Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Village

Incumbent yang Kalah Legowo, Pelantikan Kades Terpilih Bisa Dimajukan

KUNINGAN (MASS) – Bupati Kuningan H Acep Purnama mengatakan, pelantikan kades terpilih sudah dipastikan paling lambat tanggal 27 Desember 2019. Namun, meski begitu saat ini pihaknya tengah berusaha agar bisa lebih cepat.

“Kami sih ingin lebih dipercepat dan saat ini tengah dirumuskan dimana sinkronnya. Yang menjadi kendala  adalah ada 53 desa yang jabatan habis tanggal 27 Desember,” jelas Acep pada acara pengarahan  Kades terpilih di KIC pada Kamis (14/11/2019).

Meski belum ada kepastian bisa dipercepat pelantikan, namun pihaknya  bersyukur 203 desa berhasil menyelenggarakan Pilkades dengan lancar dan aman. Tentu hal ini menyenangkan karena ini semua prestasi karena menggelar Pilkades itu tidak mudah.

“Saya menilai Pilkades tahun ini rasa Pilkada dan rasa Pileg sehingga mengurus energi. Terlepas begitu yang namanya kompetisi ada yang menang dan kalah. Bagi pemenang jangan jumawa, lupakan yang sudah dan kini saat bersama-sama membangun desa,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala DPMD Kuningan Drs Deniawan MSi yang didampingi Kabid Pemdes H Ahmad Faruk  MSi, alasan ingin dipercepat pelantikan agar penyusunan  APBDes bisa dipercepat. Pasalnya, jangan sampai yang menyusun si A dan yang melaksanan si B.

“Yang menjadi kendala kami dalam proses pelantikan lebih dipercepat adalah ada 53 desa yang jabatannya habis tanggal 27 Desember. Bagi incumbent maju dan menang itu tidak masalah. Tapi justru bagi yang tidak nyalon atau nyalon tapi kalah ini yang kita pikirkan,” jelasnya.

Saat ini pihaknya tengah mendekati mereka agar legowo dan bikin surat pernyataan. Mereka pun akan dipenuhi hak-haknya baik siltap maupun tunjangannya.

Terkait pelantikan akan dibagi dua gelombang karena kalau satu gelombong akan riskan karena jumlah yang datang  bisa membludak. Pelantikan Kades tidak bisa dibatasi tamu yang datang. Hal ini berbeda dengan pelantikan yang lain.

“Satu desa bisa datang ratusan orang. Ini yang kami jadikan bahan pertimbangan termasuk untuk pengamananya,” jelas Deni. (agus)

Advertisement
Advertisement
Advertisement

You May Also Like

Government

KUNINGAN (MASS) – Kabag OPS Polres Kuningan  Kompol Erawan Kusmayadi mengaku, pihaknya menerim uang pengamanan Rp1,5 juta/desa atau Rp304.500.0.00 untuk  203 desa. Namun, dana...

Village

KUNINGAN (MASS) – Pelaksanaan Pilkades telah usai dan berlangsung lancar. Meski begitu usai pesta demokrasi tingkat desa satu persatu permasalahan mulai terungkap mulai dari...

Village

KUNINGAN (MASS) – Pelaksanaan Pilkades telah usai dan berlangsung lancar. Meski begitu usai pesta demokrasi tingkat desa satu persatu permasalahan mulai terungkap mulai dari...

Village

KUNINGAN (MASS)- Fenomena incumbent banyak yang tumbang pada Pilkades 2019 menjadi perhatian semua pihak. Banyak timbul pertanyaan apakah warga membutuhkan figur baru dan muda....

Advertisement