Cerita Sedih Usai Karnaval Budaya

KUNINGAN (MASS)- Pergelaran Karnaval Budaya dengan tema Kuningan Rampes menyedot ribuan penonton. Mereka terhibur dengan berbagai aksi yang ditampilkan oleh 250 perserta mulai dari jam 08.00 WIB hingga jam 16.30 WIB.

Dibalik kebahagian warga ternyata banyak cerita sedih yang harus dialami warga. Bukan hanya harus menahan haus, lapar  dan terjepit karena penonton membludak. Tapi, juga banyak penonton yang menjadi korban akis copet. Bukan hanya uang tunai tapi juga  ponsel.

“Saya kehilang uang dan dompet. Meski uang hanya Rp200 ribu tapi di dalamnya banyak hal yang penting. Tega sekali itu copet. Saya tidak sadar ketika berdiri di depan Omega Siliwangi,” ujar Asep kepada kuningamass.com bercerita, Kamis (6/9/2018).

Cerita sedih juga dialami oleh kakak Nining Maningsih. Uang belanja untuk kebutuhan warung sebesar Rp3 juta raib setelah tas yang dibawa dirogoh pencopet. Kejadian ini membuata kakaknya sedih sangat luar biasa karena uang itu uang modal.

“Bagi kami uang itu sangat besar dan berharga. Tadi kakak saya tidak sadar tasnya terbuka dan terlihat oleh copet. Kejadian di depan apotek,” tandasnya Nining.

Sementara itu, cerita-cerita sedih usai nonton karnaval terbilang banyak. Namun, tidak semua penonton mau diberitakan. Bagi mereka apa yang terjadi musibah dan harus berlaku lebih hati-hati. Dan yakin si pencopet itu akan terkena adab.

“Seharusnya ada petugas di tiap titik agar ketika  ada yang mencurigan bisa ditangkap. Pada saat pembukaan pameran pun copet berhasil ketika petugas berkerja,” ujar Erni salah seorang penonton. (agus)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com