Pesan dari Keraton Agung Sejagat – Sunda Empire

KUNINGAN (MASS) – Ada sebuah anekdot yang menurut penulis ada benarnya juga, “Di Indonesia anda mau jual apapun pasti laku, bahkan jualan aliran sesat pun akan laku.” Anekdot itu memang faktual, nyatanya setiap aliran atau komunitas yang menyimpang baik secara hukum agama atau hukum negara, selalu saja ada pengikutnya. Yang terbaru, aliran Keraton Agung Sejagat … Baca Selengkapnya

(Seharusnya) Masjid Adalah Lembaga Pelopor Pengentasan Kemiskinan

Studi Tentang Rancangan Strategi Pemberdayaan Aktifitas Potensi Ekonomi Masjid, Sebagai Jalur Alternatif Pengentasan Kemiskinan Di Kabupaten Kuningan Pengalaman pembangunan ekonomi Indonesia yang dijalankan berdasarkan mekanisme pasar cenderung bebas seperti tidak berjalan dengan prinsip keadilan sering menimbulkan permasalahan-permasalahan sosial baru di masyarakat dengan berbagai macam bentuknya, di antaranya kesenjangan antara orang kaya yang semakin kaya dan … Baca Selengkapnya

Kerajaan VS NKRI, Ada Apa Dengan Indonesia Diawal Tahun 2020 Ini?

KUNINGAN (MASS) – Akhir-akhir ini kita semua masyarakat Indonesia dihebohkan dengan kemunculan Kerajaan Agung Sejagat (KAS) yang didirikan oleh Toto Santoso beserta istrinya Fanni Aminadia di Purworejo Jawa Tengah. Mereka berdua mengaku adalah keturunan dari kerajaan Mataram. Namun setelah viralnya Kerajaan Agung Sejagat (KAS) para raja dan ratunya malah ditangkap karena dianggap telah meresahkan masyarakat … Baca Selengkapnya

Musibah yang Berkorelasi pada Muhasabah Akan Membentuk Rasa Mahabbah

(Khutbah Jumat di Mesjid Kampus Al-Ihya Centre) Oleh : Ust. Iim Suryahim, S.S.I.,M.Pd.I (Dosen UNISA Kuningan) Hadirin Jamaah shalat Jumat hafidhakumullah. Judul khutbah yang akan khotib sampaikan didasari dan disadari sebagai nasihat untuk khotib secara pribadi juga untuk semua jama’ah jum’at secara umum. Khatib mengajak diri sendiri dan para jamaah sekalian untuk senantiasa meningkatkan kualitas … Baca Selengkapnya

Kenapa Kau Buang Aku Ibu? #3

Oleh: Abun Burhanudin Yuni yang masih bocah tidak tahu apa yang mesti dia lakukan. Dia hanya menatap ke Aldi yang merintih-rintih. Beruntung Bu Marlina tetangga Leni lewat. Bu Marlina kaget, dia segera menolong Aldi. Yuni hanya bisa mengikutinya. Bu Marlina mengobati Aldi ala kadarnya. Leni yang sore itu pulang kerja, terkejut mendapati Aldi dalam keadaan … Baca Selengkapnya

Kenapa Kau Buang Aku Ibu? #2

Oleh: Abun Burhanudin Deni bener bener gak mau peduli lagi sama keluarga. Jarang di rumah dan sering mabuk mabukan. Deni juga jadi jarang masuk kerja. Akhirnya di PHK. Rumah tangga Leni dan Deni kini diujung tanduk, hutang menumpuk dan kebangkrutan sudah di depan mata. Rumah sudah tergadaikan di bank. Dalam kondisi begini, justru Deni malah … Baca Selengkapnya

Mau Kemana Pertanian di Kabupaten Kuningan?

(Pengamatan terhadap hasil pertanian tanaman pangan 2018 s.d. 2019) KUNINGAN (MASS) – Sejak abad ke-18 negara-negara di Eropa Barat telah memulai perlombaan dengan negara industri lainnya untuk memproduksi secara berlebih emisi karbon dioksida (CO2) ke langit biru yang ketika itu masih sangat bersih. Situasi ini berlangsung terus menerus dan menimbulkan proses perusakan alam yang semakin … Baca Selengkapnya

Uang

  aku tak pernah menuhankan diri Aku hanya deretan angka Di atas selembar kertas Tapi entah mengapa Banyak yang menjadikanku tujuan hidup Disini aku sedih Aku menangis dengan penuh penyesalan Tapi terkadang Aku bahagia, bahagia jika aku menjadi Ladang amal ibadah mereka Sayang aku tak bisa berbuat apa – apa Bahkan waktu pun hanya bisa … Baca Selengkapnya

Kenapa Kau Buang Aku Ibu?

Oleh: Abun Burhanudin Suasana pagi di sebuah komplek perumahan tampak begitu ramai. Para warga mulai melakukan aktifitas masing. Ada yang ke kantor, kebun, pasar, dan yang lainnya. Anak anak juga mulai pada sibuk berangkat ke sekolah. “Prak..! Prak..! ” Suara gaduh terdengar dari salah satu rumah. Suara barang barang rumah tangga dilempar. Lalu terdengar suara … Baca Selengkapnya

Puisi : Burung di Tanah Ini

Burungku Sayang Tak Lagi Terbang – Ilham Akbar /1/ di rumahku, terbang satu burung yang di masing-masing sayapnya ada tujuh belas bulu, dan dadanya bernapaskan lima asas. /2/ di luar rumah, aku mencari-cari kicau burung itu —entah. padahal semestinya, setiap orang senang mendengar kicaunya dan merawatnya di dalam kepala. /3/ di sebuah ruang yang mereka … Baca Selengkapnya