Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Headline

Jangan Main-main dengan Bansos!!

KUNINGAN (MASS) – Kasus pembelian mobil menggunakan dana bansos di Desa/Kecamatan Jalaksana membuat geram Sri Laelasari, anggota DPRD Kuningan. Politisi Gerindra ini meminta agar jangan main-main dengan anggaran bansos.

“Gak boleh main-main dengan bansos ini. Aturannya jelas kok. Kalau memang betul terjadi (penyalahgunaan, red), Dinsos harus segera turun langsung ke lapangan. Jangan biarkan ada oknum yang main-main dengan bansos,” pinta ketua PIRA (Perempuan Indonesia Raya) Kuningan tersebut, Jumat (25/2/2022).

Sri mengatakan, dimasa pandemi ini banyak rakyat yang hidupnya tidak menentu. Bahkan Kuningan masuk kategori miskin ekstrim. Maka, dana bansos yang bertujuan untuk mengatasi hal itu tidak boleh “diutak-atik”.

Baca juga : https://kuninganmass.com/atm-dan-pin-dititipkan-dana-bansos-diduga-dibelikan-mobil/

“Jelas aturannya. Kena sanksi hukum kalau mempermainkan anggaran bansos,” tegas politisi perempuan yang getol turun ke desa-desa itu.

Diakui Sri, saat bertemu konstituen dirinya kerap dihujani pertanyaan dari masyarakat menyangkut dana bansos. Baik itu terkait kartu ATM yang dititipkan, sangkaan tidak tepat sasaran dan lainnya. Pertanyaan tersebut muncul dari banyak desa di Kuningan.

Baca juga : https://kuninganmass.com/agen-bansos-jalaksana-ceritakan-kronologis-pembelian-mobil/

“Harus ada uji lapangan ke tiap desa. Biar haqul yakin. Ini mesti jadi perhatian serius dinas terkait. Dan untuk dewannya, di kita itu ada komisi yang membidangi masalah bansos yaitu komisi 4,” jelasnya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Meski Sri bukan komisi 4, dalam kapasitasnya sebagai anggota dewan ia meminta agar kasus yang terjadi di Desa Jalaksana menjadi bahan perhatian serius stakeholder untuk ditindaklanjuti. Bukan hanya sekadar Desa Jalaksana, problematika bansos di desa lainnya se Kuningan pun mesti terpecahkan.

Baca juga : https://kuninganmass.com/atm-dan-pin-dititipkan-ketua-komisi-iv-baru-tahu/

“Ada Dinas Sosial. Dan kalau menyangkut aparatur desa, DPMD juga jangan diam saja. Ini wajib hukumnya. Karena urusan dana bansos ini tegas bahwa setiap pemangku jabatan dilarang bermain-main,” tandas Sri. (deden)

1 Comment

1 Comment

  1. erwin

    26 Februari 2022 at 7:28 pm

    knp sy g prnh dapt bansos dari awal pandemi..apa krna saya pendatang?? tp kn sya sudah.jadi warga.kuningan() kalau pun sya tdk trdaftar.kan masih ada KTP istri sya!sy udh ajuin..ke lurah.. malah tanggapannya.. KTP sya blom d online d kabupatenny.. kya yg berbelit’gtu..

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Advertisement

PD

PKB

Advertisement
Advertisement

You May Also Like

Government

KUNINGAN (MASS) – Desa Kalimanggiskulon Kecamatan Kalimanggis mendadak riuh setelah munculnya dugaan penyelewengan Bantuan Pemerintah Non Tunai (BPNT) oleh salah satu oknum aparat desa....

Social Culture

KUNINGAN (MASS) – Perseteruan Otong, wakil ketua karang taruna Desa Ancaran dan salah satu aparat desanya Kadus Sholeh, berakhir dengan bersepakat untuk menempuh jalan...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Perangkat desa yang dilaporkan, Kadus Puhun yang akrab disapa Oleh, menjelaskan kronologi terjadinya ribut-ribut soal bansos di desanya yang berujung pelaporan...

Social Culture

KUNINGAN (MASS) – Berbagai masalah yang ditimbulkan dari penyaluran bansos (bantuan sosial), nampaknya perlu mendapat sorotan serius. Mulai dari dugaan keterlibatan oknum anggota dewan,...

Advertisement