.

Menurut Endi, penyebaran kalender tersebut merupakan kebijakan pusat yang disertai surat resmi. Pihaknya hanya sekadar menjalankan tugas. Itupun hanya sekadar membagian tanpa mengarahkan atau menggiring kepada salah satu paslon presiden-wapres. Adapun banyaknya gambar Jokowi, itu dalam kapasitas sebagai presiden, bukan paslon.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Kami secara structural kelembagaan tidak boleh mengarahkan KPM kemanapun, baik paslon 01 ataupun 02. Kita hanya membagikan media sosialisasi PKH. Kalaupun ada temuan di lapangan yang terindikasi mengarahkan, itu oknum personal yang diluar control kita. Saya tidak bertanggungjawab dan tak akan ditolerir,” tegasnya.

Endi mempersilakan penilaian apapun apabila dari pihak seberang menganggap pembagian kalender tersebut sebuah kampanye. “Mangga saja penyikapannya kalau di bawah ditemukan ada yang mengarahkan. Kalau dari pihak seberang menganggap itu kampanye, buktikan saja silakan,” kata Endi.

Saat ditanya kenapa kalender 2019 baru dibagikan akhir Maret, ia beralasan itu kebijakan pusat. “Saya juga tidak tahu kenapa bisa telat. Mungkin karena mencetaknya 10 juta lembar se Indonesia. Kalau kami di Kuningan menerimanya paling akhir se Jabar sehingga penyebaran baru 91%. Mungkin kabupaten lain yang lebih awal sudah 100%,” pungkasnya. (deden)

Advertisement
Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

You May Also Like

Politics

JALAKSANA (MASS) – Pemandangan menarik terlihat di Desa Manis Kidul Kecamatan Jalaksana, persisnya di sebuah kolam tengah sawah. Sejumlah warga menangkap ikan pakai tangan...

Government

KUNINGAN (MASS) – Forum Kyai dan Akademisi Kabupaten Kuningan Peduli Bangsa, berencan menyurati Presiden serta oejabat terkait lainnya pasca membaca Petisi Linggarjati, Selasa (6/2/2024)...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Akhir-akhir ini kita menyaksikan permainan kekuasaan sangat kentara terus mencoba merekayasa arah politik elektoral agar hasil Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun 2024...

Video

KUNINGAN (MASS) – Pink youtube di bawah ini merupakan link podcast membahas korelasi antara Gibran Rakabuming Raka, Joko Widodo dan Megawati Soekarno Putri. Terjadi...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Dideklarasikannya Gibran Rakabuming Raka, putra sulung Presiden Joko Widodo sebagai cawapres dari Koalisi Indonesia Maju (KIM) mendampingi Prabowo Subianto, membuat PDIP...

Politics

KUNINGAN (MASS) – Ketua DPC PDIP Kabupaten Kuningan H Acep Purnama SH MH, mengaku bersyukur Ketua Umumnya Megawati Soekarno Putri memilih Mahfud MD sebagai...

Politics

JAKARTA (MASS) – Tidak kurang 5000 kader banteng se Indonesia bekumpul di JIE Kemayoran Jakarta untuk membulatkan tekad memenangkan PDIP dalam pemilu 2024 secara...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Salah satu tokoh nasional, Said Didu, datang menghadiri pengukuhan relawan DPD Anies Kabupaten Kuningan yang digelar di OSG Linggarjati, Sabtu (26/8/2023)...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Akhir-akhir ini muncul polemik seputar data jalan nasional. Polemik tersebut muncul karena kritik Anies Baswedan yang mengatakan bahwa Pembangunan jalan Nasional...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo memastikan bahwa harga BBM bersubsidi mengalami kenaikkan. Pemerintah memutuskan untuk mengalihkan anggaran subsidi BBM agar digunakan...

Netizen Mass

Bismillah. Surat terbukaNomor : Istimewa Tidak ada lampiran Sipat : Tidak biasaMaksud : Sampaikan butir pemikiran Tujuan : MengingatkanNKRI dalam Bahaya.Advertisement. Scroll to continue...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Rencana pemindahan ibu kota negara akan mulai direalisasikan dalam waktu dekat. Di tengah pandemi yang belum tuntas, perekonomian yang belum pulih,...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Mewakili DPC PDIP Kuningan sekaligus pemilik jabatan ketua Fraksi PDIP DPRD Kuningan, Dede Sembada memaparkan sikap politik institusi partainya. Mulai dari...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Saat keributan antara Nuzul Rachdy dan Atang, Wakil Ketua DPRD Kuningan, H Dede Ismail ada di lokasi. Bahkan ada juga Ketua...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Insiden menghebohkan terjadi di gedung DPRD Kuningan, Jumat (3/9/2021). Nuzul Rachdy selaku ketua dewan terlibat keributan dengan warga Cipari Cigugur, Atang....

Anything

KUNINGAN (MASS) –  Pengakuan dari Korwil Jabar PKH terkait ada jasa bayar yang dilakukan beberapa agen dalam setiap transaksi PKH menjadi perhatian semua pihak....

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Kritik pada hakikatnya merupakan tanggapan atau pembongkaran terhadap realitas dengan mempertimbangkan baik dan buruknya serta ia mampu untuk menemukan solusi atas...

Economics

KUNINGAN (MASS) – Ribuan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari Program Keluarga Harapan (PKH) se-Kabupaten Kuningan berkumpul di GOR Ewangga dalam rangka Gebyar PKH bertajuk...

Politics

CIBEUREUM (MASS) – Gejolak yang timbul di Desa Kawungsari Kecamatan Cibeureum akibat Mega Proyek Bendungan Kuningan ternyata tidak berbanding lurus dengan hasil Pilpres yang...

Headline

CIBEUREUM (MASS) – Masyarakat Desa Kawungsari dan Randusari Kecamatan Cibeureum serta Desa Tanjungkerta Kecamatan Karangkancana masih bergejolak. Pasalnya, lahan milik mereka yang terkena dampak...

Politics

KUNINGAN (MASS) – Atas putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang ‘Menolak BPN Prabowo-Sandi selaku pemohon’ disinyalir menuai kekecewaan dari para pendukungnya di Kabupaten Kuningan. Dalam...

Politics

KUNINGAN (MASS) – Hasil Pleno KPU Kuningan yang berakhir Selasa (30/4/2019) subuh, selisih suara antara Paslon 01 dan 02 hampir 20%. Jokowi-Ma’ruf di Kuningan...

Education

KUNINGAN (MASS) – Perhelatan Pilpres tahun 2019 benar-benar ‘seru’ karena kedua pihak saling klaim kemenangan. Bukan hanya itu Pilpres kali ini pun akan dikenang...

Politics

KUNINGAN (MASS) – Sebagai bagian dari Koalisi 01 Jokowi-Ma’ruf di Kuningan, Tokoh Muda Kuningan, Ade Aspandi memandang perlu adanya evaluasi terhadap sepak terjang koalisi...

Politics

KUNINGAN (MASS) – Berdasarkan data Tim Tabulasi PKS Kabupaten Kuningan hasil hitung cepat (Quick Count) Pilpres 2019 di Kabupaten Kuningan, Pasangan Prabowo-Sandi meraih kemenangan...

Politics

KADUGEDE (MASS) – Sebagai ketua partai, Rana Suparman SSos memiliki tantangan cukup berat di wilayah tempat tinggalnya dalam memenangkan Paslon 01 Jokowi-Ma’ruf. Di tanah...

Politics

KADUGEDE (MASS) – Ketokohan H Deni Erlanda SE MSi di Desa Tinggar Kecamatan Kadugede, rupanya masih diperhitungkan. Terbukti, di TPS tempat ia mencoblos unggul...

Politics

SINDANGAGUNG (MASS) – Penghitungan suara di TPS untuk capres sudah selesai. Satu contoh di TPS 01 Desa Kertaungaran Kecamatan Sindangagung, pukul 14.15 WIB berhasil...

Advertisement