Kemacetan Parah di Depan Pintu Tol Keluar Ciperna

KUNINGAN (MASS) – Pengguna jalan tol menghadapi kemacetan panjang di depan Pintu Tol Keluar Ciperna pada Senin (1/4/2025) sekitar pukul 11.00 WIB siang tadi. Dari pantauan di lokasi, kemacetan ini terjadi terutama akibat peningkatan arus balik lebaran dan banyak masyarakat yang ingin menikmati tempat wisata di Kuningan. Pihak kepolisian pun melakukan rekayasa lalu lintas yang … Baca Selengkapnya

Timpa Bengkel Dan Kabel PLN, Pohon Tumbang Sempat Bikin Macet

KUNINGAN (MASS) – Sebuah Pohon Celik (Roberto Guerra) dengan ketinggian sekitar 8 meter dan diameter 80 cm, tumbang menimpa kanopi bangunan Bengkel Lengkong Variasi. Bukan hanya satu pohon, ada juga ranting Pohon Angsana dengan ketinggian sekitar 6 meter dan diameter 40 cm, tumbang dan menimpa kabel PLN serta badan jalan hingga membuat lalu lintas terganggu. … Baca Selengkapnya

Gedungnya Bakal Jadi Parkiran, SDN 17 Ternyata Hasil Merger 3 Sekolah

KUNINGAN (MASS) – SDN 17 Kuningan yang bakal pindah pekan depan, ternyata tadinya merupakan hasil merger dari 3 sekolah yang berbeda. Hal itu, diutarakan Kabid Pembinaan SD Disdikbud Kabupaten Kuningan Rizal Arif Gunawan SE M SI. “Dulunya hasil merger, program merger disatukan SD 1 dan SD 7,” ujar Kabid Rizal, Jumat (13/1/2023) sore. Menurut Kabid, … Baca Selengkapnya

Pohon 15 Meter Tumbang di Manis Kidul, Sempat Sebabkan Macet Berjam-jam

KUNINGAN (MASS) – Pohon Angsana setinggi 15 meter tumbang tadi malam, Sabtu (12/11/2022) di sekitar jembatan yang ada di Desa Maniskidul Kecamatan Jalaksana. Akibat tumbangnya pohon di jalur Kuningan-Cirebon itu, terjadi macet yang cukup parah, karena jalan hampir semua tertutup pohon. Pohon yang tumbang/roboh itu, memang sudah lapuk dan tidak kuat menahan angin dan hujan. … Baca Selengkapnya

Mau Ke Kuningan Malah Terjebak Macet di Beber, Ternyata Ada Kecelakaan Mobil

CIREBON (MASS) – Warga Kuningan yang akan pulang dari ke kampung halamannya, terjebak macet di Jalan Raya Kuningan-Cirebon, tepatnya di Beber-Cirebon, Rabu (9/11/2022) malam ini. Ya, seperti yang dialami Diah Maulidiah. Dirinya mengaku terjebak antrean macet yang cukup panjang di Beber, tepatnya sekitar minimarket Fajar. “Tadi kejebak macet, panjang banget. Ternyata pas disusur, ada kecelakaan,” … Baca Selengkapnya

Semplak Pohon “Sumbat” Laju Kendaraan

KUNINGAN (MASS) – Akses Jalan Raya Kuningan-Cirebon tepatnya di Desa Maniskidul Kecamatan Jalaksana, sempat tertumpuk pada Senin (12/9/2022) sore. Laju kendaraan dari dua arah itu, “tersumbat” oleh semplaknya pohon yang berada di pinggir jalan. Merespon hal itu, dari desa, satpol PP serta dibantu warga akhirnya melakukan evakuasi dan sempat mmebuat penumpukan kendaraan. Salah satu warga … Baca Selengkapnya

Pro – Kontra Lampu Lalu Lintas Ciporang

KUNINGAN (MASS) – Keberadaan lampu lalu lintas di simpang empat Ciporang mendapat respon yang beragam dari masyarakat, terutama para pengendara kendaraan bermotor. Masyarakat ada yang sepenuhnya mendukung, ada pula yang keberatan dengan keberadaan di perempatan yang menghubungkan ruas Jalan RE Martadinata, ruas Jalan M Toha, dan ruas jalan Cut Nyak Dien tersebut. Salah satu pengguna … Baca Selengkapnya

Pameran Bikin Macet, Diduga Gara-gara Ini

KUNINGAN (MASS) – Gabungan Anak Siliwangi Barisan Utama Macan Putih (GASIBU MP) DPD Kabupaten Kuningan sikapi kegiatan Pekan Raya Kuningan 2018. Menurut organisasi tersebut perlu komunikasi yang lebih baik lagi antara panita penyelenggara dalam hal ini PDAU dengan dinas/instansi pendukung utamanya dengan koordinator-koordinator lapangan yang mengkondisikan kesuksesan Pekan Raya Kuningan 2018. Otong Hidayat, Wakil Sekretaris … Baca Selengkapnya

Macet, Kuningan-Cirebon Butuh 4 Jam

KUNINGAN (Mass) – Dalam 2 hari ini jalanan di Kabupaten Kuningan dan Cirebon mengalami kemacetan. Pengendara mobil yang bertolak dari Kuningan terpaksa harus menempuh antara 3 sampai 4 jam agar bisa sampai ke Cirebon.

Pantauan kuninganmass.com Rabu (28/6) kemacetan terjadi sejak pagi sampai siang. Kendati menjelang sore mulai menurun namun padat merayap masih terjadi. Jalan baru Sampora-Panawuan-Japara pun menjadi cukup padat.

“Tadi dari Kuningan ke Cilimus saja 2 jam. Belum ke Cirebon,” ujar Esi (31), warga Kuningan yang tengah di perjalanan menggunakan kendaraan pribadi itu.

Titik kemacetan paling parah terlihat di Cirendang sampai Jalaksana. Mulai mengendor ketika masuk daerah Manis. Namun ketika masuk kawasan wisata di Bandorasa, Sangkanurip, Linggarjati dan Cilimus, volume kendaraan naik kembali.

Kendaraan yang melaju dari Kuningan ternyata tidak bisa masuk ke jalan baru lewat jalan padamenak. Ini karena dikhawatirkan terjadi penumpukan di jalan tersebut dengan padatnya kendaraan yang melaju dari arah Cirebon lewat jalur yang sama.

“Tadi kita gak masuk Padamenak. Karena memang kendaraan dari arah Cirebon sangat padat. Terpaksa kita merayap di jalur utama,” kata Feri, pengenudi Toyota Rush.

Khusus pengendara sepeda motor tidak terlalu lama menempuh waktu untuk bisa sampai tujuan. Mereka bisa menyelinap lewat celah antar mobil atau melaju di jalur kiri. Bahkan sebagian yang tahu medan mereka memilih jalur desa, tidak menggunakan jalur utama Kuningan-Cirebon.

“Dari Kuningan saya masuk Kedungarum, Padarek, lalu ke Cikaso, Nanggerang, Ciniru Jalaksana, dan masuk jalan baru Sampora-Panawuan-Japara. 1 jam juga sampai tujuan,” tutur Asep (28), pengendara Mio.

Aparat lantas sendiri sejak pagi tampak super sibuk mengatur arus lalu lintas. Sistem rekayasa lalu lintas dijalankan agar bisa mengurai kemacetan. Namun saking tingginya volume kendaraan, kemacetan tak bisa dihindari meski mampu dikurangi.

Tingginya volume kendaraan disebabkan banyaknya warga yang ingin menikmati masa liburan lebaran. Tak heran jika sejumlah obyek wisata dipadati banyak pengunjung. Selain itu tidak sedikit pula dari pemudik yang arus balik kembali ke tempat rantaunya. (deden)

Baca Selengkapnya