Hebat, Pengusaha Ini Salurkan Zakat Rp500 Juta  

KUNINGAN (MASS)- Apa yang dilakukan oleh H Dudung yang merupakan owner PT AS Putra PS patut dicontoh oleh para pengusaha. Sebab, ia menyalurkan zakat maal melalui lembaga resmi Baznas Kuningan.

Total dana yang disalurkan adalah Rp500 juta. Dana tersebur diberikan kapada Baznas Kuningan Kamis (7/6/2018) jam 09.00 WIB di Kelurahan Awirarangan Kecamatan Kuningan.

Pada penyerahan dana kepada Ketua Bazasnas Kuningan H Uba Sobari AK itu disaksikan oleh tokoh, kiayi, dan masyarakat setempat.  Meski total Rp500 juta namun Rp35 juta disalurkan langsung Baznas dan sisanya ke lingkungan sekitar.

Menurut H Dudung sisanya sebesar Rp265 juta diberikan kepada 2.500 mustahik yang berada dilingkungan sekitar. Ia berharap zakat ini bermanfaat bagi yang berhak.

“Saya menyalurkan zakat karena memang ada bagiannya dari apa yang saya peroleh. Semoga bermanfaat dan tahun depan akan banyak lagi yang mendapatkan,” jelas H Dudung.

Sementara, Ketua Baznas Kuningan H Uba Sobari mengatakan, apa yang dilakukan oleh owner PT AS Putra patut contoh pengusaha lain. Selama ini mereka menyalurkan sendiri, padahal ada lembaga Baznas.

“Bukan tidak syah langsung tapi alangkah lebih baik ke Baznas agar penyaluran tepat sasaran karena kami punya data. Kalau pun tidak semua ke Baznas atauh sebagainnya ke seperti H Dudung,” ucap H Uba.

Mengenai potensi zakat di Kuningan, Uba menyebutkan sangat besar. Dalam setahun di Kabupaten Kuningan mencapai Rp12 miliar. Namun, sayangnya dari potensi yang besar itu baru terhimpun Rp3 miliar/ tahun.

Selama ini Baznas Kuningan sudah berkerja semaksimal mungkin. Namun, kendalanya adalah kesadaran dalam membayar zakat masih minim.

“Seharusnya melihat potensi sebulan Rp1 miliar maka setahun Rp12 miliar. Namun kenyataannya hanya Rp3 miliar, tapi meski begitu kita terus berupaya agar semua potensi bisa terhimpun,” ucap Mnatan Ketua Gapensi ini.

Zakat yang terhimpun itu berasal dari instansi yang ada di Kuningan baik di daerah maupun vertikal. Total ada 53 instansi yang didata dan mereka semua berpotensi mengumpulkan zakat.

Untuk instansi swasta memang sedikit kesulitan, begitu juga para pengusaha. Pihak Baznas sudah beberapa kali mengirimkan surat untuk mengingatkan bahwa penyaluran zakat ke lembaga resmi agar penyalurannya teratur dan tepat sasaran.(agus)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com