Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Netizen Mass

Tugas Kepala Desa Lebih Berat dari Anggota DPR/DPRD

KUNINGAN (MASS) – Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa dan Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 Tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 memberikan tugas yang luar biasa berat kepada Kepala Desa bila dibanding dengan tugas anggota DPR/DPRD. Tugas Kepala Desa memang bisa dibilang lebih berat dan kompleks dibandingkan tugas anggota DPR/DPRD, karena Kepala Desa langsung mengelola dan bertanggungjawab atas pemerintahan dan pembangunan di tingkat desa, yang meliputi berbagai aspek kehidupan masyarakat. Sedangkan anggota DPR/DPRD lebih fokus pada fungsi legislasi dan pengawasan di tingkat nasional maupun daerah.

Kepala Desa dalam UU no.6 Tahun 2014 tentang Desa ini berfungsi semacam DPR Plus ditingkat desa. Jika dibanding dengan terminologi yang lazim digunakan DPR/DPRD, Kepala Desa adalah legislator, budgetter, controller. Dalam kontek managerial, Kepala Desa adalah sebagai Leader, Planner, Organizer, Actuator atau Directur, Delegator, Coordinator, dan Reforter terkait penyelenggaraan pemerintahan desa, pelaksanaan pembangunan desa, pembinaan dan pemberdayaan masyarakat desa berdasarkan prakarsa masyarakat, pelaksana dari semua peraturan yang dibuatnya, juga melaksanakan mengurus semua tugas lain dari pemerintah pusat, provinsi dan tugas dari pemerintah Kabupaten sesuai peraturan perundang-undangan. Dan tak kalah pentingnya seorang Kepala Desa mempunyai otoritas bertindak sebagai hakim, sebagai jaksa bahkan sebagai pengacara ketika sedang menyelesaikan berbagai masalah sengketa/perselisihan ditengah-tengah masyarakat karena Kepala Desa mempunyai kewenangan membina ketentraman dan ketertiban masyarakat desa sesuai dengan amanat pasal 26 ayat (4) UU nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.

Kepala Desa sebagai regulator, sebelum membuat program dan pelaksanaan pembangunan desa, Kepala Desa bersama BPD memiliki tugas membuat Peraturan Desa ( Perdes), secara mandiri Kepala Desa membuat Peraturan Kepala Desa ( Perkades ), Kepala Desa membuat peraturan bersama Kepala Desa juga membuat Keputusan Kepala Desa. Sebagai Implementor, Kepala Desa memiliki tugas menindaklanjuti peraturan yang dibuatnya. Sebagai budgetter, Kepala Desa memiliki tugas menyusun anggaran pembangunan dan belanja desa ( APBDES ). Sebagai controller, Kepala Desa memiliki tugas melekat untuk mengawasi kinerja Perangkat Desa dan mengawasi pelaksanaan pembangunan secara menyeluruh baik sebagai program pembangunan desa secara otonom maupun yang ditugaskan oleh pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Pusat.

Sebagai Inplementor, dalam ilmu managemen, Kepala Desa memiliki tugas planner, Kepala Desa bertugas menyusun strategi perencanaan pembangunan desa, perencanaan fisik, perencanaan fungsional, perencanaan jangka pendek, jangka panjang, perencanaan jejaring, net working, terkait dengan anggaran, pendapatan desa, belanja desa dll. Sebagai Organizer, Kepala Desa harus mampu mengorganisir semua sarana dan prasarana pembangunan desa terkait dengan sumber daya manusia, terkait material, terkait keuangan, metode, waktu, dan mampu memasarkan rancangan, pelaksanaan dan produk kebijakan desa.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Sebagai actuator, motivator, director, Kepala Desa dituntut mampu sebagai penggerak, pemberi motivasi, pengarah kepada perangkat desa dan masyarakat desa. Sebagai koordinator, Kepala Desa dituntut mampu mengkoordinasikan semua tugas dan kewenangannya secara vertikal maupun secara horizontal. Secara vertikal koordinasi dengan masyarakat desa sehingga terbangun partisipasi masyarakat, dengan pemerintah daerah Kabupaten dengan pemerintah provinsi dan dengan pemerintah Pusat sehingga terbangun sinergitas pembangunan yang diprogram, dan dilaksanakan di desa. Koordinator secara horizontal, Kepala Desa mampu berkomunikasi dan berkoordinasi dengan para Kepala Desa di sekitarnya terkait dengan program dan pelaksanaan pembangunan desa sehingga pembangunan satu desa dengan lainnya terjadi sinergitas.

Sebagai delegator, representator ketika terjadi persoalan hukum dalam penyelenggaran pembangunan desa, Kepala Desa sebagai delegasi, mewakili desanya, mewakili masyarakat desanya didalam dan diluar pengadilan atau menunjuk kuasa hukum untuk mewakilinya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Sebagai controller Kepala Desa memiliki tugas yang melekat mengawasi secara internal kinerja perangkat desa dalam yang posisinya sebagai pembantu Kepala Desa. Pekerjaan yang secara melekat diawasi terkait penyelenggaraan pemerintahan desa, pelaksanaan pembangunan desa, pembinaan kemasyarakatan desa, dan pemberdayaan masyarakat desa berdasarkan prakarsa masyarakat. Serta pelaksanaan tugas lain dari pemerintah Pusat, provinsi dan tugas dari pemerintah Kabupaten sesuai peraturan perundang-undangan.

Sebagai reforter, Kepala Desa setiap tahun harus membuat laporan pertanggungjawaban penyerapan anggaran dan pelaksanaan penyelenggaran pemerintahan desa, pelaksanaan pembangunan desa, pembinaan kemasyarakatan desa, dan pemberdayaan masyarakat desa berdasarkan prakarsa masyarakat. Serta pelaksanaan tugas lain dari pemerintah pusat, provinsi dan tugas dari pemerintah Kabupaten sesuai peraturan perundang-undangan. Laporan tahunan disampaikan kepada pemerintah daerah, kepada BPD dan disampaikan kepada masyarakat.

Tugas Kepala Desa lebih berat karena melibatkan pengelolaan langsung pemerintahan dan pembangunan di tingkat desa, yang membutuhkan kemampuan manajemen yang kuat dan pemahaman mendalam tentang kebutuhan masyarakat Desa. Tugas anggota DPR juga berat, tetapi lebih bersifat representatif dan kebijakan, dengan fokus pada tingkat nasional maupun daerah.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dari semua gambaran di atas dapat kita simpulkan betapa pentingnya dan beratnya tugas seorang Kepala Desa dalam memimpin Desa.

Penulis : Anggota DPC APDESI Kabupaten Kuningan Bidang Hukum dan Perundang-undangan

UMAR SAID

 

Advertisement. Scroll to continue reading.
Advertisement
Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Trending

You May Also Like

Pemerintahan

DEPOK (MASS) – Bupati Kuningan Dr H Dian Rachmat Yanuar M Si, mengumumkan bahwa Gubernua Jawa Barat Dedi Mulyadi alias KDM, akan segera datang...

Religi

KUNINGAN (MASS) – Ikatan Remaja Masjid Jami Baitul Mukhlisin (IREMA BM) Desa Pangkalan, Kecamatan Ciawigebang menggelar Pesantren Ramadhan 1447 Hijriah yang berlangsung dari Sabtu...

Religi

KUNINGAN (MASS) – TBM Pondok Kata RZ gelar kegiatan santunan yatim dan dhuafa serta kunjungan edukatif ke Imah Teuweul gunakan odong-odong pada Minggu (1/3/2026)...

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Kawasan menuju Jalan Ir Soekarno, Kelurahan Purwawinangun, tepatnya di simpang empat Jalan Pramuka arah Tugu Bola Dunia, sempat dipadati pedagang takjil....

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Kata Alhamdulillah bukanlah sekadar kata manis yang diucapkan untuk menjawab pertanyaan orang, namun sejatinya kalimat agung yang mengungkapkan isi hati seorang...

Olahraga

KUNINGAN (MASS) – Pertandingan uji coba antara Pesik Kuningan dan Asiop Bogor pada Sabtu (27/2/2026) berakhir dengan hasil imbang 1-1. Laga tersebut berlangsung di...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Ruas jalan penghubung antara Desa Gunungkarung, Kecamatan Luragung dan Desa Geresik, Kecamatan Ciawigebang mengalami amblas akibat hujan dengan intensitas tinggi serta...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Kabar duka datang dari tokoh nasional,  salah satu putera terbaik bangsa, Jenderal TNI (Purn.) H Try...

Kesehatan

KUNINGAN (MASS) – Menanggapi suspend atau penghentian sementara operasional puluhan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di sejumlah wilayah, Korwil SPPI Kabupaten Kuningan Nisa Rahmi,...

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Suasana berburu takjil di Jalan Soekarno, Kelurahan Purwawinangun, tepatnya di simpang empat Jalan Pramuka arah Tugu Bola Dunia, tetap ramai menjelang...

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Pada Gerakan Pangan Murah (GPM) yang berlangsung di Desa Babakanreuma, Kecamatan Sindangagung, Kamis (26/2/2026) kemarin, Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Kadiskatan), Dr...

Hukum

KUNINGAN (MASS) – Selama 10 hari pertama bulan suci Ramadan, Polres Kuningan meningkatkan intensitas patroli malam untuk menekan aksi balap liar dan potensi tawuran...

Kesehatan

SURAKARTA (MASS) – Masyarakat kini dapat menyampaikan aduan terkait pelaksanaan program MBG melalui kanal Sahabat Sentra Aduan Gizi Indonesia (SAGI) 127. Layanan ini disediakan...

Headline

JAKARTA (MASS) – Temuan roti berjamur, buah busuk dan berbelatung, lauk basi, telur mentah atau busuk, hingga menu yang dinilai tidak sesuai standar kualitas...

Religi

KUNINGAN (MASS) – Untuk menjalankan misi dakwah dan pengabdian masyarakat dalam program tahunan, Pondok Pesantren Lirboyo Kota Kediri Provinsi Jawa Timur, menggelar program bartajuk...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Suasana di depan Mapolres Kuningan pada Sabtu (28/2/2026) sore nampak berbeda menjelang waktu berbuka puasa. Sejumlah pengendara motor yang melintas tiba-tiba...

Insiden

KUNINGAN (MASS) – Sungguh tak beruntung Frisca Meilan Dwi Lestary. Motor Honda Beat nopol E 4271 YAU tahun 2019 berwarna merah hitam miliknya, raib...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Tumpukan sampah menggunung hingga luber di pinggir Jalan Sindangsari–Cijoholandeuh pada Kamis (26/2/2026) kemarin. Meski nampak ada tempat khusus sampah, volumenya yang...

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di Halaman Balai Desa Babakanreuma, Kecamatan Sindangagung, Kamis (26/2/2026) kemarin menjadi langkah nyata pemerintah daerah...

Pemerintahan

‎‎KUNINGAN (MASS) – Memasuki satu tahun masa kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan di bawah nahkoda Dian-Tuti, Komite Pemuda Asli Kuningan (Kompak) menyampaikan evaluasi kritis...

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani menghadiri Gerakan Pangan Murah (GPM) ke-4 yang digelar di Desa Babakanreuma pada hari Kamis, (26/2/2026). Acara...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Balai Taman Nasional Gunung Ciremai akhirnya buka suara perihal polemik penyadapan getah pinus di kawasan konservasi. Dalam rilis resmi yang dikeluarkan...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Tren surplus beras di Kabupaten Kuningan meningkat dalam dua tahun terakhir. Pada 2024, surplus beras mencapai 93 ribu ton. Angka tersebut...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Jika sebelumnya profesi petani tak dijamin asuransi secara khusus, kini sebanyak 40.000 petani di 27 kabupaten/kota di Jawa Barat ditargetkan memperoleh...

Inspirasi

KUNINGAN (MASS) – Suasana penuh khidmat menyelimuti lingkungan Ponpes Terpadu Al-Multazam ketika Kepala Lembaga Tahfidz Al-Qur’an, Ust. Misbahudin, menuntaskan tasmi’ Al-Qur’an 30 juz, Kamis...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Sebagai wujud kepedulian terhadap kondisi sosial masyarakat, Koramil 1505/Ciwaru melalui Babinsa Desa Citikur menggelar kegiatan karya bakti, Kamis (26/2/2026) pagi. Kegiatan...