Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Government

Dosen Hukum : Lakukan Penganiayaan, ASN Bisa Dipecat, Tapi..

KUNINGAN (MASS) – Erga Yuhandra, Dosen Fakultas Hukum Universitas Kuningan (Uniku) menyebut ASN yang melakukan pidana, termasuk penganiayaan, bisa saja dilepas ke-ASNannya dengan beberapa ketentuan.

Hal itu diutarakannya saat ditanyai ihwal pengeroyokan salahsatu ASN Disporapar yang dilakukan oleh beberapa orang dimana salahsatu pelakunya diduga ASN.

“Memang, dalam Undang-undang ASN bisa dilihat, seorang ASN akan dicopot ASNnya, jika dituntut pidana dengan ancaman penjara 5 tahun atau lebih,” ujarnya pada kuninganmass.com saat ditemui di kediamannya Rabu (2/10/2019) sore.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Menurutnya, pasal-pasal penganiayaan menurut KUHP pasal 315 ayat 1, bisa menyebabkan pelaku dituntut 2,8 tahun penjara, tapi di ayat selanjutnya (ayat 2), penganiayaan bisa diancam selama-lamanya 5 tahun penjara.

“Hal itu tergantung dari luka korban, dianggap parah atau tidak, menyebabkan kecacatan atau tidak,” lanjutnya.

Dosen Asal Bandung itu menjelaskan, setiap ada manusia, pasti ada hukum, meski tetap yang utama adalah musyawarah mufakat. Hukum pidana melalui jalur peradilan hanya alternatif.

Peradilan bisa menjadi pilihan, jika salahsatu yang merasa dirugikan ‘keukeuh’, dan perundingan mengalami deadlock.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Saya tentu mendorong setiap perkara itu sebisa mungkin diselesaikan dengan musyawarah mufakat terlebih dahulu, Karena nanti dalam peradilan juga yang diutamakan adalah mediasi ,” ujarnya.

Untuk diketahui, sebelumnya terjadi pengeroyokan yang melibatkan antara ASN dalam turnament sepakbola. Dan kabar saat ini, korban sudah melapor. (eki/trainee)

Advertisement. Scroll to continue reading.
Advertisement
Advertisement
Advertisement

You May Also Like

Government

KUNINGAN (MASS) – Tenaga honorer di pemerintah pusat maupun daerah, rencananya akan mulai dihapus tahun per-Novemver 2023 mendatang. Hal itu, sesuai dengan SE yang...

Government

KUNINGAN (MASS) – Akhir pekan kemarin, Jumat (15/7/2022), sebanyak 432 pejabat fungsional di lingkungan Pemkab Kuningan, dilantik dan diambil sumpah jabatannya oleh Bupati Kuningan....

Government

KUNINGAN (MASS) – Pengadilan Negri Kuningan, melalui Humasnya Hakim Hans Prayogatama SH menyebut hingga saat ini, pihaknya belum menerima berkas kasus perihal mantan ASN...

Government

KUNINGAN (MASS) – Pada Rabu (8/6/2022) ini, sebanyak 618 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) resmi menerima Petikan Keputusan Bupati, dilantik dan disumpah jabatan...

Advertisement