Paradoksa “Pahlawan Tanpa Tanda Jasa”, Gelar Mulia di Tengah Kesejahteraan yang Terlupa

KUNINGAN (MASS) – Penghujung tahun 2025, secercah harapan dan angin segar mulai membawa kepastian. Tepat pada 16 Desember 2025, Bupati Kuningan resmi melantik 4.271 pegawai PPPK Paruh Waktu yang terdiri dari guru, tenaga kesehatan, hingga tenaga teknis. Langkah besar ini merupakan implementasi nyata dari UU No. 20 Tahun 2023 tentang ASN, yang diperkuat melalui KepmenPAN … Baca Selengkapnya

Krisis Global dan Urgensi Penataan Kabinet Indonesia Maju

KUNINGAN (MASS) – Bahwa Peringatan Presiden RI Prabowo Subianto tentang dunia yang tengah dilanda ketidakpastian dan gejolak bukanlah retorika baru, melainkan konteks mendesak yang direspons langsung oleh pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Langkah konkretnya terlihat dari kehadiran dan pidato perdananya di World Economic Forum (WEF) Davos 2026, sebuah platform strategis untuk menyampaikan respons Indonesia, yang … Baca Selengkapnya

1.200 Guru Besar Nol, Gelarnya Patut Dipertanyakan

KUNINGAN (MASS) – Pada Kamis, 15 Januari 2026 lalu, Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan sekitar 1.200 rektor, guru besar, dan dekan di Istana Jakarta Pusat. Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Dikti Saintek), Stella Christie, menyebut pertemuan ini sebagai momen bersejarah. Namun pertanyaannya, bersejarah untuk siapa dan untuk apa? Dalam pertemuan tertutup yang konon tanpa … Baca Selengkapnya

Menguatkan Diri dengan Pembiasaan Amal Baik

KUNINGAN (MASS) – Dalam kehidupan sehari-hari, kita seringkali dihadapkan dengan berbagai tantangan dan kesulitan. Namun, ada satu hal yang dapat membantu kita menguatkan diri dan menghadapi tantangan tersebut, yaitu pembiasaan amal baik. Pembiasaan amal baik berarti melakukan perbuatan baik secara terus-menerus dan konsisten. Dengan melakukan amal baik, kita dapat meningkatkan kesadaran diri, mengembangkan karakter yang … Baca Selengkapnya

Dekonstruksi Ketimpangan Struktural: Menakar Kesenjangan Kesejahteraan antara Pegawai SPPG dan Guru Honorer

KUNINGAN (MASS) – Dunia pendidikan Indonesia saat ini tengah menghadapi paradoks kesejahteraan yang tajam. Di tengah upaya transformasi birokrasi, muncul anomali sosiologis terkait stratifikasi ekonomi: jurang pemisah (gap) yang lebar antara pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dengan para guru honorer. Perspektif Freirean: Pendidikan yang Membebaskan atau Menindas? Dalam mahakaryanya, Pedagogy of the Oppressed, Paulo … Baca Selengkapnya

Jenis Hati yang Menentukan Nasib

KUNINGAN (MASS) – Dalam ajaran Islam, hati merupakan pusat dari segala aktivitas manusia. Hati yang bersih dan sehat dapat membawa seseorang ke jalan yang lurus, sedangkan hati yang kotor dan sakit dapat membawa seseorang ke jalan yang sesat. Dalam artikel ini, penulis akan membahas tentang tiga jenis hati dalam Islam, yaitu Qolbun Salim, Qolbun Marid, … Baca Selengkapnya

Kemiskinan sebagai Proyek Kekuasaan dan Pengkhianatan atas Tujuan Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Tidak ada kekuasaan otoriter yang lahir secara kebetulan. Ia dibangun melalui rekayasa sosial yang sadar: pemeliharaan kemiskinan dan pelemahan kesadaran kritis. Dalam struktur kekuasaan oligarkis, kemiskinan bukan kegagalan kebijakan, melainkan keberhasilan strategi. Rakyat yang miskin secara material dan rapuh secara intelektual lebih mudah dikendalikan, diarahkan, dan dijadikan objek legitimasi. Karl Marx dalam … Baca Selengkapnya

Analisis Perbandingan Program Makan Bergizi Gratis Indonesia dan Tiongkok

KUNINGAN (MASS) – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam APBN 2026 Indonesia menjadi salah satu anggaran terbesar, yaitu mencapai Rp 335 triliun. Program ini sejalan dengan visi-misi Presiden RI untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak di seluruh wilayah, dari Sabang sampai Merauke. Secara konsep, program ini memang sangat baik. Namun sebelum kita melangkah lebih jauh, kita … Baca Selengkapnya

Guru vs Robot: Haruskah Kita Takut Nilai Siswa Didominasi AI?       

KUNINGAN (MASS) – Pernahkah Anda membayangkan sebuah ruang kelas di mana para siswa tidak lagi bertanya kepada guru, melainkan sibuk berbisik pada layar ponsel mereka? Fenomena ini bukan lagi sekadar bumbu film fiksi ilmiah, melainkan realitas yang kita hadapi saat ini dengan meledaknya penggunaan kecerdasan buatan atau AI di dunia pendidikan. Sebagai sebuah artikel ilmiah … Baca Selengkapnya

Revitalisasi Wawasan Nusantara sebagai Upaya Membentuk Karakter Peduli Alam Indonesia Menjawab Tantangan Krisis Identitas Nasional

KUNINGAN (MASS) – Wawasan Nusantara tidak hanya melambangkan pada bentuk ilmu pengetahuan saja, melainkan harus tertanam sebagai aspek moral, dan berguna dalam cakupan sosial. Membangun karakter yang bersifat insklusif, menghayati segala bentuk penanaman moral demi menciptakan ruang kepemilikan, kepedulian, serta dapat menjaga sumber daya alam bagi setiap individu seluruh elemen masyarakat Indonesia. Membentuk nilai-nilai tersebut, … Baca Selengkapnya