1.800 Ekor Ayam Ikut Terpanggang, Kerugian Capai Rp79,9 Juta

KUNINGAN (MASS) – Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Begitulah yang dialami oleh Udis (59 ) warga Dusun Manis RT 2/ 3 Desa Haurkuning Kecamatan Nusaherang. Tempat usahanya  berupa kandang ayam ludes terbakar pada Jumat malang sekitar jam 23.30 WIB.

Dugaan kebakaran kandang ayam berukuran 6 x 18 Meter itu  berasal dari  percikan api tungku/Ovenan batu bara yang berada di bawah kandang dan membakar kandang, ayam/bibit Ayam (DOC), serta pakan ayam.

Akibat kejadian ini korban menderit kerugian sekitar Rp79.900.00. Besarnya kerugian karena bangunan/kandang ukuran 8 x 15 = 106 m2 x Rp.500.000/ m2 = Rp.54 juta  lodes semua. Lalu,  Bibit Ayam (DOC) : 1.800 ekor x Rp.5.500/ Ekor = Rp 9,9 juta, pakan ayam 20 Ton/2.000 Kg = 2.000 Kg x Rp.8.000/Kg = Rp16 juta.

Pihak Damkar sendiri mengerahkan dua unit kendaraan dan api bisa dipadamkan pada pukul 1 dini hari. Kerja keras petugasi ini membuat api tidak merembet kemana-mana, terlebih saat ini kondisi angin cukup kencang.

Menurut Plt Kepala UPT Damkar Kuningan Khadapi Mufti, sekitar jam  18.30 WIB  pemilik kandang  yang bernama Udin  mengganti ovenan pemanas /batu bara dan pulang ke untuk salat tarawih. Kemudian Sekitar pukul 23.30 WIB  warga setempat melihat asap dan api yang berasal dari kandang.

Melihat ada api dan kepulusan asap  korban meminta pertolongan warga untuk memadamkan api. Sekitar pukul 23.50 wib Oni (45) warga setempat menginformasikan kejadian kebakaran ke kantor UPT Pemadam Kebakaran Kuningan (0232) 871113 .

Dan Pada pukul 23.50 wib 2 Unit kendaraan Damkar dan 7 orang anggota Regu 3 meluncur ke TKP dan tiba di TKP pukul 24.10 wib (+-20menit). Dibantu warga setempat setempat, Aparat pemerintahan Desa, anggota Polsek Kadugede, api berhasil dipadamkan pada pukul 01.00 wib (+- 1 jam menit).

“Untuk tempat kegiatan usaha seperti ini harus disediakan sistem proteksi kebakaran, seperti  Apar, Hydran, ak air dll untuk mencegah /meminimalisir terjadinya bahaya kebakaran,”ujar Khadapi. (agus)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com