KUNINGAN (MASS) – SMK Karya Nasional menjadi tempat berlangsungnya seleksi magang bagi siswa-siswi yang akan bergabung dengan salah satu Perusahaan otomotif terbesar terbesar di Indonesia. Kegiatan diikuti oleh lebih dari 1.850 peserta yang datang dari berbagai wilayah, termasuk Brebes, Cirebon, Indramayu, dan Ciamis.
Nampak para peserta memadati aula gedung sekolah. Ketua BKK SMK Karya Nasional Lili Julianingsih SPd menjelaskan bahwa seleksi ini akan berlangsung selama dua hari kedepan dan terbagi dalam beberapa sesi.
“Setiap hari terdiri dari tiga batch atau sesi. Kami berharap seluruh peserta dapat menampilkan kemampuan terbaik mereka dalam menjalani proses seleksi tersebut,” tuturnya saat ditemui di kantornya pada Jumat (30/1/2026).
Kegiatan seleksi dimulai dengan psikotest yang bertujuan untuk mengukur kemampuan dan karakter calon peserta. Mereka yang lolos psikotest akan melanjutkan ke tahapan berikutnya yaitu wawancara. Lili menambahkan setelah wawancara, peserta juga akan menjalani tes medical check-up untuk memastikan kesehatan mereka.
“Kalau seleksi ini tidak ada kuota, sebanyak-banyaknya peserta yang lolos akan diterima sesuai kemampuan mereka,” tambahnya.
Ini memberikan kesempatan yang lebih besar bagi semua peserta untuk bisa diterima di program magang vokasi ini. Seleksi ini bukan hanya tentang mendapatkan pengalaman kerja, tetapi juga menjadi langkah awal bagi mereka untuk membangun karir di masa depan.
“Banyak siswa yang merasa antusias untuk mengikuti proses ini, karena magang di perusahaan besar bisa membuka banyak pintu kesempatan apalagi ketika sudah 6 bulan magang vokasi dengan gaji UMK itu ketika kinerja nya bagus bisa diangkat jadi karyawan tetap,” paparnya.
Program ini juga menunjukkan betapa pentingnya kerjasama antara sekolah dan dunia industri. Setelah proses seleksi selesai, diharapkan para peserta akan mendapatkan kesempatan untuk mengikuti tahap interview langsung di Jakarta pada awal Februari.
“Ini jadi kesempatan emas bagi para siswa untuk menunjukkan kemampuan mereka saat bekerja di perusahaan besar,” pungkasnya. (raqib)







