Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass
Notice: Trying to get property 'post_excerpt' of non-object in /home/kuninganmass/public_html/wp-content/themes/zoxpress/zoxpress/parts/post/post-img.php on line 35

Politics

Ketua Dewan Bantah Singkirkan PKB

KUNINGAN (MASS) – Sekretaris DPC PDIP Kuningan, Nuzul Rachdy SE, dalam kapasitas sebagai Ketua DPRD Kuningan membantah telah menyingkirkan Fraksi PKB dari koalisi di tubuh parlemen. Ini bertalian dengan kocok ulang AKD (Alat Kelengkapan Dewan) yang baru dilangsungkan Kamis (17/9/2020).

“Gak ada istilah singkir menyingkirkan. Pemilihan dilakukan disetiap AKD oleh masing-masing anggota yang bersangkutan. Dilaksanakan dengan cara demokratis sesuai dengan tatib dewan,” kata Zul, Sabtu (19/9/2020).

Dirinya membantah pula telah menjalankan perintah dari Bupati H Acep Purnama, kaitan dengan kocok ulang AKD. Justru ia melaksanakan perintah tata tertib dewan setelah 6 fraksi mengajukan usulan reposisi AKD.

“Saya hanya melaksanakan perintah tata tertib, setelah 6 fraksi mengajukan usulan kemudian dibacakan di paripurna, dan melalui paripurna tersebut pimpinan dewan minta tanggapan apakah usulan 6 fraksi tersebut setuju untuk dibawa ke banmus. Paripurna sepakat untuk dibawa ke banmus. Itulah perintah tata tertib,” jelasnya.

Zul melanjutkan, syarat pergantian AKD untuk dibahas di banmus minimal seperlima dari jumlah anggota dari dua fraksi yang berbeda. Kemudian banmus menyetujui langsung dilaksanakan pemilihan di masing masing AKD.

“Sebenarnya ini peristiwa politik biasa, gak perlu digoreng kesana kemari. Ini perintah konstitusional,” pinta politisi yang sebentar lagi akan mengikuti pendidikan Lemhanas itu.

https://kuninganmass.com/politics/nu-menyayangkan-pkb-tersingkir/

Disinggung soal Koalisi Pemerintahan (KP) yang dulu sempat draw melawan Koalisi Kuningan Bersatu (KKB), ia justru malah balik bertanya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Siapa yang membuat score? Siapa yang mendeclair ada koalisi pemerintahan? DPRD ini kedudukannya sebagai mitra dan unsur penyelenggara pemerintah,” jawabnya.

Meski sama-sama sebagai unsur penyelenggara pemerintahan, sambung Zul, namun diantara keduanya mempunyai tupoksi yang berbeda. Yang satu eksekutif (eksekutor) yang satu legislatif (legislator).

Saat ditanya apakah selanjutnya akan menemui H Ujang Kosasih selaku ketua PKB, Zul mengiyakan. “Ya secara khusus saya akan menemui semuanya,” pungkas Nuzul Rachdy. (deden)

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Bank Kuningan

You May Also Like

Government

KUNINGAN (MASS) – Penyegelan bangunan baru yang direncanakan untuk pengembangan bisnis kuliner ‘Ali Action’ mendapat tanggapan dari Ketua DPRD Kuningan, Nuzul Rachdy. Ia meminta...

Religious

KUNINGAN (MASS) – Pada Harlah NU ke 95, banyak pihak yang mengucapkan selamat atas hari jadinya yang hampir satu abad. Pun demikian dengan Ketua...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Dalam penjelasan UUD 1945 dikatakan bahwa Negara Indonesia ialah negara yang berdasarkan atas hukum (Rechtsstaat) tidak berdasarkan kekuasaan belaka (Machtsstaat). Hal...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Meskipun sudah paripurna, persoalan diksi limbah belum tuntas. Ini karena Nuzul Rachdy balik melapor ke BK (Badan Kehormatan), terlebih masih ada...

Advertisement