Astagfirullah, Teganya Bayi Dibuang ke Sungai

KUNINGAN (Mass)- Kesucian hari lebaran di Desa Panawuan Kecamatan Cigandamekar tercoreng dengan ditemukanya janin bayi yang sudah membusuk di anak sungai Cigintung. Penemuan janin tidak berdosa itu ditemukan oleh salah dua  warga setempat  yang tengah mencari burung. Pencari burung yang bernama Budi dan Heru  itu pada jam 14.00  WIB melintas ke anak sungai. Ia mencium … Baca Selengkapnya

Sabtu Masih Berkeliaran, Rabu Ditemukan Sudah Menjadi Mayat

KUNINGAN (Mass)- Suasana ramai usai lebaran di Desa Padarama Kecamatan Ciawigebang mendadak tambah ramai dengan temukannya sesosok mayat tanpa identitas di tengah sawah yang terletak di Blok Sawah Lebak. Mayat  yang diprediksi berusia 50 tahun itu ditemukan sudah membusuk di sawah milik Karsidi Rabu sekitar jam 14.00. Pertama kali mayat ditemukan oleh Wardi yang akan … Baca Selengkapnya

Macet, Kuningan-Cirebon Butuh 4 Jam

KUNINGAN (Mass) – Dalam 2 hari ini jalanan di Kabupaten Kuningan dan Cirebon mengalami kemacetan. Pengendara mobil yang bertolak dari Kuningan terpaksa harus menempuh antara 3 sampai 4 jam agar bisa sampai ke Cirebon.

Pantauan kuninganmass.com Rabu (28/6) kemacetan terjadi sejak pagi sampai siang. Kendati menjelang sore mulai menurun namun padat merayap masih terjadi. Jalan baru Sampora-Panawuan-Japara pun menjadi cukup padat.

“Tadi dari Kuningan ke Cilimus saja 2 jam. Belum ke Cirebon,” ujar Esi (31), warga Kuningan yang tengah di perjalanan menggunakan kendaraan pribadi itu.

Titik kemacetan paling parah terlihat di Cirendang sampai Jalaksana. Mulai mengendor ketika masuk daerah Manis. Namun ketika masuk kawasan wisata di Bandorasa, Sangkanurip, Linggarjati dan Cilimus, volume kendaraan naik kembali.

Kendaraan yang melaju dari Kuningan ternyata tidak bisa masuk ke jalan baru lewat jalan padamenak. Ini karena dikhawatirkan terjadi penumpukan di jalan tersebut dengan padatnya kendaraan yang melaju dari arah Cirebon lewat jalur yang sama.

“Tadi kita gak masuk Padamenak. Karena memang kendaraan dari arah Cirebon sangat padat. Terpaksa kita merayap di jalur utama,” kata Feri, pengenudi Toyota Rush.

Khusus pengendara sepeda motor tidak terlalu lama menempuh waktu untuk bisa sampai tujuan. Mereka bisa menyelinap lewat celah antar mobil atau melaju di jalur kiri. Bahkan sebagian yang tahu medan mereka memilih jalur desa, tidak menggunakan jalur utama Kuningan-Cirebon.

“Dari Kuningan saya masuk Kedungarum, Padarek, lalu ke Cikaso, Nanggerang, Ciniru Jalaksana, dan masuk jalan baru Sampora-Panawuan-Japara. 1 jam juga sampai tujuan,” tutur Asep (28), pengendara Mio.

Aparat lantas sendiri sejak pagi tampak super sibuk mengatur arus lalu lintas. Sistem rekayasa lalu lintas dijalankan agar bisa mengurai kemacetan. Namun saking tingginya volume kendaraan, kemacetan tak bisa dihindari meski mampu dikurangi.

Tingginya volume kendaraan disebabkan banyaknya warga yang ingin menikmati masa liburan lebaran. Tak heran jika sejumlah obyek wisata dipadati banyak pengunjung. Selain itu tidak sedikit pula dari pemudik yang arus balik kembali ke tempat rantaunya. (deden)

Baca Selengkapnya

Niat Mau Transfer Buat Operasi, Malah Mobil Masuk Jurang

KUNINGAN (Mass)- Jalan licin akibat hujan serta ditambah dalam proses perbaikan di ruas Jalan Ciniru- Hantara membawa petaka bagi pengendara. Minggu malam sekitar jam 23.00 mobil Xenia warna putih nopol B 1679 FRL masuk jurang di Blok Cisaat Desa Pakapasan Kecamatan Hantara. Untungnya dalam kejadian itu tidak ada korban. Dua penumpang yang ada dalam mobil … Baca Selengkapnya

Kandang Ayam Ludes Terbakar, Rugi Rp75 Juta

KUNINGAN (Mass) – Suguh malang nasib Nunu (41) disaat yang lain tengah berbahagia menyambut lebaran, justru  ia harus menderita ketika sebagian kandang ayam miliknya yang terletak di RT 03/01 Desa/Kecamatan Cilimus terbakar. Akibat kejadian itu ia harus menelan kerugian sekitar Rp75 juta. Besarnya kerugian karena bukan hanya bangunan bagian belakang yang ditaksir sebesar Rp50 juta, … Baca Selengkapnya

Uang Tabungan Dibayar Sebagian, Kepsek Nyaris Dimassa

KUNINGAN (Mass)- Kepala SDN Sukarasa Desa Sukarasa Kecamatan Darma E Tarka SPd, Jumat pagi nyaris menjadi bulan-bulanan orang tua siswa kelas 2 dan kelas 6 andai ia tidak segera diamankan oleh Polsek Darma. Penyebabnya adalah uang tabungan yang besarannya Rp190 juta hanya dibayar Rp25 juta. Orang tua siswa tidak terima uang Rp25 juta dibagi rata … Baca Selengkapnya

Aksi Copet Semakin Merajalela, Ini Jumlah Korban Hingga H-2

KUNINGAN (Mass)- Aksi copet semakin hari semakin merajalela di Kuningan, terutama di pusat keramaian seperti pasar, swalayan hingga pertokoan. Dari informasi yang kuninganmass.com himpun kasus pencopetan yang paling sering terjadi adalah di pasar tradisional. Salah satunya adalah di Pasar Kepuh Kuningan. Hingga H-2 total ada 15 pembeli yang menjadi korban dari aksi para pelaku copet … Baca Selengkapnya

Ini Kronologis Rumah Diseruduk Mobil

KUNINGAN (Mass)- Arus lalu lintas di ruas jalan Kuningan-Cikijing atau tepatnya Jalan Cigadung, Kamis pagi sekitar jam 8.15 mendadak ramai. Penyebabnya adalah sebuah mobil minibus merek Daihatsu Terios nopol B 1018 SOB tiba-tiba menyeruduk rumah. Bukan hanya rumah tapi juga menabrak dua motor dan empat orang warga yang tengah berdiri di depan rumah. Insiden itu … Baca Selengkapnya

Puluhan Supir Bus Dites Urine

KUNINGAN (Mass) – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Kuningan bekerjasama dengan kepolisian dan Dishub Kuningan, mengadakan tes urine bagi awak pengemudi bus khususnya armada angkutan lebaran. Dari 51 awak pengemudi bus yang diperiksa tes urine, tidak ada satupun yang ditemukan positif menggunakan narkoba atau sejenisnya. “Kita lakukan pemeriksaan sejak pukul 07.00 WIB pagi, hingga pukul … Baca Selengkapnya

Ditemukan Mayat Tanpa Identitas di Pinggir Kali

KUNINGAN (Mass)- Warga Dusun Cikansas Desa Jatimulya Kecamatan Cidahu Senin malan sekita jam 21.30 digegerkan dengan penemuan sesok mayat tanpa identitas tergeletak di pinggir kali. Mayat berjenis  kelamin laki-laki itu diperkirakan berumur 80 tahun. Korban memakai baju batik lusuh warna krem, celana training  hitam pendek. Yang pertama kali nenemukan mayat adalah warga  yang akan  menjaring … Baca Selengkapnya