KUNINGAN (MASS) – Pemerintah Kabupaten Kuningan meraih penghargaan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai Pemerintah Daerah Teraktif dalam Mendukung Program Simpanan Pelajar (SimPel) se-Ciayumajakuning Tahun 2026.
Penghargaan diterima langsung oleh Bupati Kuningan, Dr Dian Rachmat Yanuar dalam kegiatan OJK yang berlangsung di Grage Mall Cirebon, Sabtu (31/10/2026).
Tidak hanya pemerintah daerah, Bank Kuningan juga memperoleh apresiasi atas kontribusinya dalam mendukung pelaksanaan program Simpanan Pelajar.
Bupati Dian menyampaikan, penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi OJK terhadap komitmen pemerintah daerah dalam mendorong budaya menabung dan meningkatkan literasi keuangan di kalangan pelajar.
“Ya, ini kan Kuningan mendapat apresiasi penghargaan kepada pemerintah daerah dari OJK, terkait dengan pemerintah daerah yang teraktif dalam program Simpanan Pelajar. Termasuk juga penghargaan ke BPR, Bank Kuningan,” ujar Dian.
Menurutnya, pengenalan literasi keuangan sejak usia sekolah menjadi langkah penting untuk membentuk generasi yang mampu mengelola keuangan secara bijak. Melalui program SimPel, para pelajar diharapkan tidak hanya terbiasa menabung, tetapi juga memahami pentingnya hidup hemat dan perencanaan keuangan sejak dini.
“Ini menjadi penyemangat, inspirasi, dorongan bagi kita untuk terus berkolaborasi, bagaimana mengenalkan literasi keuangan, bagaimana mengenalkan cara hidup berhemat, mengelola keuangan dengan baik kepada anak-anak dari sejak usia dini,” tuturnya.
Dian menambahkan, kebiasaan menabung dan kemampuan mengelola keuangan akan menjadi bekal penting bagi para pelajar dalam menghadapi perkembangan ekonomi dan dunia usaha di masa mendatang.
“Karena ke depan merekalah yang menentukan perkembangan dunia usaha, ekonomi Kabupaten Kuningan,” katanya.
Meski telah memperoleh penghargaan, Dian mengakui bahwa penerapan program SimPel di Kabupaten Kuningan masih memiliki peluang besar untuk dikembangkan. Saat ini, tingkat implementasi program tersebut diperkirakan baru mencapai sekitar 20 persen, dengan nilai simpanan yang disebut telah mencapai Rp14 miliar.
“Ya sekitar 20 persenan ya. Saya kira sudah cukup baguslah. Makanya kami diganjar, Pemerintah Kabupaten Kuningan dan BPR, menjadi salah satu daerah yang paling aktif untuk mem-push program Simpanan Pelajar di se-Ciayumajakuning,” jelasnya.
Capaian tersebut menjadi dorongan bagi pemerintah daerah untuk memperluas jangkauan program, baik melalui peningkatan keterlibatan pelajar maupun satuan pendidikan di Kabupaten Kuningan.
Ke depan, Pemkab Kuningan berkomitmen memperkuat sinergi dengan lembaga perbankan, khususnya Bank Kuningan, Dinas Pendidikan, serta berbagai pihak terkait guna meningkatkan partisipasi pelajar dalam program SimPel.
“Dengan adanya penghargaan seperti ini, bagi kami pemerintah daerah akan lebih terpacu untuk lebih bersinergi, berkolaborasi dengan bank-bank pemerintah dan tentunya BPR, dan Dinas Pendidikan, dan lembaga lain,” pungkasnya. (didin)
