Dua Dosen STKIP Muhammadiyah ke Luar Negeri

KUNINGAN (MASS) – Dua dosen STKIP Muhammadiyah Kuningan dalam dua hari kemarin berada di Malaysia. Dengan tujuan meningkatkan kualitas publikasi ilmiah, mereka menjadi pemakalah pada kegiatan Seminar on Ethnomatematics and Mathematics Education (SEME 18) di Kampus Universiti Putra Malaysia (UPM), Selangor, Malaysia. Dua dosen tersebut yaitu Ricki Yuliardi MPd dan Ahmad Fajri Lutfi Mkom. Keduanya … Baca Selengkapnya

Nanti Akan ada Kontes Mobil dan Motor Skala Nasional

KUNINGAN (MASS) – Minat masyarakat terhadap dunia otomotif ditangkap oleh sekumpulan anak muda Kuningan. Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kuningan 2018, mereka akan mengadakan acara otomotif bertajuk ‘Kuningan Auto Contest 2018’. “Rencananya akan kami gelar pas hari lahir Kuningan 1 September,” sebut salah seorang panitia, Gilang Prasatrio kepada kuninganmass.com Minggu (8/7/2018). Pihaknya sengaja memilih waktu … Baca Selengkapnya

Bursa Sekda, Setelah Kriuk Muncul Bakwan

KUNINGAN (MASS) – Menyikapi bursa sekda, beberapa komponen masyarakat turut menyikapinya dengan gembira. Salah satunya adalah kelompok relawan yang dibentuk oleh Rudi Idham Malik. Menurutnya, posisi sekda merupakan posisi kunci yang mengawal birokrasi agar tetap dalam koridornya. Untuk itu dibutuhkan figur yang bisa diterima baik oleh internal birokrasi maupun eksternal yang memiliki kepedulian yang sama … Baca Selengkapnya

Peluang Caleg Perempuan Terbuka Lebar

KUNINGAN (MASS) – Bagi kaum ibu atau aktivis perempuan, peluang bagi mereka untuk menjadi wakil rakyat terbuka lebar. Sebab dalam ketentuan kuota bagi para calon legislatif tiap parpol minimal harus 30 persen. Ketika kuotanya 30 persen, maka dari total 50 caleg, 15 orangnya adalah caleg perempuan. Jika 16 parpol mengajukan 50 caleg, kebutuhan caleg perempuan … Baca Selengkapnya

Caleg Bisa Mencapai 800 Orang

KUNINGAN (MASS) – Karena parpol peserta pemilu 2019 sebanyak 16 partai, jumlah bakal calon legislatif untuk DPRD Kuningan cukup banyak. Sebab tiap parpol dapat mengajukan bacaleg sebanyak 50 orang. Jika dikalikan 16 maka menjadi 800 orang. “Setiap parpol dapat mengajukan bakal calon anggota DPR, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota, dengan ketentuan, diajukan oleh Pimpinan Partai … Baca Selengkapnya

Kandidat Kuat Sekda, Baday vs Kriuk

KUNINGAN (MASS) – Setelah mencuat Baday (Balad Dian Yanuar), mulai muncul rencana tandingan sebagai rival. Relawan yang siap memberikan dukungan tersebut bernama Kriuk (Komunitas Ridwan Untuk Kuningan). Komunitas itu merupakan relawan yang ingin mendorong HM Ridwan Setiawan MSi (kepala DPrPP) menjadi sekda. Alasan kuatnya, disamping birokrat paling senior, juga memiliki kedekatan khusus dengan Bupati H … Baca Selengkapnya

Kader Gerindra Kemalingan Motor

KUNINGAN (MASS) – Salah seorang kader Partai Gerindra Kuningan, Indah Permatasari dilanda musibah. Sepeda motor maticnya kemalingan kala diparkir di depan kantor partainya, Jalan Ciharendong, Kamis (5/7/2018). Dari keterangan yang diperoleh kuninganmass.com, insiden ini terjadi sekitar pukul 18.00 WIB. Sebagai staf di kantor DPC Partai Gerindra, Indah selalu standbye di tempat. Sementara motornya jenis Honda … Baca Selengkapnya

Suara Tidak Sah Capai 30.999

KUNINGAN (MASS) – Pilkada 2018 patut menjadi bahan evaluasi seluruh stakeholder politik di Kabupaten Kuningan. Pasalnya, surat suara tidak sah cukup fantastis hingga mencapai 30.999 lembar. Dari hasil pleno KPU Kuningan, jumlah pemilih di pilkada tahun ini sebanyak 844.132 orang. Dari jumlah sebanyak itu, pengguna hak pilih sebesar 602.711 orang. Suara sah mencapai 571.712, sedangkan … Baca Selengkapnya

KSB dan Rumah Sakit Berpedoman pada RDTR

KUNINGAN (MASS) – Bukan hanya pabrik pulpen di Jalan Baru Sampora-Cilimus, Kuningan Super Block (KSB) di Jalan Siliwangi dan Rumah Sakit di Jalan Windusengkahan berpatokan pada RDTR (Rencana Detil Tata Ruang). “Tapi karena Raperda RDTRnya belum jadi, kemungkinan dasar perijinannya mengacu pada Perda RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah),” terang Wakil Ketua Pansus Raperda RDTR, H … Baca Selengkapnya

Mempertentangkan Figur Sekda Senior-Junior Kurang Bijak

KUNINGAN (MASS) – Bursa Sekda (Sekreataris Daerah) definitif mulai memanas. Setelah muncul pendapat dari birokrat senior hingga disambut rencana deklarasi Baday (Balad Dian Yanuar), kini seorang pengamat berpendapat lain. “Mempertentangkan figur senior-junior berdasarkan pada usia  dinilai kurang bijak,” ujar Soejarwo, pengamat sekaligus ketua F-Tekkad (Forum Telaah Kebijakan dan Kinerja Daerah), kepada kuninganmass.com Kamis (5/7/2018). Memang … Baca Selengkapnya