KUNINGAN (MASS) – Sekolah Maung yang digagas Pemerintah Provinsi Jawa Barat hadir sebagai sekolah unggulan untuk mencetak generasi berprestasi dan berkarakter. Program ini disebut terinspirasi dari konsep Sekolah Garuda yang digagas Presiden Prabowo.
Ketua Panitia SPMB Sekolah Maung Kuningan, Dede Herdiyanto, mengatakan Sekolah Maung merupakan gagasan Gubernur Jawa Barat yang bertujuan melahirkan siswa-siswa unggul dari berbagai bidang.
“Maung itu singkatan dari manusia unggul. Ingin membentuk manusia-manusia unggul dari Jawa Barat,” ujar Dede, Selasa (9/6/2026).
Menurutnya, konsep Sekolah Maung terinspirasi dari Sekolah Garuda. Ia menyebut Jawa Barat hanya mendapatkan satu sekolah yang terpilih dalam program Sekolah Garuda.
“Mungkin Pak KDM bikin versi sendiri (Sekolah Maung), tapi mirip dengan Sekolah Garuda itu,” tuturnya.
Berbeda dengan sekolah reguler, Sekolah Maung hanya menerima peserta didik melalui jalur prestasi, baik akademik maupun non-akademik. Kebijakan tersebut dilakukan untuk menjaring siswa yang telah menunjukkan kemampuan dan potensi unggul sejak awal.
Dede menjelaskan, Sekolah Maung tidak hanya menerapkan kurikulum nasional. Sekolah ini juga akan dilengkapi dengan kurikulum berbasis Cambridge yang mengacu pada standar internasional. Selain itu, terdapat penguatan karakter melalui kurikulum berbasis Panca Waluya yang menjadi salah satu program unggulan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
“Nanti selain kurikulum nasional, ada tambahan kurikulum Cambridge dan penguatan karakter berbasis Panca Waluya,” katanya.
Untuk mendukung pembentukan karakter dan kompetensi siswa, Sekolah Maung juga akan menerapkan program pengembangan minat dan bakat setiap hari Sabtu. Program tersebut mencakup bidang kepemimpinan, kewirausahaan, seni, hingga olahraga.
Kegiatan pengembangan diri itu akan berlangsung hingga sore hari sehingga siswa dituntut memiliki kesiapan belajar yang lebih tinggi dibanding sekolah pada umumnya.
“Sabtu akan ada program spesialisasi sesuai potensi siswa, seperti leadership, entrepreneurship, seni, maupun olahraga, dan dilaksanakan sampai sore. Semoga mereka pada siap,” pungkasnya. (didin)