Kok Pedagang Pasar Banyak yang Resah?

KUNINGAN (Mass)- Para pedagang di Pasar Kepuh Kuningan Rabu pagi (25/1/2017) dibuat resah. Pasalnya, ada seorang pemuda yang mengaku anak dokter kemudian melakukan penipuan kepada pedagang.

Untungnya yang menjadi korban penipuan baru dua orang. Korban sendiri segera  melaporkan kejadian ini kepada sesama pedagang, sehingga informasi ini cepat menyebar.

Dari informasi yang  dihimpun pemuda itu menggunakan modus membeli sayuran. Ketika pedagang mengumpulkan  pesanannya, pemuda itu curhat bahwa sudah membeli daging namun uangnya ada didalam mobil.

Sedangkan mobilnya sudah pergi sehingga tidak membawa uang sepeser pun. Lalu ia memohon dipinjamkan uang. Untuk menyakinkan korbannya pemuda itu berbisak akan membelikan perlengkapan salat.

“Pemuda berbadan cukup tinggi itu meminta tolong dipinjamkan uang Rp650 ribu. Pemuda itu mengaku malu karena si ibu penjual daging marah-marah. Karena saya kasihan maka memberikan uang tersebut. Ia berjanji akan datang lagi, eh ibu tungguin tidak datang-datang,” ucap Icih Tarsih bercerita kepada Kuninganmass.com.

Mengetahui kena tipu Icih bercerita kepada pedagang yang lain ternyata pemuda itu juga melakukan penipuan. Sebelumnya pedagang lainnya pun kena tipu namun uangnya hanya Rp100 ribu.

“Kalau ibu ingin uang itu kembali karena uang modal dan pelaku segera ditangkap. Uang sebesar itu merupakan hasil penjual dari malam hingga pagi,” ucap ibu paruh baya itu.

Sementara itu, keberuntungan menaungi Hj Ooh pedagang beras. Ia juga didatangi pemuda itu. Namun, karena curiga ia tidak memberikan bantuan.

“Kepada ibu juga pemuda itu mengaku anak dokter Yuda dan ibunya dokter kandungan. Ia mengaku tinggal di depan Rumah Sakit Wijaya,” sebutnya.

Kalau melihat penampilannya kata Ooh, pemuda tersebut rapih dan sopan. Mengetahui pemuda itu penipu maka segera melaporkan kepada petugas pasar.

Tidak lama kemudian petugas pasar pun melakukan pengumuman melalui pengeras suara. Diduga pelaku penipuan itu langsung kabur setelah aksinya diketahui oleh pedagang. (agus)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com