Anarkis Menggugat Tranparansi Anggaran Covid-19

KUNINGAN (MASS) – Puluhan wartawan yang mengatasnamakan Aliansi Jurnalis Kuningan Bersatu (Anarkis) meminta tranpransi dana covid-19. Pasalnya, selama ini banyak simpung siur mengenai besaran dana. Dari data yang dihimpun kuninganmass.com ada yang menyebut Rp77 miliar. Disisi lain Rp75 miliar. Hal ini tentu membingungkan. Dengan tidak ada penjelasan ini tentu membuat banyak pihak bertanya termasuk wartawan. … Baca Selengkapnya

Tabrak Rumah, Truk Terbalik

KUNINGAN (MASS) – Kejadian kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di dekat tanjakan Dablu Kelurahan/Kecamatan Cigugur. Kecelakaan itu melibatkan sebuah truk yang saat muatan. Dari informasi yang kuninganmass.com peroleh, kecelakaan terjadi pada Senin (8/6/2020) jam  09.30 WIB. Untungnya tidak ada korban dalam kejadian itu. Pada saat itu truk tengah menurun, namun karena tidak kuat menahahan beban, … Baca Selengkapnya

Waduh, Akun Ketua MPC PP juga Dicatut, Sudah Ada Korbannya

KUNINGAN (MASS)- Akun FB yang dicatut ternyata bukan hanya milik istri Bupati Kuningan Hj Ika Acep Purnama, tapi juga milik Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Kuningan Harnida Darius. Modus sama yakni menggunakan foto profil yang sama dengan akun asli. Setelah itu meminta pertemanan yang baru kepada teman-teman yang ada di akun asli. Teman-teman Harnida banyak … Baca Selengkapnya

Transparansi Dana Covid-19, Pansuskan!!

KUNINGAN (MASS) – Setelah mencuat statement Ketua DPRD Kuningan Nuzul Rachdy yang menyatakan Panja (Panitia Kerja) Covid-19 batal, kini Ketua Fraksi PKS, H Asril Rusli angkat bicara. Fraksinya mendorong pengawasan penanganan Covid 19 oleh dewan secara optimal lewat Pansus (Panitia Khusus). Asril mengatakan, Gugus tugas percepatan penanganan Covid 19 di Kabupaten Kuningan sudah berjalan sekian … Baca Selengkapnya

Akun Palsu Istri Bupati Minta Uang Untuk Baksos

KUNINGAN (MASS)- Entah karena sosok istri Bupati Kuningan Hj Ika Acep Purnama dikenal supel sehingga banyak berteman dengan siapa saja, maka penipu bikin akun baru FB dengan nama Ika Acep Purnama. Meski sudah menghubungi ke beberpa orang yang selama ini kenal dengan Ketua TP PKK itu, namun mereka yang diinbok langsung curiga karena akun palsu … Baca Selengkapnya

Ali Action, Punya 120 Karyawan, Sebulan Keluarkan Ratusan Juta Untuk Gaji Karyawan

KUNINGAN (MASS)-  Menyebut nama Ali Action, bagi pecinta kuliner makanan khususnya seafood di Kuningan sudah tidak asing lagi nama itu. Ia merupakan salah satu penjual sea food yang paling komplit di kota kuda. Bahkan, ia pun belum lama ini membuka usaha barunya di Jalan Ciloa Kecamatan Krammulya. Ditempat ini menu yang ditawarkan lebih bervariasi yakni … Baca Selengkapnya

Niat Akan Mandi, Pas Buka Pintu WC Ada Ular Cobra

KUNINGAN (MASS)- Wily pemilik Toko Mas Naga yang berada di Jalan Siliwangi No 159 nyaris saja jadi korban gigitan ular cobra (Naja Sputatrix), andai saja ia tidak waspada. Kejadiannya bermula ketika Wily Sabtu (6/6/2020) malam akan mandi. Begitu akan masuk ke kamar mandi ia mendengar ada suara mendesis. Ia curiga  ada sesuatu di kamar mandi, … Baca Selengkapnya

Protes Harga Pasir Naik, Sebut Kesepakatan Ilegal

KUNINGAN (MASS) – Kenaikan harga pasir yang disetujui oleh pengusaha tambang pasir dan sopir menuai kritik. Salah satunya yang dilontarkan Rudi Idham Malik, ketua Geram (Gerakan Rakyat Marginal) Kuningan. Menurutnya, masyarakat sangat keberatan dengan kenaikan harga pasir. Selain itu, kenaikan harga pasir juga dinilainya tidak fair, karena dilakukan dengan pihak yang tidak semestinya. “Tidak fair … Baca Selengkapnya

Kepala BTNGC: ANY Bukan Pegawai Tapi Driver

KUNINGAN (MASS)- Kasus pencabulan yang melibatkan AYN (34) kepada delapan anak dibawah umur membuat pihak Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) ikut tercemar. Pasalnya, pelaku adalah tenaga honorer di tempat tersebut. “Bukan pegawai tapi tenaga honorer untuk driver. Kami juga kaget kok bisa seperti itu,” ujar Kepala BTNGC Kuswandono, Jumat (5/6/2020) ketika dikonfirmasi oleh kuninganmass.com. … Baca Selengkapnya

P2TP2A Turun Tangan Dampingi Korban Pencabulan

KUNINGAN (MASS)- Korban pencabulan AYN (34)  total sebanyak delapan ABG. Mereka yang duduk dibangku SMP itu tentu harus diselamatkan masa depannya karena masih panjang. Kasus ini menjadi perhatian semua pihak, maka Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kemuning Kabupaten Kuningan turun tangan. Seperti diketahui korban kasus sodomi harus mendapatkan pendampingi yang ekstra karena … Baca Selengkapnya