Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Incident

Bikin Geger Siswa, Kera Liar “Mampir” Ke 2 Sekolah Ini

KUNINGAN (MASS) – Pada Rabu (18/1/2023) kemarin, siswa di 2 sekolah ini digegerkan dengan “mampir” nya kera ke sekolah mereka. Pertama di SMAN 1 Kuningan, lalu terlihat juga di TK Al Ghifari.

Kepala Sekolah SMA N 1 Kuningan (Smansa) Dr Edy Ryadi membenarkan hal tersebut. Dirinya juga membenarkan hal itu sempat membuat panik dan ketakutan siswanya.

Aya hiji anu lebet ka lingkungan sakola. (Iya ada satu yang masuk lingkungan sekolah). (Bikin geger dong pak?) Muhun sarieuneun atuh, manawi duka timana asalna, margi digebahkeun teh luluncatan di genteng warga (Iya ketakutan, tidak tahu darimana aaal keranya, pas diusir langsung loncat ke genting warga),” jawabnya kala dikonfirmasi.

Di Smansa, kera yang dilaporkan hanya satu ekor. Belum diketahui asal kera tersebut. Beruntung, tidak ada yang luka akibat kera tersebut. Kera itu hanya loncat di sekitar lapang basket saja dan tidak masuk kelas.

Sementara, adanya kera juga terlihat di area TK Al Ghifari. Hal itu, dilaporkan Kepala TK Chotimah S Pd pada UPT Damkar Satpol PP Kuningan.

Dikatakan, ada sekitar 3-6 kera ekor panjang yang datang dan berjalan di atas bangunan sekolah. Dan itu terjadi cukup sering di pagi hari. Bukan hanya pihak sekolah, kera juga datang ke pemukiman warga.

“Terakhir dilihat di area bermain dan memakan buah nangka yang disimpan di dapur. Saat coba diusir malah seakan-akan hendak menyerang,” kata Chotimah membeberkan alasanya melakukan laporan.

Menanggapi hal itu, Kepala Damkar M Khadafi Mufti M Si menurunkan anggotanya untuk melakukan pengusiran dan mitigasi kera ekor panjang (Macaca Fascicularis) tersebut.

Diperkirakan, kera berasal dari area perkebunan dan sungai sebelah utara Pasapen. Di sekitar area sekolah, terdapat banyak pohon (termasuk nangka) yang nampaknya menarik perhatian kawanan kera.

“Saat dilakukan maping/mitigasi, kera tersebut langsung berlarian dan kemungkinan kembali ke area perkebunan/sungai,” ujar Khadafi.

Untuk diketahui, sekolah-sekolah tersebut sebenarnya terletak di area perkotaan. Smansa misalnya, terletak di jalur protokol/Jalan Siliwangi. Sementara TK Al Ghifari ada di Jl Otista Pasapen. (eki)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement
Advertisement

You May Also Like

Incident

KUNINGAN (MASS) – Kehadiran Kera liar jenis ekor panjang (Macaca Fascicularis) di pemukiman jadi hal yang meresahkan warga Desa Sumbakeling Kecamatan Pancalang belakangan ini....

Education

KUNINGAN (MASS) – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kuningan menyelenggarakan pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA) di TK Alam Terpadu Al Ghifari pada...

Anything

KUNINGAN (MASS) – Pada hari ini, Kamis (25/8/2022) siang, UPT Damkar Satpol PP Kuningan baru saja menerima dua kera ekor panjang (Macaca Pascicularis) dari...

Incident

CIAWIGEBANG (MASS) – Hewan kera liar jenis ekor panjang (Macaca Fascicularis) dilaporkan menganggu dan meresahkan, serta menyerang masyarakat Desa/Kecamatan Ciawigebang, tepatnya di Dusun Pahing....

Advertisement