Ultah ke 7, RSUD Linggajati Santuni Anak Yatim

KUNINGAN (MASS)- Bagian dari peringatan HUT ke 7 RSUD Linggajati, Jumat  (26/4/2019) pagi digelar santunan kepada anak yatim. Total ada 19 anak yang diberikan santunan oleh  RSUD yang berdiri pada tahun 2012 itu.

Menurut Direktur RSUD Linggajati Zainal Aripin  yang didampingi Kabid Pelayanan Ero Juhara , ke 19 anak yang mendapatkan santunan itu merupakan warga sekitar RSUD yang tersebar di empat desa. Santunan kepada anak yatim merupakan salah satu bagian dari peringatan HUT yang bekerjasama dengan Rujik (Rumah Sakit Linggarjati Comunity).

“Semoga apa yang kami berikan bermanfaat kepada mereka  dan ini juga bagian dari kewajiban RSUD kepada anak yatim. Dengan adanya santunan mereka merasa ada yang memperhatikan,” ujanya.

Acara puncak sendiri lanjut dia, akan digelar pada Sabtu pagi dengan kegiatan senam Germas dan Zumba. HUT ke 7 tentu akan bertabur door prize sehingga warga wajib hadir.

Mantan Wadir RSUD 45 ini menjelasan, kegiatan  yang dihelat memperingati HUT adalah   operasi bibir sumbing gratis. Kegiatan ini  kekerjasama dengan Yayasan Bibir Sumbing Bandung (Cp Dr. Toni-RSUD Lingzajati).

Selain itu,  akan digelar khitanan masal gratis sasarannya adalah  sekitar 50 orang. Lalu, kegiatan Seminar Bagi Tenaga Kesehatan dan Masyarakat,  dan Lomba Lomba Tradisional.

Pihak rumah juga lanjut dia, merencanakan pembuatan Perda Retribusi Pelayanan Kesehatan, Rencana Pemindahan Ruang Pelayanan Rawat Jalan Ke Gedung Baru, Rencana Pengadaan Pelayanan Poli Executive Di RS Linggajati.

Bukan hanya itu , pihaknya pun merencanakan beberapa hal yang mendorong program-program unggulan diantaranya mendorong pelayanan kesehatan untuk ibu dan anak ditambah dengan program Rumah Sakit Sayang lbu dan Anak. Lalu, pelayanan pada manula, dimana  RS  telah membuka pelayanan klinik geriatri.

Sementara itu, untuk point 3 adalah program ambulan gratis bagi masyarakat kurang mampu dengan menyesuaikan kemampuan dan anggaran yang tersedia,  dimana ambulan gratis ini akan mengantar pasien -pasien yang tidak mampu (misalnya pasien Jamkesda dan BPJS) akan diantar pulang setelah selesai perawatan di RSUD Linggajati.(agus)

 

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com