Izin Angkutan Kadaluarsa, 7 Bus Dilarang Angkut Penumpang

KUNINGAN (MASS) – Satlantas Polres Kuningan Kamis pagi sekitar jam 07.00 WIB melakukan rump chek dan tes urine bagi pengemudi bus AKAP dan AKDP. Kegiatan ini bagian dari kesiapan Operasi Lilin Lodaya 2019, Pengamanan Perayaan Natal 2019 serta Tahun Baru 2020.

Menurut Kapolres Kuningan AKBP Iman Hidayat melalui Kasat Lantas AKP Sofyan Efendi, total ada 17 pengemudi yang dites urine di Terminal Type A Kertawangunan Kuningan. Dari kegiatan tes hasil dengan BNN dan Dishub itu semua pengemudi negatif dari narkoba.

Sementara untuk  pengecekan fisik terhadap kendaraan angkutan umum AKAP dan AKDP meliputi pengecekan fisik kendaraan, pengecekan mesin kendaraan, pengecekan surat-surat kendaraan. Adapun hasilnya adalah 7 izin angkutan tidak berlaku.

“Kendaraan yang tidak laik jalan kami larang berangkat. Hal ini untuk  menjaga keselamatan para penumpang saat di jalan,” jelasnya.

Dengan terbukti tujuh bus yang izin angkutan sudah kadaluarsa semakin membuktikan bahwa perusahaan bus sudah tidak memperhatikan hal itu karena memang usaha tengah lesu.  Pernyataan tempo hari Kadishub Kuningan Deni Hamdani bahwa hanya ada 30 persen bus di Kuningan yang laik jalan.

baca berita sebelumnya: https://kuninganmass.com/government/bus-laik-jalan-hanya-30-persen/

Tentu kondisi ini membuat penumpang bus akan berpikir seribu kali untuk naik bus. Padahal, awalnya bus yang dikenal murah ongkosnya itu merupakan transporatsi yang diminati warga. (agus)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com