Usai Dipanggil BK, Husnul Tak Mau Intervensi

KUNINGAN (MASS) – Setelah dipanggil Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Kuningan, Yayasan Husnul Khotimah menyebut tidak mau intervensi lebih jauh masalah yang sedang jadi garapan Badan Kehormatan (BK) DPRD.  Husnul, yang kala itu diwakili 3 orang pengurus, melalui Anggota Pembina Yayasan Husnul Khotimah, KH Achiddin Noor MA mengatakan, urusan kode etik wakil rakyat diserahkan ke … Baca Selengkapnya

Ke Husnul Ditemani Bupati, Zul Dinilai Tidak Gentel

KUNINGAN (MASS) – Ketua F-Tekkad  Soejarwo mengapresiasi langkah Nuzul Rachdy dengan mendatangi Husnul Khotimah untuk menyampaikan permintaan maaf.  Namun dirinya menyayangkan, saat mendatangi Husnul kenapa harus melibatkan pejabat setingkat bupati. Artinya, dijelaskan Ewo, tidak gentle.  “Kemarin kapasitasnya Bupati, karena bajunya baju CV,” ujarnya Rabu (14/10/2020) siang di gedung DPRD Kabupaten Kuningan.  Lalu terkait surat yang … Baca Selengkapnya

Rabu Pagi, Husnul Dipanggil BK

KUNINGAN (MASS) – Rabu (14/10/2020) pagi ini Husnul Khotimah dipanggil Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Kuningan. Pantauan kuninganmass.com di lokasi sekitar pukul 11.00 WIB, pihak Husnul Khotimah sudah berada di ruangan BK dewan.  Adapun agenda pemanggilan dan pemeriksaan oleh BK dilakukan secara tertutup.  Dari keterangan Ketua BK dr Toto Taufikurrohman Kosim sesaat sebelum memasuki ruangan, dirinya … Baca Selengkapnya

Soal Limbah, Bupati Pasti Ikuti Perkembangannya di BK

KUNINGAN (MASS) – Bupati H Acep Purnama SH angkat bicara ketika ditanyai perihal nasib rekan satu partainya di PDIP, Nuzul Rachdy terkait diksi ‘limbah’, Sabtu (10/10/2020) siang. Acep, yang kala itu usai menghadiri acara Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian yang digelar PWI di aula Bappeda, sebelum pulang dikerubungi wartawan dan diberedel soal sikapnya, terkait kasus Zul. … Baca Selengkapnya

Anggota DPRD Kuningan Tanggapi Insiden Puan Matikan Mik

KUNINGAN (MASS) – Politisi Partai Demokrat yang kini menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Kuningan, Rany Febriani, secara kepartaian mengucapkan permohonan maaf atas tidak berhasilnya mencegah UU Ciptaker atau yang lebih dikenal Omnibus law, di tataran DPR RI. Menurut Rany, perjuangan mencegah RUU yang disahkan pada Senin (05/10/2020) malam itu, hanya bisa sampai aksi Walk Out. … Baca Selengkapnya

UU Cipta Kerja Sakiti Pekerja dan Pelaku UKM

KUNINGAN (MASS) – RUU Omnibus Law (Cipta Kerja) sudah disahkan di DPR RI Senin 5 oktober 2020 lalu. Pengesahan RUU ini dinilai menyakiti para pekerja, buruh dan pelaku UKM di Indonesia. “Kami sangat kecewa. Omnibus Law RUU Cipta Kerja sedikitpun tidak memihak pada buruh, pekerja dan Usaha Kecil Menengah. Serta sangat berpotensi merusak lingkungan,” kata … Baca Selengkapnya

Zul Didemo, Rana Kutip Al Ghazali : Segala Sesuatu yang Terjadi Karena Campur Tangan Tuhan

KUNINGAN (MASS) – Ketika Nuzul Rachdy didemo oleh puluhan ormas pada Rabu (7/10/2020), Rana Suparman rekan se-partai Zul mengaku jadj lebih banyak berdoa, refleksi dan mawas diri. Hal itu diutarakannya saat ditanyai oara wartawan pada hari itu juga. Rana, yang juga mantan ketua DPC PDI Perjuangan itu mengutarakan lebih berhati-hati, karena hal yang menimpa Zul … Baca Selengkapnya

Tingkatkan Kapasitas SDM Melalui In House Training

KUNINGAN (MASS) – Guna meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) KPU Kabupaten Kuningan menggelar kegiatan In House Training (IHT) di kantur KPU setempat. Rencanya kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari, tanggal 7-8 Oktober 2019. Pesertanya adalah seluruh tenaga SDM di Satker KPU Kuningan sebanyak 25 orang. Kegiatan IHT dibuka pada Rabu pagi (7/10/2020) oleh Ketua … Baca Selengkapnya

Dari Huntara ke Bangun Hunian Tetap, Awalnya Rp30 Juta Jadi Rp15 Juta

KUNINGAN (MASS) – Pembangunan hunian tetap (huntap) yang kini sedang dilakukan oleh warga Desa Pinara Ciniru yang terdampak kejadian besar dua tahun lalu, kini mulai berjalan. Setelah sebelumnya harus menempati hunian sementara, kini memang mulai memiliki asa. Namun, tentu dalam pelaksanaannya masih sangat kurang. Terutama soal dari yang awalnya akan diberikan bantuan pembangunan sebesar Rp30 … Baca Selengkapnya

Meski Kasus Pasir "Menghilang", Toto Sebut Bukan BK Abal-abal

KUNINGAN (MASS) – Menindaklanjuti pelaporan diksi ‘Limbah’ yang dilontarkan Ketua DPRD Kuningan Nuzul Rachdy, Badan Kehormatan (BK) Dewan memberikan pernyataan yang meyakinkan. Meski sebelumnya pelaporan kasus pasir tiba-tiba ‘hilang’ Ketua BK Dewan dr Toto Taufikurrohman Kosim menyebut bukan BK abal-abal. “BK sudah siap bertugas, apapun resikonya. Etika harus kita tegakkan, mohon do’a restunya,” ujarnya pada … Baca Selengkapnya