KUNINGAN (Mass) – Momentum puncak Milad PKS ke 19 tahun yang rencananya sekaligus mengumumkan nama bakal calon bupati/wakil bupati dari DPD PKS Kuningan, akhirnya urung dilakukan. Ketua Umum DPW PKS Jabar H Ahmad Syaikhu Lc menyebut, saat ini masih dalam proses kajian dan pertimbangan di tingkat provinsi.
“Kita masih belum ada rekomendasi calon-calon siapa yang akan dimajukan, masih dalam proses analisis dan pengkajian. Dari internal PKS memang sudah ada namanya penjaringan, tapi kita sedang uji publik, bahwa siapa sih diantara kandidat-kandidat kita yang memang bisa diterima oleh publik,” ucap Ketum DPW PKS Jabar H Ahmad Syaikhu yang digadang-gadang pula bakal maju di kontestasi Pilgub Jabar kepada para awak media kemarin, (21/5).
Oleh sebab itu, pihaknya akan terus melakukan survey untuk kemudian akan terlihat hasilnya. Dalam penjaringan di PKS sendiri, ada sekitar sembilan calon yang ikut untuk maju di Pilbup.
“Namun, dari sembilan itu sudah mengerucut jadi tiga nama, dan kemudian kita akan ambil keputusan lagi dari tiga orang itu menjadi satu orang, siapa nanti yang akan bisa maju di Pilbup. Ya kira-kira bukan hanya bisa mencalonkan, tapi diharapkan bisa memenangkan Pilkada di Kabupaten Kuningan,” pintanya.
Pihaknya menyampaikan, penetapan bacabup di tingkat daerah khususnya di Kabupaten Kuningan akan diumumkan, jika penetapan bacagub di tingkat provinsi sudah dilakukan. Sebab, di provinsi pun masih belum tuntas bahwa siapa yang akan maju di Pilgub, setelah itu 16 kabupaten/kota akan dilakukan pembahasan secara simultan.
Saat ditanya munculnya kabar bahwa kader PKS yang paling berpeluang direkomendasi adalah Ketua DPD PKS Kuningan H Agus Budiman SPt, Ahmad enggan untuk menjelaskan secara rinci.
“Ya saya tidak menyebutkan nama-nama lah, nanti takutnya berbeda. Bisa nanti masalah nama-nama kita umumkan belakangan lah, saya kira untuk Kabupaten Kuningan sudah banyak kader-kader PKS dan yakin lah mereka mampu dan layak untuk menangani kepemimpinan di Kabupaten Kuningan,” pungkasnya. (andri)