Sentosa Belum Mau Sowan ke AR

KUNINGAN (MASS) – Meski hasil real count menunjukkan Paslon AR memperoleh suara terbanyak, namun Paslon Sentosa belum mau sowan seperti yang dilakukan Paslon Dudy-Udin. Saat jumpa pers Jumat (29/6/2018) petang di Setgab Sentosa, terungkap mereka masih mununggu hasil pleno KPU Kuningan.

“Meskipun sekarang sudah ada data real count, tapi semuanya masih bersifat sementara. Nah untuk resminya, tentu kita harus menunggu ketetapan KPU. Jadi, kita tunggu nanti setelah pleno KPU,” tegas Ketua DPC PKB Kuningan, H Ujang Kosasih yang ditunjuk sebagai jubir.

Dia mengatakan, Sentosa diusung oleh beberapa partai. Sehingga langkah yang hendak dilakukan nanti berdasarkan kesepakatan bersama. Termasuk dalam rencana sowan ke paslon AR, semua sepakat untuk menunggu hasil pleno KPU.

“Untuk sekarang, kita ucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kuningan atas pilihannya. Baik itu memilih paslon Sentosa, Dudy-Udin maupun AR. Semuanya kami hormati. Itulah indahnya demokrasi. Tapi tetap kita harus menghormati juga keputusan KPU,” kata Ujang.

Hadir dalam acara itu para ketua parpol pengusung dan pendukung Sentosa. Pasangan dr Toto Taufikurohman Kosim dan Yosa Octora Santono pun berada di tengah-tengah mereka. Begitu juga para timses dan relawan lainnya hadir dalam pertemuan.

Dalam jumpa pers tersebut, tim Sentosa mengumumkan hasil real count yang telah dilakukannya. Berdasarkan data itu, Paslon Sentosa sebanyak 179.844 suara (31,17%), Paslon Dudy-Udin 151.658 suara (26,29%) dan Paslon AR 226.970 suara (39,34%).

“Suara ini diperoleh dari 1.996 TPS. Jadi belum seluruhnya, baru 98,05 persen,” sebut Ketua Setgab Sentosa, Saipuddin yang mengawali pembicaraan pertemuan.

Sementara, dr Toto Taufikurohman Kosim mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim gabungan parpol pengusung dan pendukung Sentosa. Ia juga sangat mengapresiasi kerja keras seluruh relawan yang telah berjuang selama ini. Begitu juga dirinya sangat berterima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah menjatuhkan pilihannya kepada Sentosa. (deden)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com